Dosen Galak Itu Adalah Suamiku

Dosen Galak Itu Adalah Suamiku
Kampus


__ADS_3

Satu minggu telah berlalu, kini keadaan fico sudah membaik. fico hari ini sudah mulai mengajar sebagai dosen, dan via kembali ke aktivitas seperti biasanya yaitu kuliah.


" Sayang kita berangkat bersama ya." ucap fico yang tengah mengunyah sarapannya


" Tapi mas,.."


Belum sempat via menjawab, fico langsung berdiri dan pergi menuju keluar rumah menyudahi sarapannya tersebut.


" Tidak ada tapi - tapian sayang. cepatlah selesaikan sarapan mu, aku akan menunggumu di dalam mobil." kata fico sambil berjalan dan pergi


Via segera menyelesaikan sarapannya dan segera menyusul fico keluar rumah.


" Maaf lama ya mas." kata via


" Tidak ada kata lama jika menunggu istri tercintanya sayang." ucap fico mencium kening via


Via tersenyum dan tertunduk malu. sedangkan fico hanya memperhatikan sifat istrinya yang menurutnya sangat menggemaskan. fico segera melajukan mobil tersebut, di seperpanjang jalan fico selalu menggenggam tangan via, seakan dia tak ingin jauh dari istrinya tersebut.


.


" Stop stop mas,.." teriak via tiba - tiba mengagetkan fico


" Ada apa sayang." kata fico kaget

__ADS_1


" Via turun di sini aja ya mas, lagian ini sudah deket sama kampus. via tidak mau nanti ada gosip yang aneh - aneh tentang kita di kampus mas." kata via


" Memangnya kenapa sayang, kita kan sudah resmi menikah, kita sudah sah secara agama dan hukum." ucap fico


" Tapi mereka belum mengetahui kalau kita sudah menikah mas. via turun saja ya." ucap via memelas


" Baiklah istriku, tapi hati - hati jalannya ya. kalau capek bilang sama mas. oke " ucap fico mencubit hidung istrinya


" Iya sayang,." ucap via


" Apa kamu bilang apa, coba ulangi lagi manggil sayangnya." kata fico


" Nggak ada kata ulang mas. hahaha..." ucap via membuka pintu. tapi ketika via hendak membuka pintu fico menarik via dan mencium bibir via. tidak ada penolakan dari via, via juga menikmati ciuman tersebut. mendapat respon dari via, fico ******* bibir via tersebut.


" Sudah mas, nanti ada yang lihat." ucap via yang mendorong tubuh fico ke belakang


" Udah dulu ya mas, mas jalankan aja dulu mobilnya, nanti via baru jalan." via melirik spion dan menyeka lipstik yang berantahkan akibat ulah suaminya..


" Nanti siang kalau pulang kabari mas, kita pulang bersama. mas nggak mau kalau kamu pulang sendiri. titik dan tidak ada penolakan." kata fico menutup jendela mobil dan pergi berlalu.


Via memandangi mobil suaminya pergi sambil tersenyum.


tiinn.....tiiinn..tiiinnn...tinnn (suara klakson dari mobil yang berada di belakang mobil via.

__ADS_1


" Vi, kenapa lo jalan." tanya dito. yaa... mobil tersebut adalah mobil dito. dan untung saja dito tidak melihat via keluar dari mobil fico.


" Eehhh anu to, tadi naik taxi, tapi aku minta turun di sini." via membuat alasan dan berbohong ke dito


" Ayo masuk, bareng aku aja." ajak dito


" Nggak usah to, aku jalan aja. lagian udah deket kok." jawab via


Dito berhenti tepat di depan via, Dito memaksa via untuk masuk kedalam mobilnya dan via setuju ajakan dito tersebut. dito tersenyum senang karena via mau masuk dan naik mobil bersama dito.


" Vi, kamu kemana aja sih kok lama nggak masuk kuliah." tanya dito


" Eemmm... aku lagi liburan sama keluarga to. jadi sekalian ambil cuti sebentar." ucap via


.


.


.


.


.

__ADS_1


Selamat membaca..❤️🖤


maaf jika masih banyak kata yang kurang tepat dan typo bertebaran 🙏🙏


__ADS_2