Eternal System

Eternal System
System 11 : Saudara Bermuka Dua


__ADS_3

Tepat di depan kediaman Li….


Li Jia yang berdiri di balik ayah dan ibunya itu terlihat sedang menghalangi Lian Ping bersama dengan pelayan-pelayannya untuk masuk ke dalam.


Walaupun Lian Ping terlihat sangat ramah dan wajahnya penuh dengan senyuman….


“Paman Tao, Bibi Yao, aku hanya ingin mengunjungi pujaan hatiku. Sehari saja aku tidak dapat melihatnya, biarkan Li Jia pergi berkencan denganku!”


Lian Ping memohon dengan satu ikat bunga yang di sodorkan ke depan. Namun, Li Tao dan Ling Yao yang mengetahui sifat busuk dari Lian Ping semenjak Li Chen kehilangan kemampuannya.


Dan juga banyak orang di kota Feng yang mengetahui reputasi dari Lian Ping yang selalu menggunakan pelayan atau bahkan gadis di kota untuk memuaskan birahinya.


“(Bocah ini-! Aku pikir dia adalah anak baik-baik, tetapi ternyata dia mengkhianati Li Chen dan juga memiliki reputasi yang sangat buruk dalam menjaga wanita! Aku tidak akan membiarkannya mendekati Li Jia sedikitpun!)” batin Li Tao


Dan dari sisi lain, Lian Ping membatin dalam dirinya….


“(Huh! Orang tua brengsek! Cepat berikan aku putrimu itu. Kau pikir aku mencintainya?! Aku hanya ingin menjadikan wajah cantik dan tubuhnya yang penuh perkembangan sangatlah layak menjadi budak pemuas nafsu!)”


“(Jika tidak ada Li Chen, maka aku tidak perlu menjilat sebagai teman baik dan takut terhadapnya jika berusaha menghentikanku, seorang petarung elite tingkat empat!)”


Lian Ping melirik ke atas dan melihat kedua ayah ibu yang melindungi Li Jia darinya.


“(Tetapi, masalahnya ada di dua orang tua ini. Tanpa memenangkan hati mereka, aku tidak akan bisa mendapatkan Li Jia. Untuk saat ini, aku harus bermain tenang dulu)”


Li Tao yang tak tahan dengan keberadaan Lian Ping di depan matanya pun membentak dan memaksanya untuk pergi.


“Pergi! Kau tidak di sambut di sini, dan juga tidak akan pernah menikahi Li Jia! Aku tidak menginginkan keturunan bermuka dua sepertimu!”


Lian Ping yang mendengarnya pun berdecak kesal. Namun, dia berusaha untuk tetap menenangkan diri dan mengangkat wajahnya yang di balut oleh senyuman palsu.


“Paman, kenapa kau berkata kasar seperti itu? Aku hanya mengatakan hal yang sejujurnya dalam hati”


Pandangan matanya berganti dari Li Tao dan mengarah pada Li Jia yang bersembunyi di baliknya bersama Li Yao.

__ADS_1


“Li Jia, kau pasti mengerti perasaanku kan? Aku sangat mencintaimu! Kau pasti merasakannya juga ketulusan hatiku ini. Aku rela memberikan apapun padamu! Bahkan aku bisa menyelenggarakn pernikahan terbesar di kota Feng demi menunjukan seluruh perasaanku ini!”


Li Jia melihat langsung ke arah Lian Ping. Dan yang hanya terpancar dari kedua pandangan matanya saat itu adalah  amarah yang terpusat terhadap Lian Ping.


“Seluruh ucapanmu itu hanyalah bualan. Kau menipu kakakku dan juga para perempuan di kota dengan mulut manis itu kan?! Sebelum kakak datang, lebih baik kau pergi dari sini jika tidak ingin di habisinya!” teriak Li Jia


Mendengar Li Jia yang membawa nama Li Chen untuk mengancam Lian Ping tidak berefek sama sekali. Bahkan, Lian Ping tertawa terhadap ucapan tersebut.


“Haha! Li Jia, aku memahami bahwa kau menyayangi kakakmu. Tetapi, dia hanyalah seorang manusia tak berguna yang tak bisa berkultivasi. Jika dia berani datang menghentikanku dalam menyatakan cinta padamu, maka dia lah yang akan mati” ucap Lian Ping yang meremehkan Li Chen


Di sisi lain, anggota keluarganya yang lain tidak bisa tinggal diam ketika mendengar Li Chen di hina. Li Yao, adik termuda dan juga ayahnya sontak membentak ke arah Lian Ping.


“Kakak bukan orang yang tidak berguna! Kakak adalah seorang kultivator!” bantah Li Yao


“Sudah cukup! Lian Ping, aku memberimu peringatan untuk segera pergi sebelum aku turun tangan sendiri untuk mengusirmu!” bentak Li Tao


Namun, bentakan dari Li Tao tidak berefek apapun kepadanya. Bahkan, Lian Ping mulai menunjukan sifat aslinya di hadapan mereka berdua dengan menyeringai lebar.


Lian memanfaatkan nama ayahnya untuk mengancam Li Tao. Dan sesuai dugaannya, Li Tao sedikit tertegun diam terhadap ancamannya itu.


“(Bocah sialan ini! Dia menggunakan nama ayahnya demi melindungi dirinya sendiri. Walaupun aku sangat ingin melindungi Li jia, tetapi dampak dari keluarga Lian sanggup untuk meratakan keluarga Li dengan mudah! Bagaimana ini?!)” batin Li Tao yang terdesak


Di sisi lain, Lian Ping terlihat sangatlah puas dan menyeringai lebar ketika melihat raut wajah Li tao yang sangat tertekan.


“Bagaimana paman? Syarat yang harus kau tepati sangatlah mudah. Biarkan Li Jia menikah denganku, maka aku akan melupakan seluruh ucapan paman tadi” tawar Lian Ping


“Tidak akan! Walaupun harus melawan keluarga Lian, aku tidak akan menyerahkan Li Jia kepadamu, bahkan sehelai rambutnya tidak akan kubiarkan untukmu menyentuhnya!” teriak Li Tao


Dan dari penolakan Li tao, Lian Ping menjadi beraut wajah datar seolah begitu kecewa.


“Ternyata seperti ini jadinya…. Kalau begitu-!”


WUSH!

__ADS_1


Lian Ping bergerak hingga tak ada satupun mata dari Li Jia, ataupun dari yang lain bisa menangkapnya. Pergerakan yang terlalu cepat itu membuat Lian Ping sontak berada tepat di belakang Li Jia sembari menyeringai lebar.


“Sayang sekali, paman Tao. Jika kau menerima tawaranku tadi, semuanya tidak akan harus berjalan seperti ini”


Suara dari Lian Ping membuat mereka semua terkejut dan serentak menoleh ke belakang. Terutama Li Jia yang melihat Lian Ping membuka telapak tangannya dan ingin menangkapnya dari jarak yang begitu dekat tidak akan sempat untuk melarikan diri.


Dan ketika tangannya hampir meraihnya, tubuh Lian Ping terkena sebuah pukulan tak energi Ki yang begitu dahsyat.


BUAAKKK!!


“A-apa?!”


WUSHH…. BRUAAK!!


Tubuh Lian Ping terhempas jauh ke samping dan terbentur oleh dinding rumah Li yang berlapis-lapis.


“Acckkh!!” erang Lian Ping yang terjatuh dan memuntahkan darah dari mulutnya. Menunjukan betapa kuatnya serangan itu


“Si-siapa… siapa yang berani menyerang aku?!” gerutu Lian Ping


Matanya menatap tajam dan berusaha mencari orang yang menyerangnya. Dan tak lama kemudian, suara langkah kaki datang dari dalam rumah Li membuat semua orang menoleh ke arah yang sama.


Li Jia yang pertama kali melihat Li Chen keluar dari sana pun tersenyum lega melihatnya.


“Kakak!” ucap Li Jia


Li Chen berjalan keluar dengan Xiao Nian yang mengikutinya dari belakang dengan ketakutan. Amarah yang memuncak tinggi hingga memancarkan energi Ki yang mematikan itu terasa sangat mencekam, bahkan bagi Lian Ping yang melihatnya sendiri.


“(Li-Li Chen?! Kenapa… kenapa dia terasa begitu berbeda?!)” batin Lian Ping yang ketakutan


Di sisi lain, Li Chen berjalan dan berdiri tepat di hadapan Lian Ping yang terjatuh di tanah. Tatapannya itu menyiratkan hawa membunuh dan energi Ki yang begitu kuat yang membuat tubuh Lian Ping membeku diam.


“Yo, Lian Ping. Tangan kotor mana yang berusaha menyentuh Li jia?!”

__ADS_1


__ADS_2