DUNIA RAS

DUNIA RAS
DUNIA RAS. BAB 47


__ADS_3

Alfred yang telah sampai lebih dulu menunggu kedatangan mereka berdua. Dan tak lama Anggeline dan Melysina pun sampai. Anggeline yang melihat Alfred tentu saja terkejut. Bagaimana bisa pria itu ada di istana peri? Rasa waspada dan tidak ingin bertemu dengan Alfred membuatnya mundur beberapa langkah. Melysina yang melihat langsung mengentikan dan menarik tangannya agar tidak pergi.


"Mau kemana?" tanya Melysina yang melihat seperti nya Anggeline hendak pergi.


"Lepaskan aku, Mel. Aku tidak mau bertemu dengan pria itu," ucapnya berpikir Alfred adalah Darren yang memberi nya tanda budak darah.


Anggeline menghempaskan tangan Melysina dan langsung berlari. Namun saat dirinya di depan pintu gerbang istana peri, ia di kejutkan dengan kedatangan tiga pria yang mengejarnya.


"Sial! Kenapa nasib ku selalu buruk," batinnya dan mundur, mencoba menjauh dari tiga pria tersebut.


Anggeline sungguh bingung. Di lain sisi ada Alfred yang dikira akan menyerap darahnya, di lain sisi ada 3 pria yang seakan lapar ingin memiliki nya.


"Apa yang harus ku lakukan?" batinnya bingung. Ingin kabur tapi tidak bisa, dan tidak mungkin mereka akan melepaskannya.


Anggeline melihat mereka bergantian. Berpikir apa yang harus di lakukan. "Berpikir, berpikir, ayo berpikir," batinnya dengan keras memutar otak agar selamat dari 4 pria yang menginginkannya.

__ADS_1


Arsenio, Morgant dan Long Yu berjalan mendekati Anggeline. Begitupun dengan Alfred yang tak mau kalah. Ia tidak ingin Anggeline menjadi milik ketiga pria tersebut. Apapun yang terjadi, ia akan mempertahankan Anggeline agar menjadi miliknya.


Mereka berempat yang mulai mendekat, langsung di hentikan oleh teriakan Anggeline.


"Berhenti!"


Mereka berempat pun langsung menghentikan langkahnya. Membuat semuanya mengerutkan kening, bingung. Namun sebelum Anggeline mengucapkan sepatah kata, Alfred dengan gerakan cepat, merengkuh pinggang Anggeline dengan erat. Semuanya yang melihat tentu saja terkejut, begitupun Anggeline yang tiba-tiba tubuhnya di dekap oleh pria yang menurutnya mengerikan. Bagaimana Anggeline tidak takut, wajah Alfred benar-benar mirip dengan Darren saat menyamar.


"Lepas! Lepaskan aku," serunya memberontak.


Anggeline dan semua yang ada disana tentu saja terkejut dengan apa yang di katakan Alfred. bagaimana bisa, Alfred memutuskan seenak jidat. Mereka saja juga sangat menginginkan Anggeline untuk menjadi pendamping hidup mereka. Dan mereka tidak akan tinggal diam, tidak akan membiarkan Alfred memiliki Anggeline dengan mudah.


"Alfred Wallace, jangan kau pikir hanya kau saja yang menginginkannya, aku Arsenio juga menginginkan nya," seru Arsenio tak ingin melepaskan Anggeline yang begitu cantik untuk Alfred. Apapun akan Arsenio lakukan untuk mendapatkan Anggeline.


"Hei Arsenio! Kau pikir hanya kau saja. Aku juga menginginkan nya. Jangan harap aku akan diam saja melihat kalian memperebutkannya," jawab Morgant tidak terima. Ia juga sangat menginginkan Anggeline yang cantiknya luar biasa.

__ADS_1


Sedangkan Long Yu hanya diam saja. Namun ia juga tidak akan membiarkan mereka mendapatkan Anggeline, karena menurutnya nya Anggeline hanya cocok dengannya.


Melysina dan Anggeline yang mendengar perdebatan mereka menatap bingung. Kenapa mereka seperti ini? Seolah mereka tidak memiliki wibawa sama sekali.


Anggeline yang mendengar semakin lama semakin kesal. Diri nya bukanlah barang untuk di perebutkan. Ia memiliki hati, dan berhak memilih pilihannya sendiri.


"Cukup!" bentaknya dan mendorong tubuh Alfred menjauh.


Anggeline yang tidak bisa melawan mereka hanya bisa memberikan syarat. Siapa yang bisa menyelesaikan syarat itu, maka akan menjadi pendamping hidupnya.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2