ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)

ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)
Bab 15


__ADS_3

Bab 15


Dimas dan Dini yang mau berangkat ke kantor singgah dulu untuk membawakan makanan untuk sang adik namun ketika masuk ke ruangan itu, ruangan nya kosong Dimas dan Dini pun mulai panik apa jangan-jangan Elma kabur lagi.


" Sus pasien yang di kamar ini di kemana sus?" Tanya Dimas khawatir.


" Oh pasien itu semalam di operasi pak sebab dia berusaha bunuh diri dengan menusuk perut, Sekarang lagi di ruang ICU " ucap sang suster menjelaskan.


" Ha apa ? Elma menusuk perut nya kok bisa ?" Tanya dini


" Semalam ada yang menemui pasien buk, pasien seperti nya trauma dengan orang itu karena panik pasien menusuk perut nya sendiri " ucap suster itu menjelaskan.


" Oke kalau gitu makasih yah sus " ujar Dimas


Dimas menarik tangan dini untuk ikut dengan nya menuju ke ruang ICU. Ketika sampai di ruangan tersebut Dimas melihat Elvan sedang membelai rambut Elma tapi matanya merah seperti habis menangis.


" Bang apa yang terjadi ?" Tanya Dimas langsung masuk keruangan tersebut.


" Semalam laki-laki yang melecehkan Elma datang, semalam Elma udah tenang bahkan Abang udah cerita sama dia kalau dia adek kita, pas tengah malah dia Abang suruh tidur dan Abang mendapat telpon dari teman abang yang akan menangani Elma taunya laki-laki itu datang membuat Elma panik, Elma nangis-nangis sambil teriak, pas Abang balik ternyata Elma sudah menusuk perut nya Abang panik makanya Abang gak ngasih kabar sama kalian, Abang juga gak mau buat bunda khawatir " Elvan mencoba menjelaskan apa yang terjadi, sesekali dia menghapus air matanya.


" Emang Abang yakin kalau dia laki-laki yang buat adek kek gini ?" Tanya Dimas memastikan mana tau Abang nya ini salah orang


" Iyah benar laki-laki itu Arga temannya Abang " ujar Elvan


" Shi* " umpat Dimas


" Terus keadaan adek Sekarang gimana?" Tanya Dimas


" Sekarang masih pingsan tadi pas di ruang operasi jantung nya sempat berhenti berdetak Abang panik banget tadi, tapi untungnya Allah masih memberi kesempatan " ujar Elvan sambil membelai tangan adik nya tersebut.

__ADS_1


" Ya udah Abang ganti Baju dulu habis itu sarapan ini tadi dini udah bawain sarapan sekaligus baju ganti buat Abang " ujar dini menyuruh Abang ipar nya untuk sarapan.


Dilihat dari matanya Elvan semalaman gak tidur sama sekali bahkan matanya bengkak akibat menangis.


" Tapi Abang gak mau ninggalin Alice " ujar Elvan sedih


" Abang gak ninggalin, Abang mandi di kamar mandi sini aja, habis itu sarapan juga disini " ucap Dimas menenangkan abangnya.


Elvan pun memutuskan untuk mandi dan juga sarapan sebab dia juga sudah tidak punya tenaga apalagi tidak tidur semalaman.


" Gak usah bilang sama bunda dulu takutnya bunda nanti shock malah sakit bunda kambuh " ujar Elvan mengingatkan kepada sang adik


" Iyah bang " ucap mereka berdua


Dini pun memutuskan untuk ke kantor menggunakan mobil Dimas sedangkan Dimas gak jadi ke kantor sebab dia harus menjaga sang adik, soalnya Elvan juga harus menemui pasien yang lain.


" Abang seneng banget kalau kita kumpul lagi tapi kenapa kita ketemu nya malah kek gini, kamu harus cepat bangun sebab banyak orang yang sedang menunggu kamu baby " ujar Dimas mengelus rambut sang adik


" Untuk apa tuan mencari tahu tentang Elma, apa anda menyesal?" Tanya dini dengan berani nya


Elma sudah tidak takut dengan Arga menurutnya nya Arga laki-laki bodoh .


" Gimana keadaan Elma, apa dia sudah siuman ?" Tanya Erga lagi


" Dia mau siuman atau engga itu bukan urusan anda, saya minta jangan pernah menemui Elma lagi sebab dia sudah sangat menderita, satu lagi untuk hutang almarhum ayah nya yang korupsi di kantor anda seperti sudah lunas dengan anda mengambil mahkota nya bahkan menurutnya saya itu tidak berarti apa-apa dengan apa yang di alami Elma apalagi Elma selama kerja disini tidak di gaji satu rupiah pun, saya juga kaget mengetahui itu anda mengerjakan karyawan tapi tidak pernah di gaji, selama 3 tahun Elma kerja disini " ujar dini


Arga yang memang tau kalau Elma kerja disini karena ayah nya korupsi tapi Arga tidak tahu kalau Elma kerja di kantor nya tidak di bayar.


" Maaf tapi saya tidak pernah tidak menggaji karyawan selama saya menjabat " ujar Arga membela diri

__ADS_1


" Iyah memang bukan anda, tapi kakak ipar anda yang membuat peraturan itu pada Elma, saya minta sama anda tuan Arga yang terhormat jangan anda temui Elma lagi biarkan dia hidup dengan tenang " ucap dini


Dini pun pergi meninggalkan Arga sendirian.


" Apa kak Lala menyuruh Elma kerja selama 3 tahun tapi tidak pernah di bayar " Arga benar-benar tidak menyangka kalau kakak ipar nya akan melakukan hal seperti itu.


" Kalau memang elma tidak pernah di gaji tapi kemana perginya gaji Elma, ini kayanya ada yang gak beres " gumam Arga


Arga pun berjalan menuju ke ruangan nya


" Dion lu keruangan gua sekarang ada hal yang penting " ucap Arga menyuruh temannya datang ke dalam ruangan nya


" Ada apa ?" Tanya Dion Langsung.


" Gua minta sama Lo, coba Lo cek keuangan 3 tahun lalu dengan nama ELMA Yanti dan Lo cek no rekening nya " ujar Arga


Dion pun mengkerut kan keningnya


" Eh bentar, buat apa mau cek itu apa ada masalah ? " Tanya Dion lagi


" Dini bilang sama gua kalau Elma selama ini kerja tapi tidak pernah di gaji, yang menyuruh itu kak Lala " ujar Arga


" Apa? Gilak 3 tahun kerja gak di gaji parah banget " Dion pun kaget mendengar hal tersebut.


" Oke gua bakalan cek semua nya, eh ngomong-ngomong gimana Lo udah ketemu sama Elma semalam dirumah sakit , terus gimna keadaan nya ? " Ujar Dion lagi menanyakan Elma


" Semalam gua udah ketemu sama Elma tapi dia seperti takut melihat gua dan dia menangis histeris, gua paksa buat minta maaf sama dia dia malah mengambil pisau buah dan menusuk perut nya " Arga menjelaskan


" Segitu takutnya Elma sama lu, sampai-sampai dia rela mati supaya tidak bertemu dengan Lo " ucap Dion

__ADS_1


" Tapi yang buat gua bingung kan semalam Elvan marah-marah sama gua dan nonjok perut gua keras banget, dia bilang kalau Elma itu adek nya " ujar Arga lagi sambil meraba perut nya yang di tinju oleh Elvan semalam.


Dion pun tak bisa menyembunyikan rasa penasaran nya apalagi Arga bilang kalau Elma adik Elvan teman mereka.


__ADS_2