
kampret lah sama aja tuh emang mending gua gak usah ngomong tadi, sama aja, Lo kasih cuti 10 hari, 5 hari sebelum lebaran 5 hari sesudahnya, dah terima aja udah daripada makan hati sama bos sendiri " Dion pun pasrah menerima keputusan dari bos nya tersebut.
Elma cuma bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah laku suaminya tersebut.
" ya elah kenapa sih Lo ngotot banget mau cuti? di kasih cuit beneran untuk selama-lamanya Lo malah gak mau " ujar Arga usulin Dion
Dion yang kesal pun tak menanggapi ucapan dari temannya tersebut.
" dah ah berisik Lo gua mau pulang " Dion pun pergi meninggalkan Arga dan Elma yang masih duduk di taman.
" mas apa iya kamu gak ngasih kak Dion cuti ?" tanya Elma penasaran
" bukannya gak ngasih tapi kan emang itu udah ketentuan dari kantor, dari awal bang Rama yang pegang kantor jadi aku gak bisa ngubah nya seenak aku, kalau mau di ubah harus minta izin sama bang Rama dulu " ujar Argaa menjelaskan kepada istri nya tersebut.
" iya sih Elma waktu kerja disana juga gitu, cuti lebaran cuma 10 hari " ucap Elma
" kamu masih mau main apa udah capek pengen pulang ?" tanya Arga sebab Arga melihat sepertinya istrinya capek
" iya sih mas aku udah capek mau pulang tapi sebelum itu kita mampir ke supermarket dulu yah ada yang mau aku beli " ujar Elma
" iya ayok " mereka pun segera pergi meninggalkan taman.
sesuai dengan ucapan sang istri tadi Arga mengajak Elma ke supermarket.
" ayok turun " Arga mengenal Elma turun dan segera masuk ke supermarket tersebut.
Elma dan Arga pun terpisah Elma yang asik mencari sesuatu yang pengen dia beli sedangkan Arga juga seperti itu.
ketika Arga sedang asik memilih makanan tiba-tiba Arga kaget dengan kedatangan seseorang
" Hay kita ketemu lagi " ucap perempuan tersebut sambil tersenyum sumringah
Arga yang memang gak tau wanita itu siapa cuma bisa mengerutkan keningnya bingung
" maaf mungkin anda salah orang " ujar Arga memang gak kenal sama wanita yang Anda di depannya ini.
__ADS_1
" masa sih kamu lupa, kan kita pernah ketemu di sini juga, waktu itu aku gak sengaja nabrak kamu, masa sih kamu lupa ?" tanya wanita itu
" saya benar-benar gak tau " ucap Arga cuek dan ingin pergi namun tangan nya langsung di Pegang oleh wanita tersebut.
" anda bisa sopan " Arga kesal dan menghempaskan tangan nya dari wanita tersebut.
" saya cuma mau kenalan aja sama kamu boleh kan ?" ucap wanita itu
" saya udah punya istri " ucap Arga
bukannya menjauh wanita tersebut malah ngekeh ingin berkenalan dengan Arga
" yah gak papa kan istri kamu gak ada disini, lagian kan kita cuma kenalan aja terus tukaran nomer hp " ucap wanita tersebut.
" maaf yah ada atau engga nya istri saya di samping saya, saya harus jaga perasaan nya, anda juga harus nya jangan murahan kek gini dong, udah tau saya sudah punya istri malah nekat dekatin saya, anda bisa cari laki-laki yang masih single di luaran sana " ujar Arga geram melihat wanita ini benar-benar nekad pikirnya.
" enakan gangguin suami orang " ucap wanita tersebut dengan enteng nya
" apa Lo bilang enakan ganggu suami orang " tiba-tiba Elma datang dari belakang dan menarik rambut wanita tersebut
" tolong lepasin rambut saya sakit " ucap nya memohon
" makanya kau jari perempuan gak usah jadi pelakor, enteng banget tuh mulut ngomong enak gangguin suami orang, apa kau gak pernah berfikir gimana mereka membangun rumah tangga supaya harmonis dan juga bahagia apa merusak kebahagiaan orang yang kau mau ha " bentak Elma ke wanita itu
Arga yang melihat istri nya marah seperti itu langsung melerai Elma, Arga takut nanti terjadi sesuatu sama dia dan kandungan nya.
" sayang udah lepasin dia " ujar Arga memegang tangan Elma supaya melepaskan cengkraman nya dari kepala wanita tersebut..
" biarin aja biar dia kapok, Siapa suruh jadi wanita penggoda suami orang ha, apa kau kurang perhatian sehingga kau cari perhatian sama suami orang ha " Elma terus terusan mengomel
Arga jadi malu sendiri sebab sudah banyak yang memperhatikan mereka bahkan ada juga yang diam-diam memvidio kan mereka.
" sayang hey udah kamu jangan kek gini ingat kamu lagi hamil kan, nanti bayi kita kenapa-kenapa gimana? " ucap Arga membujuk istri nya supaya mau melepaskan cengkraman dari kepala wanita itu.
Elma yang mendengar kata-kata Arga langsung melepaskan cengkraman nya dari kepala wanita tersebut, wanita itu pun langsung merapikan rambutnya wajah nya memerah menahan tangis.
__ADS_1
" apa Lo liat-liat gua " bentak Elma ke wanita tersebut
wanita itupun tak bisa berkata apa-apa lagi, malu dan juga sedang menahan sakit di kepalanya akibat Elma tadi.
" maaf saya salah " ucap wanita tersebut meminta maaf
" iya emang Lo yang salah, ngapain ngerayu suami gua kek gak ada laki-laki yang lajang aja sampai laki orang pun mau kau ganggu " ucap Elma terus mengomel
" sayang udah, ayok, mana belanjaan kamu ya udah kita bayar lagi yok, udah kamu jangan kek gitu mukanya ntar anak kita malah kek wajah kamu Yang Sekarang lagi " ujar Arga mengajak Elma bercanda.
" kamu kalau sempat aku lihat Deket sama perempuan lain awas aja ya kamu, akan aku buat lebih parah dari wanita ini ingat itu " ancam Elma ke Arga
Arga cuma bisa menelan ludah dengan kasar melihat kemarahan istri nya tersebut.
" yah engga lah sayang aku bersyukur punya kamu " ucap Arga memeluk bahu istri nya.
" cih " umpat Elma
mereka pun segera pergi meninggalkan tempat mereka bertengkar tadi, lama kelamaan kerumanan yang tadi ramai akhirnya bubar.
Arga pun segera membayar belanjaan nya dan juga istri nya tadi Arga juga masih kepikiran dengan melihat' istri nya tersebut. benar-benar bar-bar Elma tadi marah-marah.
" kita pulang kerumah bunda dulu atau langsung pulang kerumah mami ?" tanya Arga
" kita ke rumah bunda dulu aku mau pamit ke bunda kakak " ujar Elma masih jutek
Arga pun paham dengan istri nya, mungkin Elma masih kesal dengan wanita tadi.
" masih ngambek ?" tanya Arga
" menurut kamu ?" ujar Elma
" udah dong jangan ngambek, kan dia duluan yang ganggu aku tadi, aku aja udah bilang kalau aku udah punya istri " ujar Arga menjelaskan
Elma masih aja bete dan berlalu meninggalkan Arga sendirian berdiri di kasir menunggu belanja nya di hitung, Elma memilih masuk ke dalam mobil dan duduk disana meredakan amarahnya.
__ADS_1