
Setelah cek up kandungan bersama, via dan heni memutuskan untuk berbelanja kebutuhan calon bayi mereka masing-masing di Mall.
Via dan heni mengelilingi sebuah toko baby shop yang menyediakan kebutuhan untuk melahirkan dan baju-baju bayi. Via juga telah membeli kereta dorong bayi yang menurutnya sangat bagus. setelah berbelanja kebutuhannya masing-masing. via mengajak suami beserta sahabatnya tersebut mencari tempat untuk makan siang bersama.
" hen kita makan di kantin kampus yuk, udah lama deh kita nggak kesana." ucap via
" ayok vi, aku juga kangen masakan kantin kampus kita." ucap heni bersemangat
Heni memang sudah lama tak mengunjungi kampus sejak cuti. apalagi via yang sudah memutuskan untuk berhenti kuliah dan lebih memilih menjadi istri penurut. fico tidak memperbolehkan via kuliah lagi sejak via hamil. fico takut jika via kelelahan dan itu akan membuat via dan kandungannya bermasalah.
" mas kita boleh kan ke kampus, cuma makan siang doang kok." ucap via kepada fico
" iya mas, kan aku juga udah lama nggak kesana." bujuk heni kepada reza
Reza dan fico hanya mengangguk menyetujui permintaan istrinya masing-masing. fico dan reza selalu menuruti semua keinginan para istrinya tersebut.
" ye, akhirnya setelah sekian lama nggak datang kesini akhirnya bisa kesini juga." ucap via turun dari mobilnya
" iya vi, aku juga udah lama banget nggak ke kampus. sejak menikah sama mas reza, aku memutuskan untuk cuti dari kampus." sahut heni
" ya udah, ayo kita ke kantin hen. kita makan sepuasnya." ucap via menggandeng tangan heni dan berjalan ke arah kantin
Fico dan reza geleng-geleng kepala melihat para istri kecil mereka yang sangat senang ingin makan di kantin kampus.
__ADS_1
" mbak pesen bakso pangsitnya empat ya, sama minumannya jus jeruk empat." ucap heni. ia memesankan makanan untuk via, fico dan suaminya. setelah memesan makanan, heni kembali menghampiri via dan yang lainnya yang tengah duduk di kantin.
setelah menunggu beberapa menit akhirnya makanan yang heni pesan di sajikan di meja. mereka berempat langsung memakan bakso yang ada di hadapannya masing-masing.
" wah aku kenyang banget hen kalau makan disini, porsinya jumbo banget." ucap via kekenyangan
" kamu udah habis makanannya sayang, mau nambah lagi." tawar fico
" emang boleh mas, tapi nanti kalau aku tambah gendut gimana mas." ucap via
" mau kamu gendut atau enggak aku tetep cinta sama kamu sayang. kamu gendut kan juga ulahku." ucap fico mengelus perut via yang besar
" kalian ini ya, kalau mau bermesraan lihat-lihat tempat juga dong." sahut reza
" ye kalau gue tau tempat ya co, nggak kaya lo." sahut reza
" udah mas nggak usah berantem, tiap ketemu sama mas reza adu mulut terus deh bisanya." ucap via menenangkan suaminya
" iya mas, kamu juga ih. udah nggak usah banyak ngomong." ucap heni kepada reza
saat via, fico, heni dan reza berbincang-bincang. tiba-tiba aldo temen kuliah via dulu datang menghampiri.
" kamu via kan." tanya aldo
__ADS_1
" iya aku via, kamu aldo kan." ucap via
" wah kamu balik kuliah lagi vi, udah lama banget aku nggak tau kabar kamu. gimana kabar kamu sekarang." ucap aldo
" aku baik-baik aja do, kamu gimana kabarnya." tanya via balik
" aku juga baik-baik aja vi, eh kamu heni kan." ucap aldo menunjuk heni
" iya aku heni, temen via." ucap heni
sementara via dan aldo berbincang, kedua mata fico sedang melihat via dengan tatapan yang sulit di artikan. fico tersulut cemburu saat melihat via berdekatan dengan laki-laki lain selain dirinya.
.
.
.
.
Hai semuanya 👋👋🙏
jangan lupa like komen dan vote ya 🙏🙏😁
__ADS_1