
Bab 29
Elma yang mendapat pertanyaan seperti itu tidak bisa menjawab apa-apa lagi, Elma bangkit dari sofa lalu berjalan ke ke ranjangnya dan tidur menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut
Arga cuma memperhatikan Elma lalu berkata dalam hati segitu besar kah kesalahan yang di lakukan dirinya sehingga Elma sangat jijik dan membenci nya.
Arga yang gak bisa tidur memutuskan untuk turun ke bawah sebab perut nya juga lapar
" Wih pengantin baru udah turun aja " canda Elvan ketika melihat temannya turun
Arga cuma tersenyum masam mendengar ucapan dari temannya.
" Kenapa Lo turun lapar kah ?" Tanya Elvan
" Iya nih laper gua, dari tadi gak bisa makan banyak bat tamu nya " ujar Arga
Arga pun mengambil makanan yang ada di atas meja
" Gimana perlakuan Elma sama Lo ?" Tanya Elvan menanyakan tentang Elma
" Yah Lo pasti tau lah gimana Elma sama gua, iya gua tau ini salah gua, mungkin dia makin benci sama gua sebab gua udah berani nikahin dia " ucap Arga sedikit mengeluh
" Lo jangan sedih, Lo harus bisa buat Elma cinta sama Lo, ingat sekarang Elma juga lagi hamil bisa jadi itu karena hormon efek dia hamil " ucap Elvan menenangkan temannya tersebut.
" Apa boleh gua bawa Elma tinggal di apartemen gua, gua cuma mau minta waktu berdua biar gua bisa memahami sikap Elma " ucap Arga
Arga berniat membawa Elma ke apartemen nya dan Arga harus meminta izin dulu sama Elvan
" Yah kalau gua sih gak bisa larang toh Sekarang Elma udah jadi bini Lo tanggung jawab Lo , kalau memang itu niat baik Lo ya udah gua gak bisa larang " ujar Elvan
" iya gua tau kalau Elma sekarang hak gua tapi kan sebagai kakak dan pengganti ayah nya gua harus minta izin dulu lah sama Lo " ucap Arga
Elvan pun mengangguk mengiyakan sebab apa yang di bilang oleh temannya ini ada benar nya juga.
__ADS_1
" terus kapan Lo mau ke apartemen Lo ? " tanya Elvan
" kayanya mulai besok deh kan lebih cepat lebih baik, supaya gua bisa pendekatan dengan Elma" ujar arga
" iyah sih, tapi kalau Elma ngomong kasar sama Lo, harap Lo maklumi aja yah kan Lo tau Elma kek mana sama lo " ucap Elvan
" ya udah naik yuk dah malam gua juga capek banget ini mau istirahat, besok harus masuk kerja lagi gua " ujar Elvan sambil menguap
" ya elah sehari libur apa salahnya sih, toh yang punya rumah sakit juga nyokap Lo " ujar Arga bercanda
" Iyah gua tau karena itu punya bunda makanya gua olah dengan baik " ucap Elvan
Elvan pun naik ke kamar nya tinggal lah Arga yang seorang diri.
Arga masih tidak percaya kalau dirinya sekarang sudah menikah bahkan istri nya juga sudah hamil.
" apa bisa gua sabar menghadapi sikap Elma yang dingin ke gua, takutnya nanti malah gua yang kasar jadi nya,haduhh " Arga pun mengacak-acak rambutnya hingga berantakan
" eh nak Arga belum tidur? apa mau makan ?" tanya bunda yang baru keluar dari kamar nya
" Oalah bunda pikir belum makan, Elma udah tidur ?" tanya bunda lagi sebab bunda gak melihat Elma
" Iyah Bun kecapean Elma nya, habis mandi eh langsung tidur " ucap Arga sambil tersenyum
" bunda pesan sama kamu bimbing istri kamu, kalau dia salah nasehati jangan sampai kamu main tangan, apalagi Elma kurang suka sama kamu akibat insiden beberapa waktu lalu, kamu harus bisa mengambil hatinya supaya dia tidak benci sama kamu, cuma itu yang bisa bunda pesan buat kamu dan juga Elma, dan satu lagi seberat apapun masalah dalam keluarga jangan sampai orang lain tau sebab kalau orang lain sudah tau pasti nanti nya akan menjadi lebih parah, cukup di omongin berdua cari solusi nya sama-sama kalau Elma egois kamu yang harus ngalah " ujar bunda menasehati, Arga pun cuma diam dan fokus mendengar nasehat dari ibu mertua nya tersebut.
" Iyah Bun makasih bunda sudah memberi nasehat sama Arga, Arga akan ingat selalu nasehat bunda " ucap Arga
" oh iya Bun Arga berniat mau mengajak Elma untuk tinggal berdua dengan Arga apa bunda keberatan ?" tanya Arga sekaligus meminta izin
" kalau itu bunda gak bisa melarang kamu, kamu mau bawa istri kamu kemana pun bunda gak bisa larang, cuma yang bunda bilang di awal tadi udah itu saja kalau sama bunda mah " ujar bunda memberikan izin
" Iyah Bun tadi Arga juga udah ngomong sama Elvan dan jawaban nya juga sama kek bunda " tutur Arga tersenyum.
__ADS_1
" ya udah sekarang kamu ke kamar tidur besok kan harus siap-siap " ujar bunda menyuruh Arga untuk tidur
" Iyah Bun Arga naik dulu yah Bun " ucap Arga meninggalkan bunda sendirian di sofa
sesampai nya di kamar Arga memperhatikan Elma yang sedang tertidur lelap di kasur.
" harus nya ini malam yang indah buat kita berdua, tapi karena kesalahan yang ku perbuat kamu malah menjauh dan benci " ujar Arga terus menatap Elma yang tertidur.
cup
cup
cup
" selamat tidur my wife " ujar Arga setelah menciumi wajah Elma,
" maaf aku lancang, kalau kamu bangun jangan kan untuk mencium, aku Deket kamu aja kamu sudah marah " ucap Arga lagi sambil tersenyum masam
Arga pun memilih tidur di sofa sebab kalau di ranjang pasti Elma akan marah besar nanti nya dan akan membenci dirinya lagi.
suara adzan subuh sudah berkumandang Elma pun terbangun ketika mendengar suara adzan ketika Elma bangun Elma di kagetkan dengan seseorang yang sedang tidur di sofa kamar nya
Elma pun berfikir siapa laki-laki yang sedang tidur di kamar nya ini, seketika Elma tersadar kalau yang tidur di kamar nya adalah suaminya Arga.
Elma dengan malas bangkit dari tempat tidur nya menuju ke kamar mandi untuk mandi dan segera melaksanakan sholat subuh.
" apa aku harus bangunin dia yah, tapi kalau di jahat nanti kek mana ?" gumam Elma sendirian sebab dia juga bingung apakah harus membangun kan atau tidak kalau gak di bangunin dia sekarang suami Elma nanti jadi istri Durhaka.
dengan berat hati dan sedikit hati-hati elma membangunkan Arga
Elma pun membangunkan Arga dengan menarik selimut Arga
" bangun, hey udah subuh gak mau sholat subuh apa, kalau gak mau ya udah " ujar Elma kaku
__ADS_1
Arga yang memang sudah bangun malah pura-pura tidur apakah Elma akan membangunkan nya atau tidak tapi ternyata di luar dugaan Elma mah membangunkan nya. di balik selimutnya Arga malah tersenyum.