
dini pun tak bisa mengelak lagi semua ga sudah di ketahui oleh suaminya sendiri, niat hati dini ingin jujur namun suaminya sudah tau duluan ternyata.
" apakah bisa rumah tangga kita di perbaiki lagi mas " tanya dini menundukkan kepalanya.
" entah lah aku juga makin kesini makin ragu sama kamu " jawab Dimas tanpa menoleh ke sang istri.
" mas kamu pikir kan lagi kamu tau kan pernikahan kita ini masih beberapa bulan, masih seumur jagung, kalau kita pisah apa kata orang-orang nantinya "
" peduli setan aku sama orang, toh yang buat masalah bukan aku kan, kenapa aku harus memikirkan perkataan orang lain " ujar Dimas lagi
" mas aku mohon kasih aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya " mohon dini
" aku udah bilang sama kamu ka. aku juga masih bingung makanya aku suruh kamu pulang ke rumah mama kamu supaya kamu bisa berfikir juga "
" aku akan mempertahankan rumah tangga kita bagaimana pun caranya, aku akan tetap bertahan meskipun kamu semakin benci sama aku aku gak akan menyerah " ujar Dini dengan tegas
" oh gitu, kalau aku nikah lagi apa kamu mau mempertahankan nya, aku kamu mau di madu ?"
" mas, kenapa kamu punya pikiran seperti itu mas " bantah dini tidak suka.
" mending sekarang kamu pulang aku masih pusing ini masih banyak kerjaan yang harus aku selesaikan, belum lagi masalah papa kamu " Dimas mengusir istri nya
dengan langkah gontai sini berjalan meninggalkan ruangan kantor suaminya tersebut
di. tempat lain Alana dan Lala masih menunggu kedatangan Rama entah apa tujuan Lala mau menemui mantan suaminya tersebut.
__ADS_1
" mas itu mbak Lala kenapa gak makan sekalian dia kan tinggal disini juga kan ?" tanya Elma ke suaminya.
" eh engga Lala udah gak tinggal dirumah ini lagi "
" kenapa ?" tanya Elma penasaran
" kamu gak usah mikirin Lala yang penting sekarang kamu habisin makanan kamu setelah itu istirahat lagi jangan terlalu banyak beraktivitas nanti kecapean "
Elma pun menuruti ucapan sang suami dan menghabiskan makanan dengan lahapnya.
" cih papa nyuruh aku pulang ke sini cuma mau melihat orang yang aku cintai mesra-mesraan dengan perempuan lain, maksud papa apa sih " umpat Alana dalam hati
Rama yang baru pulang dari kantor kaget melihat Alana ada di rumah nya beserta mantan istri nya juga, yang lebih heran lagi Rama melihat Elma makan dengan santai nya, apa Elma belum tau siapa Alana pikir nya.
" Hay El, kamu udah pulang? kenapa gak ngabarin kan bisa Kalla bawain makanan tadi " ujar Rama mendudukkan dirinya di sofa.
" ini Alana sama Lala ngapain kesini, ada perlu apa ?" tanya Rama menunjuk ke arah mereka berdua.
" oh itu katanya Tante itu kangen sama suami aku, terus mbak Lala juga ada yang mau di omongin sama kakak katanya "ujar Elma menyebut Alana Tante.
Alana yang mendengar kalau Elma menyebut nya Tante sangat geram namun dia harus menjaga sikap nya di depan Arga.
" kamu mau ngomongin apaan, kan udah gak ada yang mau di omongin " ucap Rama tanpa menoleh ke mantan istri nya tersebut.
" kedatangan aku kesini aku cuma mau minta tolong sama kamu, tolong kamu masukin Alana kerja di kantor kamu sebab dia gak ada kerjaan saat ini " ucap Lala
__ADS_1
" oh kerjaan, tapi kalau memang mau kerja di kantor saya harusnya dia membuat surat lamaran, terus mengikuti seleksi sama seperti karyawan lainnya lah, jangan mentang-mentang kamu temanan sama adik saya terus kamu bebas masuk ke kantor saya begitu " ujar Rama dengan nada tidak suka
" Rama kamu itu kenapa sih gak pernah suka sama Alana, dari dulu kamu itu selalu bersikap sinis sama Alana, Padahal niat Alana baik dia ingin minta bantuan sama kamu supaya Alana bisa kerja di kantor kamu udah itu aja, kalau memang gak bisa ya udah bilang gak bisa , gak usah ungkit-ungkit Yang udah berlalu " kesal Lala
" kau mau tau kenapa aku gak suka sama perempuan ini iya, asal kau tau yah karena wanita ini dulu Arga yang sayang sama mami nya malah gak sayang lagi, Arga juga melawan sama mami nya bukan cuma itu Arga juga sampai tidak mau berhadapan sama mami nya sendiri karena hasutan wanita ini, makanya kenapa saya tidak pernah suka dia dekat-dekat dengan Arga, tapi Arga terlalu bodoh mau aja dekat dengan wanita ular seperti dia " ujar Rama menunjuk ke arah Alana.
Alan yang sedang duduk disamping Lala tidak bisa menjawab sebab ala yang di tuding oleh Rama adalah semuanya benar, dulu Arga gak sedingin itu sama mami nya namun setelah Arga kenal Alana Arga makin dingin dan benci sama mami nya tersebut.
Elma yang baru mengetahui fakta baru merasa bingung sebab yah Elma liat mami mertua nya tersebut sangat hangat sama dia dan Arga, Arga juga gak ada dingin-dingin nya sama mami nya bahkan Arga seperti nya manja terhadap mami nya sendiri.
" hm kak, Tante Alana masukin ke kantornya mas Arga aja, iya kan mas " Elma menoleh ke arah sang suami supaya menyetujui nya
Arga yang awal nya bingung segera mengiyakan permintaan sang istri.
" iy,,Iyah bang, masukin di kantor aku aja gak papa " ucap Arga
" itu mau nya loh kali, bisa deket-deket dengan mantan pacar Lo iya kan " ucap Rama
" coba aja kalau dia bisa dekat sama suami aku, aku bunuh " ancam Elma mengambil garpu dan menusukkan nya ke buah yang udah di potong mami nya tadi.
" bang lu apa-apaan sih, kan dia mau kerja di tempat Lo gak ada jadi bener yang di bilang gini gua tadi dia kerja di kantor aku aja, bukan mau deket-deket engga kan aku udah punya istri " Arga memeluk bahu sang istri.
" tuh kau dengar kan kalau Elma mau Lo kerja di kantor Arga tapi kalau sempat Lo macam-macam awas " ancam Rama
" mas capek mau ke kamar, apa kak Dion udah kelar beresin kamar nya " ucap Elma berdiri dan meninggalkan Alana, Lala dan juga Rama di ruang tamu
__ADS_1
" gak tau juga ya udah kalau gitu kita liat dulu Dion nya " Arga pun memapah sang istri untuk naik ke kamar nya di lantai atas Arga takut nanti istri nya jatuh.
setelah sampai di kamar Arga ternyata kamar nya sudah rapi, Elma yang melihat Dion sudah terkapar di sofa sebab kelelahan jadi tak tega namun berbeda dengan Arga,Arga berhasil melewatkan pekerjaan tadi.