Eternal System

Eternal System
System 47 : Kutukan Iblis


__ADS_3

Gong Qiao mengerang kesakitan dari aliran energi Ki milik Shang Li yang masuk ke dalam tubuhnya. Energi Ki berupa warna oranye terang itu menyelimuti tubuh Gong Qiao dan berpusat pada bercak hitam di tubuhnya.


Ketika energi Ki itu menyentuh bercak hitamnya, Gong Qiao kembali mengerang keras dan sebuah reaksi tolak belakang datang dari dalam tubuhnya.


“ACKKHH!!!!”


Wussh…!!


“Ugh!”


Semua orang berusaha berlindung dari kuatnya ledakan energi Ki tersebut agar tak terhempas. Ying Yue yang segera melompat dan melindungi ayah ibu Gong Qiao bersama dengan tetua Gong.


“Tuan, nyonya!” teriak Ying Yue


“ACCKKHH!!” erang Gong Qiao


“Nona Qiao, tolong bertahanlah!” sahut Shang Li


Sedangkan Li Chen sendiri yang berdiri tepat di depan pintu ruangan itu, dia sontak dikejutkan oleh gelombang energi yang begitu mengerikan masuk ke dalam tubuhnya.


WUSH….!


“(Uckh! Apa ini?! Energi Ki ini… terasa mengerikan. Dan ini berasal dari gadis itu!)”


Sebuah pandangan yang gelap dan mencekam. Entah apapun yang Li Chen rasakan dan lihat melalui pancarkan Ki, energi tersebut terasa sangat mengerikan. Seperti penuh dengan kematian dan kutukan iblis.


Tak habis pikir baginya kenapa bisa ada sesuatu yang begitu mengerikan di tubuh seorang gadis sepertinya. Namun, Li Chen langsung mendapatkan jawaban yang cukup dengan cekaman energi Ki itu.


Perasaan yang mengalir di tubuhnya membuat Li Chen mengingat energi Ki mengerikan yang sama dari Lian Ping. Pil hitam kemerahan yang Lian Ping makan sempat membuat kekuatan fisik serta kultivasinya meningkat drastis. Namun, dia memancarkan sebuah aura mengerikan seperti iblis haus darah.


Sedangkan untuk Gong Qiao, Li Chen tak menyangka bahwa energi Ki itu terasa sama. Dan kini, Gong Qiao merasakannya sebagai sebuah penyakit yang melekat dan menggerogoti tubuhnya sendiri.


“(Ini semua sama dengan kejadian Lian Ping! Sebenarnya hubungan apa yang terjadi dengan para iblis ini?!)”


“ACKKKHH!!!” erang Gong Qiao


Tubuh Gong Qiao yang begitu kesakitan mulai memusatkan energi Ki iblis yang ada di dalam tubuhnya. Menggumpal erat tepat di bagian dada seperti bola hitam, dan membuat Shang Li yang berada tepat di sampingnya membuka lebar kedua matanya.


“(I-ini-! Celaka, energi Ki iblis ini menggumpal dan bersiap untuk meledak!)”


Sesuai dengan apa kata Shang Li, energi Ki itu langsung meledak kuat dan membuat gelombang energi dahsyat di sekitar ruangan tersebut.

__ADS_1


DUAAR….!!


Refleks yang sempat dari Ying Yue dan Shang Li langsung menarik Ki mereka dan membuat dinding pelindung untuk menahan ledakan tersebut. Namun, dampaknya yang berupa hempasan angin kuat masih lolos dan memporak-porandakan seisi kamar.


Buku yang berantakan, pakaian di lemari yang hancur dan berterbangan. Rak dan juga meja kursi yang tergeletak di tanah berantakan di mana-mana.


Li Chen membuka kedua matanya sontak terkejut melihat seisi ruangan yang hancur lebur. Sedangkan Gong Qiao sendiri masih tergeletak di atas ranjangnya dengan tubuh yang meronta kuat kesakitan.


“Aahhhh!!”


Tetua Gong serta kedua orang tua Gong Qiao sontak menghampiri putrinya yang masih kesakitan.


“Putriku!” teriak ibunya


Shang Li yang melihat mereka ingin menghampirinya sontak menghentikan mereka.


“Jangan!” teriak Shang Li menahan ibu Gong Qiao


“Shang Li, apa yang kau lakukan?!” sahut ibu Gong Qiao


“Nyonya, kutukan iblis putri anda sudah melekat hingga ke tulang dan darahnya! JIka anda berusaha untuk mendekatinya, maka nyonya akan ikut terkena kutukan itu!” ucap Shang Li


“Shang Li, kau harus menyelamatkan putriku! Kau adalah senior kultivasi di dalam dunia medis dengan gelar ‘Kultivator Medis’. Kau pasti bisa menyembuhkannya kan?!”


Sebuah gelar yang di dapatkan khusus bagi Shang Li karena di usianya yang masih relatif muda, dia telah menguasai ilmu medis yang begitu tinggi dan telah menjadi senior tertinggi dalam pelatihan medis di akademi Liliang.


Namun, bahkan dari seorang ahli medis sepertinya membuang muka mirisnya karena tak sanggup menjawab yakin pada ibu Gong Qiao untuk bisa menyelamatkan putrinya.


Sedangkan ibu Gong Qiao yang melihat reaksi dari Shang Li pun membuka lebar kedua matanya yang penuh dengan aliran air mata. Dia menggoyangkan bahu Shang Li seolah berusaha mendapatkan jawaban pasti ketimbang raut wajah mirisnya itu.


“Shang Li! Jawab aku, kau bisa menyembuhkan putriku kan?”


“Shang Li, kumohon. Selamatkan putri kami!”


Kedua ayah dan ibu memohon langsung pada Shang Li untuk menyelamatkan satu-satunya putri mereka. Namun, Shang Li pun menunduk dan menjawab penuh perasaan hancur.


“Maafkan aku… tetapi dengan kemampuanku yang sekarang… aku tidak sanggup melakukannya!”


Dia menggertakan gigi dan mengepal erat tangannya karena kesal terhadap ketidakmampuannya. Ayah dan ibu Gong Qiao pun kehilangan kata-katanya. Mereka membuka lebar kedua mata dan mulutnya seolah tak percaya.


Sang ibu menangis rintih di dalam dekapan suaminya karena mendengar berita menyedihkan itu. Satu-satunya putri yang mereka miliki, akan mati karena kutukan iblis yang menghancurkan tubuhnya. Dan mereka tak bisa melakukan apapun selain melihat dan menunggu waktu menjemput Gong Qiao.

__ADS_1


Di sisi lain, Li Chen yang melihat hal tersebut pun merasa kesal dan juga kasihan. Kedua orang tua Gong Qiao yang merintih tangis akan nasib putrinya yang di katakan tak bisa di selamatkan.


Li Chen pun menjadi teringat kepada kedua orang tuanya di dunia sebelumnya. Hidup seorang diri, di tinggal oleh kedua orang tuanya karena kecelakaan. Rasa kehilangan yang dia miliki itu membuat rasa simpati menjadi semakin besar ketika melihat hal sebaliknya akan terjadi pada Gong Qiao.


Berusaha keras kepala dan mengambil keputusan gegabah. Demi menolong orang yang sedang kesulitan dan berada di dalam keputusaasaan telah mendorong Li Chen untuk membuka mulutnya.


“Aku akan menyembuhkannya!”


Semua pandangan mata langsung tertuju kepadanya di suasana hening tersebut. Terkejut sekaligus meragukan, kenapa? Karena Shang Li saja tidak bisa menyembuhkan Gong Qiao, bagaimana dengan Li Chen yang seorang murid baru dan bahkan tak punya latar belakang kehidupan di dunia medis?


Ying Yue yang berdiri di dekatnya langsung menoleh dan berbisik pada Li Chen.


“Li Chen, apa yang kau katakan?!”


“Aku bilang, aku akan menyembuhkannya!”


Shang Li sontak berdiri dan menatap tajam ke arah Li Chen.


“Bocah, yang kau bilang barusan… jangan anggap enteng hal ini!” ucap Shang Li


“Aku tidak menganggap hal ini enteng. Tetapi, aku tidak bisa terdiam dan melihat hal ini terjadi! Setidaknya aku ingin melakukan sesuatu untuk membantu!” sahut Li Chen


“Itulah yang kubilang menganggap enteng! Kau tidak mengerti?! Ini masalah nyawa seseorang, jika mereka mati maka semua kesalahan dan tanggung jawab akan jatuh ke tanganmu! Lagipula, kemampuan medis tidaklah semudah yang kau bayangkan! Tanpa pembelajaran dan pengalaman yang begitu lama, kau tidak akan bisa memahami segala titiknya. Terutama teknik penyembuhan kutukan seperti ini!” jelas Shang Li


“Lalu, kau menyuruhku untuk duduk diam dan melihat gadis itu mati di makan kutukan?!” bantah Li Chen


Shang Li tertegun diam dan membuka lebar kedua matanya ketika mendengar ucapan Li Chen.


“Di banding diam dan tak melakukan apapun, lebih baik untuk mencoba! Aku menolak untuk melihat seseorang mati tepat di depan mataku!” teriak Li Chen


“Bocah sialan. Kau benar-benar-!”


Shang Li yang merasa kesal terhadap ucapan Li Chen pun ingin berjalan menghampirinya. Namun, langkah kakinya langsung terhenti ketika dia merasakan sebuah tepukan di pundaknya. Shang Li segera menoleh dan melihat tetua Gong yang mengangguk pelan ke arahnya.


“Tetua Gong….”


Tetua Gong tak banyak bicara pada Shang Li. Dia pun melepaskan tepukannya dan mengganti arah pandangannnya kepada Li Chen.


“Li Chen, ya? Nak, apa kau benar-benar bisa menyembuhkan cucuku?” tanya tetua Gong


“Aku akan berusaha sekuat tenaga!” ucap Li Chen

__ADS_1


__ADS_2