ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)

ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)
Bab 48


__ADS_3

melihat Elma sudah jauh lebih baik membuat Dimas sedikit tenang sebab adik nya sudah jauh lebih baik.


" dek kak Elvan udah kesini belum ?" tanya Dimas


" belum kak mungkin kak Elvan sibuk banyak pasien " jawab Elma terus memakan martabak.


" adek kebiasaan banget deh itu habisin dulu makanan di dalam mulut " Dimas gemes melihat kelakuan adek nya tersebut.


Elma pun hanya tersenyum terus memakan martabak nya.


" kakak mau ?" Elma menyodorkan martabak tersebut ke suaminya


Arga pun menoleh ke Elma, bukannya mengambil Arga malah membuka mulut nya. elma mengerutkan keningnya bingung.


Dimas yang melihat kepolosan adek nya tersebut malah menggelengkan kepalanya.


" dek suami kamu itu minta di suapin kok kamu gak paham sih " ujar Dimas


" eh, " Elma pun kaget


melihat istri nya cuma bengong Arga pun berinisiatif mengambil martabak tersebut dan memakan nya.


ketika mereka sedang asik makan Martabak Elvan pun datang.


" kakak " teriak Elma


" Hay sayang " Elvan pun memeluk sang adik. lagi-lagi Arga merasa cemburu melihat kedekatan Elma dengan kakak-kakaknya tersebut.


" oh iya kak, ada yang pengen gua bilang sama Lo dan juga Arga tapi nanti aja kalau Elma udah tidur " ucap Dimas berbisik ke kakak nya.


Elvan pun cuma mengangguk mengiyakan, sebenarnya dia juga penasaran apa yang ingin di bicarakan oleh sang adik.


Dimas dan Elvan pun memutuskan untuk keluar dari ruangan itu dulu, sebab mereka juga gak mau ganggu Arga dan Elma dulu.


Elma melihat Arga agak lain, Arga kek nya hari ini banyak diam.


" kak kenapa ?" tanya Elma hati-hati.


" gak papa kok " ujar Arga tersenyum


" tapi kek nya kakak banyak diam hari ini " tanya Elma lagi


" gak papa kok, kan aku bilang gak papa " ujar Arga

__ADS_1


" aku ada buat salah sama kakak ?" tanya Elma lagi


Arga pun geram melihat Elma makin bawel.


" emang kalau aku jujur gak papa ?"


" Iyah, gak papa "


" aku cemburu Melihat kamu terlalu dekat dengan kakak-kakak kamu, tiap ketemu sama kakak kamu kamu selalu pelukan, di cium-cium, jujur aku cemburu " ujar Arga jujur ke Elma.


Elma mendengar kejujuran dari suaminya hanya terdiam dan merasa bersalah karena telah mengabaikan suaminya tersebut.


" maaf kalau aku buat kamu cemburu, tapi aku gak bermaksud melakukan itu " ujar Elma merasa bersalah.


" tapi kan kak, aku juga mau merasakan gimana rasanya punya saudara, gimana di sayangi sama saudara sendiri " ujar Elma lagi.


" Iyah aku tau, aku paham, tapi entah kenapa setiap kamu di manjain oleh kakak-kakak kamu aku merasa bukan siapa-siapa kamu lagi, maaf kalau aku udah buat kamu gak nyaman " ujar Arga menundukkan pandangan nya.


Elma mengelus lengan suami nya dan menggenggam tangan Arga, sebenarnya Elma masih ada rasa takut ke Arga namun ketika mendengar ucapan dari suaminya tersebut Elma merasa bersalah.


" maaf " ujar Elma sambil tersenyum.


Arga yang mendapat perlakuan begitu dari istri nya merasa senang, sebab jarang banget Arga mendapatkan perlakuan seperti ini.


" maaf " cup Arga mencium kening istrinya, Elm hanya mengangguk dan mengeratkan pelukannya.


Arga yang mendapat perlakuan Elma seperti itu merasa senang, Arga merasa kalau Elma sudah mau menerima nya secara perlahan.


tak lama dari itu Elma sudah tidur di pelukan Arga. Arga meletakkan Elma dengan pelan ke kasur nya dengan hati-hati supaya Elma tidak bangun.


setelah meletakkan Elma Arga pun pergi keluar, Arga berniat untuk menelpon Dion.


namun ketika mau menelpon Arga di kagetkan dengan suara seseorang memanggil nya, ternyata yang manggil nya adalah Elvan.


" ga sini bentar kita ngumpul disini " ujar Elvan memanggil Arga dan menyuruh nya untuk ngumpul di kursi tersebut


Arga pun ikut saja duduk disitu


" yah mau ngomong apa ?" tanya Arga mendudukkan dirinya di kursi tersebut.


" sebelumnya gua mau tanya sama Lo, apa Lo kenal sama perempuan yang bernama Alana ?" tanya Dimas


Arga yang mendengar nama Alana terdiam, Elvan pun tak kalah terkejut dari mana Dimas tau tentang Alana.

__ADS_1


" Lo kenal dari mana dengan Alana ?" tanya Arga


" Lo jawab pertanyaan gua dulu, Lo kenal ?"


" Iyah gua kenal sama Alana, memang nya kenapa Lo tanya tentang Alana ?"


" Alana itu Kakak nya Dini istri gua " ujar Arga


Elvan dan Ega yang baru mengetahui kaget dan heran dari mana dia tau tentang Alana.


" tadi gua ke rumah Dini dan gua baru tau kalau yang menculik Elma itu sebenarnya bukan paman sama bibi, memang mereka yang melakukan


itu tapi mereka di ancam sama papa Dini, papa Tio yang merencanakan ini semua " ujar Dimas menjelaskan.


" mas Lo gak bohong kan ?" tanya Elvan memastikan


" ngapain gua bohong kak, gua tadi suruh sama bunda untuk jemput Dini pulang biar masalah bisa di omongin baik-baik tapi apa ternyata gua kesana mendapatkan apa yang harusnya tidak kita ketahui lagi " ucap Dimas


" bunda udah tau masalah ini?" tanya Elvan ss


" belum kak, habis dari rumah Dini gua langsung kesini, kalau langsung pulang takutnya gua makin emosi "


" eh tapi elma udah tidur kan, jangan kasih tau dia dulu tentang ini takutnya nanti Elma tambah pikiran lagi " ucap Dimas menanyakan Elma apakah udah tidur apa belum


" iya udah tidur kok dia, udah nyenyak malahan makanya gua mau nelpon Dion bentar kalau di dalam takutnya Elma keganggu "


" terus gimana selanjutnya apa Lo akan mengadukan kasus ini ke kantor polisi ?" tanya Arga


" itulah gua juga masih bingung ini, tapi yang penting sekarang gimana caranya ngasih tau bunda sama Elma, gua yakin bunda akan shock dengar ini semua " ujar Dimas


" kalau di sembunyiin gua takutnya mertua gua itu malah makin jadi, sebab kita udah tau semua kejahatan, bisa jadi kan dia terang-terangan nantinya nyakitin Elma " ucap Dimas


" ya udah sekarang Lo pulang dulu besok pagi kita omongin sama bunda, kalau Lo gak sanggup cerita biar gua cerita sama bunda, kalau nanti bunda nanya kenapa Lo gak bawa Dini pulang Lo harus bisa cari alasan yang tepat " ujar Elvan


" ya udah kak kalau gitu gua pulang dulu " Dimas pun pamit pulang.


begitu juga dengan Elvan, Elvan akan pulang namun dia beres-beres dulu, Arga yang sudah tinggal sendiri kaget dengan kedatangan Elma.


" apa iya yang aku dengar tadi ?" tanya Elma tiba-tiba


Arga yang masih duduk di buat terkejut bukan main, bagaimana tidak tadi ketika Arga meninggalkan Elma, Elma sudah tidur pulas, tapi sekarang dia berdiri di sampingnya dan menanyakan kebenaran cerita tersebut.


Arga pun bingung mau jawab apa, apalagi sekarang dia sendiri yang tinggal dengan Elma.

__ADS_1


__ADS_2