
tak butuh waktu lama Elma benar-benar tidur, ternyata bisa juga tidur nyenyak ketika lagi ada masalah .
mami alda terus menemani Elma di kamar nya .
mami Alda terus mengelus rambut Elma, Elma pun memegang tangan mertuanya supaya gak di tinggalin, elma merasa takut kalau ditinggal sendiri.
Arga yang melihat Elma pergi dan malah memilih tidur malah bengong dan heran, kok ada yah istri seperti itu pikir nya.
" Arga kamu belum jelasin semua ini sama aku, aku butuh penjelasan " ujar Alana memecahkan keheningan
" Alana udah gak ada yang perlu di jelasin lagi, kamu udah lihat sendiri kan tadi itu istri aku jadi apa yang ingin di jelasin lagi " ucap Arga
" Arga, kamu lupa janji kita dulu ?" tanya Alana
" Alana please gak ada yang harus diingat lagi, kita itu masa lalu, lagian ingat aku udah nikah dan istri aku lagi hamil jangan ganggu hubungan aku sama istri aku lagi paham " Arga menekan kata-katanya supaya Alana mengerti.
" aku udah nunggu kamu selama ini, aku berusaha setia sama kamu, tapi kamu malah ninggalin aku kamu tega sama aku " hiks hiks hiks
Alana malah menangis entah itu pura-pura atau beneran entahlah.
" Alana udah yah, kamu lupain aku kamu lupa siapa dulu yang ninggalin aku, kamu ingat kan, aku udah minta kamu bertahan tapi apa kamu malah nekad pergi, Sekarang di saat aku udah bahagia sama orang pilihan aku kamu datang seolah-olah kamu yang tersakiti harusnya kamu mikir dong pake otak kamu " Arga, geram melihat Alana yang seolah-olah dia yang tersakiti tapi dia lupa siapa yang menyakiti duluan.
" udah kalian gak usah berisik, mantu saya lagi tidur nanti malah bangun dia " ujar mami Alda yang baru muncul setelah menemani Elma tidur.
" maaf mi " ucap arga
" Arga kalau emang udah gak ada yang di bicarakan lagi kamu sekarang ke kamar mami kamu temanin istri kamu tidur, mami khawatir nanti dia bangun malah nangis lagi " ujar mami menyuruh Arga menyusul istrinya.
" Iyah mi " Arga pun menuruti apa yang dibilang sama mami nya
Alana yang melihat kalau Arga menurut sama mami nya merasa heran bukannya dulu Arga membenci mami nya.
__ADS_1
" kenapa? kaget yah melihat Arga udah nurut sama saya " ujar mami Alda .
" Iyah mi kok bisa ? dulu aja Alana yang bujuk Arga gak pernah mau bahkan sampai kita ribut dia tetap gak mau ngomong sama mami " ujar Alana bingung.
" gak usah bingung, mami juga awal nya gak suka sama wanita pilihan Arga, tapi karena Arga menikah dengan Elma lah dia mau ngomong Sama mami, mau cerita-cerita sama mami, mami bersyukur dipertemukan dengan menantu sebaik Elma, jadi buat kamu Alana, kamu kubur mimpi-mimpi kamu yang dulu bersama Arga, itu cuma khayalan masa kecil kalian jadi gaak usah ungkit-ungkit di depan istri nya Arga paham " mami berusaha memberi pengertian ke Alana supaya Alana mengerti .
" baik mi " ujar Alana menurut.
" cih, wanita tua ini gampang banget mulut nya bilang kalau itu khayalan masa kecil, emang dia pernah mikir gimana rasanya di tinggalin oleh orang yang kita cintai, dia mana bisa mengerti dia kan pernah selingkuh juga " gumam Alana dalam hati sebab kesal mendengar mami Alda lebih memilih Elma daripada dirinya yang dia kenal dari kecil.
Arga yang sampai di kamar mami nya melihat Elma tidur dengan lenyap nya malah menggeleng Kana kepala nya.
" bisa-bisa nya kamu tidur dengan nyenyak disaat suami kamu lagi ribut sama wanita masa lalu nya " ujar Arga mengelus pipi sang istri.
Arga memilih tidur memeluk istri nya Arga pun ikut mengejar mimpi nya.
" selamat tidur istriku" Cup mencium kening istri nya. .
Elma membuka matanya dengan malas dan menemukan suaminya tidur sambil memeluk nya dengan erat, Elma merasa heran kapan Arga ke kamar mami nya dan ngapain dia tidur bukannya tadi dia lagi ribut sama wanita masa lalunya.
Elma pun turun dari ranjang dan berjalan ke luar mami yang melihat elmaa berjalan sendirian segera menyusul nya
" eh sayang kamu udah bangun ?" tanya mami sambil memapah nya berjalan
" iya mam " Elma melihat Alana
dan Lala masih ada disini namun dia tak ambil pusing dengan kehadiran mereka
" Elma lapar mi, tapi mau mas Arga yang masakin " ucap Elma pura-pura manja sebab dia mau manas-manasi wanita di sampingnya.
" emang nya Arga belum bangun ?" tanya mami
__ADS_1
" belum mi,malah tadi mas Arga meluk aku erat banget sampe pengap makanya kebangun, terus lapar juga " ujar Elma
" ya udah tunggu bentar yah mami bangunin Arga dulu, anak itu udah tau bini nya lagi hamil malah lalai menjaga istrinya sendiri" mami pun pergi meninggalkan Elma duduk di sofa
Elma uang melihat ada Lala mantan bos nya dulu langsung tersenyum.
" hallo nyonya " ucap Elma ke Lala, Lala yang mendengar dia di panggil nyonya merasa kikuk dan salah tingkah sebab Sekarang dia bukan lagi bos tdari perusahaan tersebut.
" i,,,iya " ujar Lala gugup.
" ini nih anak udah tau bini nya lagi hamil malah dia yang tidur pules, tuh bini kamu lagi laper katanya mau makan " ucap mami
Arga langsung duduk didekat istrinya dan memeluk nya di depan Lala dan Alana.
" aku masih ngantuk, bentar lagi yah " ujar Arga tanpa membuka matanya.
" ya udah kamu istirahat aja kalau masih ngantuk biar aku aja yang masak sendiri" mendengar kata masa sendiri Arga Langsung membuka matanya dan berdiri.
" oke aku bakalan masak untuk kamu, kamu mau dimasakin apa?" tanya Arga dengan semangat tapi tetap menguap
" apa aja yang penting kamu yang masak " ucap Elma tersenyum.
Arga pun bergegas ke dapur untuk masak, bibi yang melihat Arga ke dapur malah jadi gak enak, namun Arga tetap menolak dan dia ingin sendiri yang masak untuk istri nya.
" cih belum apa-apa udah manja, mana ada seorang istri di masakin suami, dimana-mana itu istri yang masak buat suami bukan suami masak untuk istri " sindir Alana.
" ya terserah kita dong, kan Arga suami aku, sia juga masak untuk aku, jadi yah gak ada yang larang sih, emangnya kenapa mbak gak terima kalau suami saya masak buat saya, apa mbak cemburu ?" tanya Elma membuat Alana terdiam.
" cih ternyata dia pintar juga menjawab pertanyaan aku tadi " kesal Alana dalam hati.
Elma yang melihat Alana diam hanya tersenyum mengejek.
__ADS_1