ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)

ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)
Bab 64


__ADS_3

kehamilan nya baru mau memasuki Minggu ke empat dan itu sangat rentan sekali, dini juga mengalami benturan makanya janin nya tidak bisa di selamat kan " ucap Dinda menjelaskan


Dimas yang mendengar kalau kehamilan dini baru beberapa Minggu jadi merasa bersalah.


" aku mau liat dini apa boleh ?" tanya Dimas ke kakak nya


" boleh Lo masuk aja " ujar Elvan mempersilahkan sang adik untuk menemui istri nya.


Dimas melihat keadaan dini masih dalam keadaan belum siuman namun wajah nya pucat menandakan kalau dia tidak baik.


Dimas langsung memeluk sang istri, rasa penyesalan tumbuh di dalam dirinya akibat mengabaikan istrinya beberapa hari ini.


" maaf " cuma itu yang bisa keluar dari mulut Dimas.


Dimas menciumi wajah sang istri dan terus mengucapkan kata maaf.


dini yang merasa terganggu segera membuka mata dan melihat suaminya sedang memeluk nya dan menangis.


" mas kamu kenapa ?" tanya dini bingung.


bagaimana tidak ketika dini menghubungi nya tadi pagi namun Dimas cuek dan tidak mempedulikan telepon dari Dini, namun sekarang dia ada di hadapannya dan menangis .


" kenapa kamu gak bilang kalau kamu lagi hamil ha " ujar Dimas dengan suara serak


dini yang mendengar ucapan suaminya merasa heran.


" hamil ?" ucap dini malah berbalik menanyakan

__ADS_1


" apa kamu gak tau kalau kamu sedang hamil dan sekarang anak kita udah gak ada di dalam perut kamu " ucap Dimas lagi


lagi lagi Dini di buat terkejut.


" apa mas, jadi aku keguguran ?" tanya dini


" maafkan aku " Dimas langsung memeluk sang istri rasa bersalah nya makin menjadi.


" kamu gak salah mas, mungkin ini karma buat aku sebab aku pernah ingin melenyapkan anak Elma, mungkin Tuhan menegur aku lewat ini dengan cara dia mengambil calon anak kita " ujar dini pasrah


" kenapa kamu ngomong seperti itu Hm " tanya Dimas


" iya aku sadar apa yang aku lakuin selama ini salah, aku jahat sama keluarga kamu terutama dengan Elma, aku di paksa oleh papa untuk masuk ke dalam kehidupan kamu, aku juga di suruh untuk melenyapkan anak di perut Elma, aku akan menebus semua kesalahan aku, kalau kamu mau pisah sama aku aku siap, aku akan terima apa pun itu " ucap dini


Dimas yang mendengar itu semua merasa kesal, pasalnya mereka baru kehilangan calon anak nya namun dini dengan Enteng nya ngomong perpisahan.


" apa yang aku bilang tadi itu udah keputusan aku, toh sekarang aku juga udah gak hamil setelah ini kita bisa bercerai dan kamu akan mendapatkan seorang wanita yang jauh lebih baik dari aku, aku akan pergi jauh dari hidup kamu aku janji gak akan ganggu hubungan kamu dengan wanita pilihan kamu, bukan hanya itu aku juga akan menata hidup yang baru tanpa harus memikirkan kalian semua " ucap Dini


" kamu itu ngomong apa sih, siapa yang mau menceraikan kamu, siapa yang cari wanita lain ha siapa, aku tau pikiran kamu lagi kacau karena baru kehilangan calon anak kita tapi kamu gak usah memikirkan yang aneh-aneh kita bisa berusaha lebih kuat lagi bukan " ujar Dimas menenangkan istri nya tersebut.


" aku capek kek gini terus kamu kesini mungkin karena tau aku masuk rumah sakit aja kan, mungkin kalau bukan Kak Elvan yang hubungin kamu tadi kamu gak akan datang kan? aku udah dari kemaren hubungi kamu tapi kamu malah cuekin aku, terus apa lagi yang harus di pertahankan dari rumah tangga ini ha " bentak dini


" kamu itu kenapa ha, aku tau aku salah aku udah mengabaikan kamu tapi itu semua karena kesalahan kamu juga kan, terus aku nyuruh kamu introspeksi diri kamu emang aku salah ha, kamu juga gak tau kan gimana rindu nya aku sama kamu, kamu pikir dengan mengabaikan kamu itu aku baik-baik saja ha, engga din aku gak baik asal kamu tau itu " ucap Dimas memeluk istrinya.


" mungkin ini teguran juga buat kita berdua supaya kita gak perang dingin lagi, aku minta maaf " ujar Dimas mengelus punggung istri nya.


ketika mereka sudah mulai berbaikan dini di kaget kan dengan kedatangan Tio dan juga Mia

__ADS_1


" dini kamu gak papa sayang? maaf papa terlalu egois sama kamu makanya kamu mengalami masalah karena papi sampai-sampai kamu harus kehilangan calon anak kamu papa minta maaf " ujar Tio menyesal


" papa gak salah mungkin ini teguran juga buat papa agar papa tidak dendam lagi sama orang terutama sama menantu papa sendiri " ujar dini Tio pun diam tanpa menjawab ucapan dari anak nya tersebut.


" pa dini mau nanya apa iya dini anak pungut ?" tanya dini ke papa nya


Tio dan Dimas sama-sama kaget terlebih lagi Tio daei mana dia tau pikir nya


" nak siapa yang ngomong kamu itu anak pungut HM, itu gak bener kamu itu anak papa " ujar Tio bohong


" papa gak usah bohong Kak Alana udah bilang semuanya sama dini, kalau memang iya dini anak pungut dulu papa pungut dini Dimana apa orang tua dini dulu meninggalkan sesuatu sama papa biar dini bisa nyari orang tua dini " ucap dini dengan suara serak menahan tangis


" apa? Alana kapan kakak nya pulang bukannya dia di rawat di rumah sakit jiwa ?" tanya Tio bingung


" papa tanya aja sama mama, mama tau semuanya " ucap dini


" ma ?" cuma kata itu yang di ucapkan oleh suaminya Mia pun mengerti kalau suaminya minta penjelasan.


" pa, mama juga gak tau kalau Alana tau masalah itu dari mana tadi pagi dia datang kerumah awalnya baik-baik saja namun ketika dini meluk Alana, Alana mendorong sini dan ngomong kalau dini anak pungut mama udah cegah namun lana tetap aja ngomong semuanya yang dia tau " ujar Mia jujur


" pa dimana papa nemuin dini dulu, biar dini bisa nyari keluarga dini " ucap dini dengan pelan


" dini kamu itu bukan anak pungut kamu anak papa, sampai kapan pun kamu anak papa sama Mama kakak kamu itu cuma kesal aja kamu tau kan kakak kamu itu baru keluar dari rumah sakit jiwa makanya kejiwaan nya terganggu " ujar Tio berusaha menyembunyikan nya


" pa please jujur sama dini, dini mohon pa " ujar dini memohon


" kamu itu bener bukan anak pungut, kamu sebenarnya anak dari adik papa, adik papa kecelakaan ketika pulang dari luar negri dan ayah dan ibu mu meninggal di tempat, makanya papa merawat kamu " ujar Tio menjelaskan.

__ADS_1


dini pun terdiam menanggapi cerita dari papa nya tersebut.


__ADS_2