ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)

ELMA (Wanita Yang Ku Nodai)
Bab 67


__ADS_3

orang nyuruh jalan hati-hati malah ngomong kemana CK susah yah jadi laki-laki serba salah Mulu " gumam Arga kesal mendengar istrinya menyalahkan dirinya.


setibanya Elma di ruangan dini, tanpa pikir panjang Elma langsung mendekati kakak ipar nya tersebut


" mbak " ucap Elma


" Hay El " ujar dini tersenyum.


" mbak yang sabar yah, jangan putus asa aku yakin mbak kuat " ujar Elma menyemangati kakak ipar nya tersebut.


" makasih yah El, dan maaf aku belum bisa minta maaf langsung ke kamu waktu itu, aku egois mungkin ini karma buat aku sebab aku pernah punya niat menyakiti kamu, tapi Tuhan sayang kamu dia melindungi kandungan kau namun Tuhan menguji aku dengan mengambil calon anak ku " ucap dini tersenyum getir.


Elma mendekat dan memeluk kakak ipar nya tersebut.


" udah mbak gak usah sedih, yang udah lewat kita lupain sekarang mbak fokus sama kesehatan mbak dan lebih berserah diri aja mbak, aku gak akan memikirkan perbuatan mbak waktu itu, aku bahkan jauh berterimakasih sama mbak, kalau bukan karena mbak aku gak akan pernah bertemu dengan keluarga aku yang sebenarnya" ujar Elma tersenyum mengusap punggung dini


" iya El aku juga makasih karena aku punya teman sekaligus adik ipar yang baik kek kamu " ucap dini.


" kalian mengacaukan acara jalan-jalan kami tau gak " ujar Arga tiba-tiba


Elma yang mendengar langsung menginjak kaki suaminya tersebut.


" mas kamu itu apa apaan sih, udah tau mbak dini lagi sedih malah mikirin jalan-jalan " ucap Elma kesal terhadap suaminya tersebut.


" kan yang aku bilang bener sayang, kamu juga kan bisa nemuin dini kalau kita pulang jalan-jalan ini engga baru juga di jalan udah d Telpon sama Elvan, ganggu orang aja " ucap Arga masih. sewot


" ya udah kalau mau pergi pergi aja sana, kamu itu memang yah dasar laki-laki gak punya perasaan, kamu aja waktu aku pendarahan langsung pergi dari kantor kan, gak memikirkan klien kamu kan, kek gitu juga aku panik nya tau gak makanya aku ajak kamu langsung kesini " ujar Elma menjelaskan memberikan pengertian kepada suaminya tersebut.


" dek ada yang mau kakak omongin sama kamu tapi nanti di rumah aja yah, sekalian sama bunda juga " ucap Dimas menghentikan Perdebatan Anatar suami istri tersebut.


" emang kakak mau ngomong apa ?" tanya Elma bingung


" iya nanti kakak bilang pas dirumah soalnya bunda juga haru tau, kamu kerumah yah nanti " ucap Dimas


" oke kak ". ujar Elma


malam harinya di kediaman Elvan


ketika sampai dirumah tersebut Elma langsung berlari masuk sebab dia sudah kangen dengan bundanya udah beberapa hari gak ketemu.

__ADS_1


" assalamualaikum bundaaaaa " teriak Elma dari pintu


" waalaikumsallam eh anak bunda "


Elma pun langsung berlari memeluk bunda Eva


" Elma kangen " ujar Elma


" bunda juga sayang, tapi kamu jangan lari-larian seperti tari bahaya tau gak, nanti kalau kamu jatuh gimana hem " ucap bunda mengingat kan


" dia emang nakal Bun tadi juga udah di bilangan dianya aja gak mau dengerin " Arga mengadu ke mertua nya sebab Elma gak bisa jalan pelan-pelan


" namanya juga orang kangen " ucap Elma mengerucutkan bibir nya


" iya sayang tapi ini untuk kebaikan kamu loh, makanya bunda sama suami kamu wanti-wanti kek gini " ujar bunda lagi.


" hy dek udah datang " ujar Dimas


" emang kakak liat aku Dimana masih nanya lagi " ucap Elma kesal pasalnya Dimas tau Elma sudah datang malah nanya udah datang kan aneh pikir Elma


" iya deh iya, udah lama datang nya ?" tanya Dimas mengalah


" nah kek gitu baru pertanyaan, bukan yang kek tadi " ucap Elma lagi


" kak Elvan mana bun? belum pulang ? " tanya Elma sebab dia dari tadi belum melihat kakak nya


ketika dirumah sakit Elma sebenarnya mau mencari kakak nya sebab sudah rindu namun karena Elvan sibuk Elma gak mau ganggu kakak nya, apalagi Dimas juga bilang mereka akan ngumpul malam ini dirumah nya makanya Elma gak jadi menunggu Elvan dirumah sakit.


" cie ada yang kangen sama aku ternyata " ujar Elvan yang baru datang


" eh kakak,,,,,,,,,, " teriak Elma senang sambil berlari


" El, Elma, ma " ucap bunda, Arga dan Dimas barengan .


" ops lupa heheheh " Elma pun berjalan


" udah kamu disitu aja biar kakak yang nyusul kamu " Elvan pun sedikit berlari supaya sampai di tempat adek nya tersebut dan langsung memeluk nya


" kangen sama kakak, kakak sibuk banget " ujar Elma seperti anak kecil

__ADS_1


" iya maaf dek, mau gimana lagi kakak harus profesional " ujar Elvan mengelus punggung adik nya.


" ya udah kakak mau mandi dulu habis itu kita makan malam bareng-bareng yah " ujar Elvan melepaskan pelukan adik nya.


" oke jangan lama tapi " ucap Elma


" iya iya gak lama "


sebenarnya Elvan ingin mencium pipi sang adik namun karena ada Arga Elvan gak jadi, Elvan juga menghargai suami walaupun arga itu temannya.


Elvan mandi dengan buru-buru biasanya ketika masuk kamar Evan tiduran dulu tapi sekarang lain sebab dia lagi di tungguin di bawah, tak butuh waktu lama Elvan pun selesai mandi dan segera turun ke bawah.


" ya udah yok makan, Elvan udah laper banget ini sengaja gak makan dirumah sakit biar bisa makan bareng " ujar Elvan


mereka pun makan dengan lahap, Elvan terus memperhatikan tingkah laku adik nya tersebut.


" seperti nya dia bahagia dengan. Arga, udah gak ada wajah tertekan nya lagi, syukurlah kalau memang Elma sudah bisa menerima Arga sebagai suaminya " gumam Elvan terus memandangi sang adik yang makan dengan lahap.


setelah selesai makan mereka pun berkumpul di ruang keluarga, Dimas memang sengaja mengumpulkan Alma dan juga Arga untuk membicarakan hal ini.


" kak katanya ada yang mau di bilang ya udah bilang Sekarang aja " ujar Elma tak sabaran.


" iya adek sabar lah " ucap Dimas


" gini sebelum kakak minta maaf, tapi kamu haru tau kalau sebenarnya yang menculik kamu waktu kecil itu adalah rencana papa Tio mertua kakak, terus dia ngancem paman sama bibi untuk menculik kamu sebab dia sakit hati sama almarhum ayah " ujar Dimas menceritakan ke Elma


Elma yang sudah tau ceritanya cuma berkata


" oh mau bahas itu, Elma udah tau ka semuanya " ujar Elma tersenyum


bunda, Elvan dan Dimas kaget dan saling pandang


" beneran dek kamu udah tau semuanya ?" tanya Elvan memastikan


" iya kak beneran, waktu dirumah sakit itu Elma kebangun Elma cari mas Arga gak ada ya udah Elma keluar pas di Deket pintu Elma dengar semua pembicaraan kalian " ujar Elma lagi.


" kalau dini itu bukan anak kandung papa Tio dan mama Mia apa kamu juga udah tau " ujar Dimas


orang yang dirumah itu malah memandang Dimas balik meminta jawaban.

__ADS_1


Dimas yang melihat 4 orang tersebut cuma bisa berdeham dan menarik nafas berat.


happy reading...


__ADS_2