ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)

ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)
Bab 60


__ADS_3

Arga yang melihat istri nya galak kek gitu malah merasa takut, menelan ludah aja rasanya Arga gak sanggup .


" El kok jadi galak kek gini sih ?" ucap Arga takut


" siapa yang galak ha " bentak Elma lagi sambil terus menatap sang suami.


" ini kalau gak galak apa namanya, suami ngomong malah di ancem kek gini, terus di bentak lagi " ujar Arga mencari pembelaan.


Elma yang baru sadar kalau dirinya perbuatan nya sudah agak keterlaluan Langsung menurunkan spatula tersebut.


" kamu kenapa masak, kalau mau makan bilang sama aku aja biar aku yang masakin kamu, jadi kamu gak perlu capek-capek ke dapur " ujar Arga mengambil spatula tersebut dari tangan istrinya.


" eh kok di ambil, siniin gak biar aku yang masak " Elma berusaha mengambil spatula tersebut namun dirinya memang tidak tinggi susah untuk menjangkau nya.


" kan udah aku bilang biar aku yang masak, usah kamu sekarang duduk santai di sana biar suami kamu ini yang masak oke " Arga mengedipkan sebelah matanya untuk menggoda sang istri.


" aku bilang aku mau masak, emang salah kalau aku masak, atau emang kamu gak mau makan masakan yang aku buat iya ha " Elma malah emosi


Arga yang mendengar ucapan istri nya malah tidak suka


" kamu itu kenapa sih, harusnya kamu seneng dong suami kamu mau masak buat kamu, di luaran sana banyak istri bangun pagi-pagi untuk suaminya, sedangkan kamu, suami kamu mau masak malah kamu marah aneh banget " ucap Arga menjelaskan.


" aku bukan gak suka, aku cuma mau masak aja kenapa sih harus debat dulu " ujar Elma dengan suara lesu sebab dia gak ingin debat lagi sama suami nya.


" aku gak mau kamu kecapean, nanti anak kita kenapa-napa gimana?" tanya Arga


" aku kan cuman masak doang bukan salto, atau push up, apalagi angkat barbel lebai bener dah " ucap Elma merajuk n


" dah sana makanya nurut sama suami gak udah


ngebantah oke "


Elma pun mau tak mau nurut dengan sang suami, Elma memilih duduk di kursi sambil melihat suaminya masak.


" kamu mau buat apa rencananya tadi?" tanya Arga ketika melihat bahan-bahan udah pada di potongin.


" aku mau buat nasi goreng terus pake omlet " ucap Elma

__ADS_1


" oh itu doang, gampang itu mah, ya udah kamu tunggu yah " Arga pun melanjutkan masak nya


Elma yang melihat suaminya dengan teletan memasak tanpa sadar malah tersenyum melihat tingkah laku suaminya tersebut.


" dulu sebelum mengenalinya terlalu jauh aku sangat-sangat membenci, aku bahkan engga bertemu kamu lagi namun aku salah, semakin aku menjauh ternyata rasa ini gang mendekatkan kita, entah ini karena aku lagi hamil dan bawaan anak kek kata orang-orang atau memang aku udah menemukan seseorang yang akan menuntun aku ke masa depan " gumam Elma dalam hati sambil memperhatikan suaminya yang sedang asik sendiri bergelut dengan peralatan dapur.


" eh El gak jadi masak ?" tanya mami yang baru datang


" eh Mi, engga mi tu dia maksa banget mau masak ya udah dia aja " ujar Elma sambil menunjuk Arga.


" ya udah biarin aja lah dia, oh iya ini mami mau keluar sebentar mau ke pasar kamu ada yang ingin di beli ?" tanya mami


" Weh enak tu ke pasar Elma ikut yah "


" jangan, tidak boleh " ucap mami dan Arga barengan.


Elma yang mendapat penolakan mengerutkan keningnya.


" kenapa? kan cuma ke pasar aja " ucap Elma kesal


" bukan gitu sayang di pasar kan rame apalagi kamu baru hamil muda gak boleh dulu ya nak, mami takutnya nanti kamu kenapa-kenapa bahaya nak " ujar mami mengingatkan.


" nanti mami beliin deh, kamu bilang aja mau apa ?" tanya mami sambil mengelus bahu menantunya


" engga mau apa-apa Elma cuma mau ikut ke pasar aja " ucap Elma masih memasang wajah lesu nya.


" kalau kamu udah kuat baru boleh ikut mami sayang, nanti kalau ke desak-desak di pasar kek mana, jangan egois pikirin juga kandungan kamu, bukannya mami sama aku gak bolehin pergi tapi ingat kamu masih terlalu lemah kalau di keramaian


seperti itu" ucap Arga sedikit tegas supaya Elma mengerti


" ya udah deh mi Elma disini aja sama orang ini " sindir Elma


Arga yang mendengar ucapan sang istri hanya menggelengkan kepalanya.


" mi hati-hati yah mi "


" iya, ya udah mami berangkat ya " ujar mami pamit meninggalkan mereka berdua.

__ADS_1


Elma terus saja menyandarkan dagu nya di meja tersebut sambil memainkan sendok yang di ambil nya tadi.


Arga yang tadi mendiami istri nya sebab harus memasak menjadi tidak tega melihat sang istri yang termenung seperti itu.


setelah selesai memasak semua Arga segera menghampiri sang istri.


" kenapa sih El, gak enak banget liat mukanya kek gitu " ucap Arga sambil bercanda.


" gak papa " jawab Elma cuek


" kamu mau kemana emangnya HM ?" tanya Arga lembut


" pengen jalan-jalan aja, bosen dirumah " ujar Elma jujur


" jalan-jalan kemana emangnya HM ?" tanya Arga lagi sambil menarik Elma dan memeluk istri nya tersebut.


" iya kemana aja yang penting jalan-jalan, beberapa bulan ini aku cuma di rumah aja, apalagi waktu itu hampir sebulan lebih dirumah sakit terus keluar habis itu masuk lagi aku bosen banget " ujar Elma menenggelamkan kepalanya di ceruk leher sang suami.


Arga yang berusaha memahami akhirnya mengerti maksud dari perkataan istri nya tersebut. memang apa yang di keluhkan Elma semuanya benar, setelah ayah dan ibu nya meninggal Elma harus kerja extra untuk membayar hutang belum lahi kerja untuk membiayai dirinya sendiri.


" ya udah aku hari ini gak ke kantor kita jalan-jalan, tapi jalan-jalan nya dekat sini aja dulu yah, sebab aku gak bisa bawa kamu jauh-jauh kamu tau kan kamu lagi hamil aku gak mau ambil resiko " ucap Arga membelai punggung Elma


" beneran ?" tanya elma tak percaya


" iya bener hari ini kita jalan-jalan, pokoknya hari ini kita me time oke, tapi sebelum itu kamu sarapan dulu "


" makasih mas " cup saking senang nya Elma mencium pipi Arga


Arga yang menerima perlakuan Elma seperti itu tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Elma yang baru sadar kalau dia sudah mencium pipi suaminya malah malu dan salah tingkah, untuk menyembunyikan rasa malu nya Elma kembali memeluk Arga dan menenggelamkan wajah nya di leher sang suami sambil menghirup aroma tubuh suaminya.


di rumah Lala dan Alana.


POV Lala dan Alana.


happy reading


Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, SALAH PENGANTIN, di sini dapat lihat: https://share.mangatoon.mobi/contents/detail?id\=1628540&\_language\=id&\_app\_id\=2

__ADS_1



__ADS_2