ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)

ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)
Bab 38


__ADS_3

Arga berfikir sejenak, lalu bangkit dan turun ke bawa sambil teriak memanggil mami nya


" mami,,,,,, " teriak Arga buru-buru menuruni anak tangga.


mami yang kebetulan masih duduk di ruang tamu merasa heran tumben anak nya teriak memanggil nya .


" mami ini apa " ucap Arga di depan mami nya


mami Alda yang gak tau apa-apa hanya mengerutkan keningnya bingung.


" ada apa nak kenapa kamu teriak-teriak " ucap mami Alda


" ini pasti kerjaan mami kan " melemparkan kertas tersebut ke mami nya


mami Alda mengambil kertas tersebut dan membaca nya seketika matanya membulat sempurna.


" nak demi Allah ini bukan kerjaan mami, kamu percaya sama mami " ujar Alda


karena memang bukan dia pelakunya.


" kalau bukan anda siapa lagi, kan yang gak suka saya nikah sama Elma cuma anda kan " ujar Arga mengeluarkan kata-kata anda dan saya


" nak tolong percaya sama mami, itu bukan mami yang kirim bahkan mami gak pernah punya pikiran untuk melakukan itu semua nak percaya sama mami " ujar mami Alda memohon


Rama yang baru pulang dari kantor melihat mami nya menangis merasa heran.


" ga, Dion ini ada apa,kenapa mami nangis ?" tanya Rama ke mereka berdua


diam beberapa saat namun gak ada satu pun gang ngomong


" kenapa kalian diam saja ha, kenapa mami menangis ?" tanya Rama sekali lagi


Dion yang menunggu Arga bicara tidak bicara juga akhirnya Dion membuka mulut


" gini kak Arga berfikir kalau yang ngirim buah untuk Elma itu mami, sebab dulu kan sewaktu Arga mau nikah sama Elma mami sempat melarang makanya Arga punya pikiran kek gitu " ujar Dion mencoba menjelaskan


" apa benar mi yang di bilang sama Dion ?" tanya Rama ke mami nya


" mami berani sumpah nak kalau itu bukan kerjaan mami, Emang awal nya dulu mami gak suka kalau Arga nikah sama Elma tapi akhirnya mami restuin kan sebab mami bersyukur sebab karena Arga mau nikah sama Elma makanya Arga mau ngomong sama mami, bukan mami yang ngirim itu nak percaya sama mami " mami Alda mencoba menjelaskan.


ketika mereka sedang sibuk dengan pikirannya masing-masing tiba-tiba handphone Dion bunyi ketika melihat siapa yang menelepon ternyata itu Elvan kakak Elma


" hallo, iya kenapa " tanya Dion lewat telepon.

__ADS_1


" Lo suruh sekarang Arga ke rumah sakit sebab Elma dari tadi nangis terus gak bisa diem, gua gak mau aja nanti adek gua sakit lagi kek waktu itu sekarang aja tangan nya udah diikat satu supaya gak membahayakan " ujar Elvan


Dion yang sengaja men loud speaker hp nya supaya di dengar oleh semua orang.


" Elma " ucap Arga terdiam.


" ya udah kita berangkat sekarang " ucap Dion menarik tangan Arga


" mi, kak kita pamit dulu yah " ujat Dion.


pikiran Arga pun tambah tidak tenang ketika mendengar kabar dari Elvan kalau dia nangis terus gak bisa diem.


sesampai di rumah sakit Arga turun dan berlari menuju ke ruangan Elma.


setibanya Arga di depan ruangan Elma, Arga ragu untuk masuk sebab dirinya tadi udah marah-marah sama Elma.


" ga masuk aja " ujar Elvan ketika melihat Arga sedang berdiri di balik pintu.


Arga yang melihat Elma menangis teringan beberapa waktu lalu ketika Arga menghampiri nya Elma malah menangis histeris apakah nanti seperti itu juga ? pikir nya


dengan perlahan Arga jalan menuju tempat tidur Elma


" bukan aku, please percaya sama aku aku gak mungkin lakuin itu, hiks hiks hiks " Elma terus meracau seperti itu dia bilang kalau bukan dia pelakunya.


Arga yang melihat istri nya seperti itu menjadi gak tega, Arga pun memeluk elma. Elma yang melihat kalau yang memeluk nya itu adalah Arga tangis nya pun pecah kembali sambil ngomong bukan aku, percaya sama aku


Arga yang melihat tangan Elma sebelah diikat ke sisi ranjang langsung membuka nya sebab tangannya sudah merah.


setelah ikatan tali terlepas Elma pun memeluk Arga dengan erat dan terus berkata


" bukan aku, aku gak mungkin lakuin itu, please percaya sama aku hiks hikss hiks " suara Elma sudah parau akibat menangis


" iyah, aku percaya sama kamu, bukan kamu pelaku nya, udah jangan nangis lagi nanti kalau kamu nangis anak kita juga ikut sedih udah yah " cup Arga pun mencium kening Elma supaya dia sedikit tenang.


" kamu istirahat yah, aku percaya sama kamu bukan kamu pelaku nya " Arga melepaskan pelukannya dan membaringkan Elma di tempat tidur.


Arga pun melepaskan tali yang mengikat kaki istri nya.


" istri gua gak gila ngapain kalian ikat kek gini kaki nya " ujar Arga sedih melihat kondisi istri nya, padahal hanya ditinggalkan beberapa jam saja, namun sudah banyak yang terjadi.


Arga pun menyelimuti Elma, sepertinya Elma sudah tertidur lelap.


Arga keluar melihat Elvan dan Dion duduk sambil menunggu Arga.

__ADS_1


" gimana Elma udah tenang ?" tanya Elvan


" Alhamdulillah udah, apa selemah itu Elma sekarang " tanya Arga ke Elvan


" Iyah, mental nya sekarang seperti itu itu tugas baru buat Lo, jangan pernah ulangi hal seperti ini lagi "


" tapi gua masih bingung siapa pelaku yang merencanakan ini semua?" tanya Arga


" gua juga gak tau" ujar Elvan


"kalau Elma udah tenang gua balik dulu supaya bisa jelasin ini ke bunda sama Dimas, gua titip adek gua " ujat elvan pamit.


Dion pun pamit juga tinggallah Arga dan Elma, setelah Elvan dan Dion pulang Arga masuk lagi ke dalam kamar tersebut ternyata Elma sudah bangun lagi.


" kok bangun, ayok tidur lagi" ujar Arga mengajak Elma tidur lagi


" takut " ucap Elma dengan suara serak seperti ingin menangis


arga pun berjalan ke arah Elma dan mengelus kepalanya.


" dah tidur lagi, istirahat biar kamu cepat pulang " ujar Arga sambil tersenyum.


" mau di peluk " ucap Elma manja


Arga yang mendengar hal tersebut malah tersenyum.


" mana muat "


Elma pun bergeser supaya bisa muat satu orang lagi.


Arga pun naik ke atas tempat tidur tersebut Elma pun langsung memeluk Arga.


" maaf " ucap Elma lagi suara masih serak.


" ini bukan salah kamu, Dion sama Elvan masih cari tau siapa pelakunya, udah kamu tidur istirahat " ujar Arga gak mau buat Elma nambah pikiran lagi.


Elma memeluk erat Arga, entah kenapa setelah sekian lama baru kali ini Elma manja terhadap dirinya.


" selamat tidur sayang, semoga besok pagi semuanya kembali baik seperti semula "


cup


cup

__ADS_1


cup


Arga mencium kening, pipi kanan, dan pipi kiri istrinya.arga pun menggenggam tangan istri nya dan memilih tidur bersama dengan elma, mengejar mimpi masing-masing.


__ADS_2