
Anggeline terus meronta, walaupun sepertinya mustahil untuk bisa lepas dari cengkeraman pria vampir di depannya, tapi Anggeline tidak menyerah, ia terus berusaha sekuat tenaga dan akhirnya ia menendang aset berharga milik Darren dan membuat Darren langsung melepaskannya karena sakit yang amat dia rasakan.
"Argh.....Manusia sialan!" makinya dengan menyentuh miliknya yang berharga.
Tak menyia-nyiakan kesempatan, Anggeline langsung berlari untuk bisa lolos. Ia terus berlari dan berlari tanpa melihat ke belakang. Pakaian yang acak-acakan membuat beberapa penjaga di istana saling pandang tanpa menghentikan nya karena tidak adanya perintah dari tuannya. Tapi setelah Anggeline melarikan diri cukup jauh, Darren berteriak keras, memerintahkan merek untuk menangkap wanita yabg menurutnya pembangkang.
"Tangkap manusia itu. Jangan biarkan dia kabur," teriaknya mampu di dengar di seluruh istana miliknya.
Mendengar perintah dari rajanya, semua penghuni istana langsung mencari keberadaan Anggeline. Sedangkan Anggeline yang mendengar perintah itu mengumpat kesal, berharap bisa lolos dari pengejaran para vampir sialan itu. Tapi jika dirinya tidak bisa lolos, sudah di pastikan dirinya akan mati di tangan Darren.
"Ya Lord, apakah aku akan mati di sini?" batinnya sambil menatap langit, dan berlari. "Tidak, aku tidak boleh mati. Aku harus bertahan hidup di dunia kejam dan aneh ini," gumamnya bersemangat untuk tetap mempertahankan hidup nya. Namun cukup jauh dia melarikan diri, tak jauh dari tempatnya berada, terdengar suara perkelahian yang cukup sengit.
"Apa yang terjadi?" batinnya melihat ke arah asal suara itu. Namun ia tidak memperdulikan, yang harus ia pikirkan adalah pergi sejauh mungkin dari makhluk yang mengerikan itu.
.
.
Sedangkan di tempat asal suara perkelahian itu, pasukan yang di bawa Azel tiba dan mengentikan para vampir yang mengejar Anggeline di dalam hutan. Dia bersenang-senang, menghajar semua vampir rendahan itu. Meledakkan tubuh mereka dan menyerap kekuatan hingga tubuh mereka kering.
__ADS_1
"Rasa vampir rendahan memang tidak enak. Perut ku rasanya ingin muntah. Huuuek....."
Azel yang menyerap esensi tubuh dari vampir tidak menyangka jika tubuh mereka benar-benar kotor dan tidak enak untuk di makan. Dan akhirnya membabi buta, menghancurkan mereka dengan kekuatan nya.
Wuus....
Boom....
Boom....
Duuuar ....
Ledakan terus menggema di tempat itu, menghancurkan hutan tempat dimana mereka bertarung. Sedangkan di lain tempat, seorang terbang melayang dengan tatapan membunuh. Wujud dalam bentuk iblis setengah vampir menatap pria yang ada di bawahnya. Ya, dia adalah Alfred yang kini berhadapan dengan Darren yang kini menatapnya penuh tanya.
"Siapa kau?" tanyanya tidak mengenal Alfred dalam wujud setengah iblis dan setengah vampir.
"Kau tidak perlu tahu siapa aku, Darren Wallace. Yang hanya perlu kau tahu, kau akan mati hari ini," jawabnya membuat Darren mengerutkan kening, terkejut. Dalam hati, ia bertanya-tanya siapa pemuda di depannya yang dengan lancang mengatakan hal yang menurutnya mustahil.
"Hahahaha......Kau ingin membunuh ku? Apa kau pria gila yang memiliki angan-angan dapat bersaing dengan ku, si raja vampir ini? Jangan berharap terlalu tinggi. Sebaliknya, akulah yang akan membunuh mu lebih dulu, karena kau berani membuat lancang di hadapan ku,"
__ADS_1
Alfred yang mendengar tersenyum sinis. Percaya diri sekali Darren mampu membunuhnya. "Jika kau memiliki kemampuan, ayo lakukan," tantangnya membuat Darren marah.
Darren pun tidak menunda lagi, ia terbang ke arah Alfred dan menyerangnya. Pertarungan dua pria kuat itu membuat istana hancur karena kekuatan mereka yang saling bertubrukan hingga membuat ledakan-ledakan besar yang mampu di dengar penghuni seluruh wilayah vampir.
"Sebenarnya siapa kau ini?" tanya Darren yang belum menyadari jika pemuda di hadapannya adalah Alfred Wallace.
Mereka terus bertarung tanpa memperdulikan yang lain, yang hanya mereka pedulikan adalah membunuh satu sama lain.
"Sudah ku katakan, kau tidak perlu tahu siapa aku. Yang hanya perlu kau tahu, kau harus mati di tangan ku saat ini juga,"
Wuus....
Alfred mengeluarkan kekuatan iblisnya, sebuah lingkaran hitam yang kini mengeluarkan kekuatan api dalam jumbah besar. Darren yang melihat mengerutkan kening, bertanya-tanya dari mana asal pria di hadapannya. Kenapa dapat memiliki kekuatan yang mengerikan itu. "Dia bukan bagian dari dunia ras ini. Mungkinkah.....?" batinnya yang melihat Alfred mengeluarkan kekuatan yang baru ia lihat. Berpikir, apakah pemuda ini bagian dari ras dunia bawah yang tidak pernah menampakkan wujud meraka. Jika benar, apa yang membuat pria itu sangat membenci dan ingin membunuhnya. Pertanyaan demi pertanyaan terus terlintas di pikirannya. Bertanya-tanya, apa yang membuat pria itu tersinggung hingga ingin membunuh.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung