Eternal System

Eternal System
System 49 : Penyembuhan


__ADS_3

Penyembuhan telah selesai. Li Chen yang tenaganya telah terkuras pun duduk bersandar di dinding. Ruangan telah hancur berantakan seadanya karena efek gelombang energi iblis yang ada di tubuh Gong Qiao yang meledak terus-menerus.


[ Misi - penyembuhan kutukan iblis telah selesai ]


[ Host mendapatkan reward berupa poin status dan EXP ]


Semua status Li Chen sontak meningkat ketika melihat notifikasi dari sistem. Namun, yang lebih penting baginya adalah ketika Li Chen melihat judul misi tersebut. Dia menjadi semakin yakin, bahwa dia sudah menyelesaikan masalah kutukan iblis di tubuh Gong Qiao.


Ibu Gong Qiao dia baringkan di sampingnya secara perlahan. Sedangkan Gong Qiao sendiri sudah kembali terbaring dan kesadarannya pun menghilang. Seluruh kutukan iblis itu terlihat menghilang dan tak ada tanda yang menunjukan kalau akan kembali lagi.


“Untuk sekarang, kurasa kutukan iblis itu tidak akan kembali aktif lagi….”


Tiba-tiba saja, pintu ruangan tersebut terbuka keras.


BRAK….!!


Li Chen yang sampai terkejut menoleh dan membuka lebar kedua matanya ke samping. Di sana, dia melihat Shang Li, tetua Gong, ayah Gong Qiao dan juga Ying Yue yang sontak masuk ke dalam ruangan itu.


Wajah mereka terlihat sama-sama panik. Dan Ying Yue lah yang pertama kali menghampirinya.


“Li Chen!” ucap Ying Yue


Li Chen sampai terkejut ketika melihat raut wajah Ying Yue yang panik dan di penuhi keringat dingin. Dia tersenyum tipis dan menjawab padanya.


“Aku tidak apa. Hanya kelalahan saja”


Sembari mengatakan hal itu, Li Chen mengangkat jarinya dan menujuk ke arah Gong Qiao.


“Yang lebih penting, tolong cek kondisi mereka”


Ucapan Li Chen membuat tetua Gong dan juga Shang Li berlari ke arah Gong Qiao. Sedangkan ayah Gong Qiao segera menghampiri istrinya.


Tetua Gong dan Shang Li yang berdiri tepat di samping ranjang Gong Qiao. Mereka berdua melihatnya yang terbaring terbalik dan tak sadarkan diri. Namun, kondisi tubuhnya terlihat lebih tenang dan juga tak ada lagi bercak kutukan hitam  di tubuhnya.


Tetua Gong yang melihat hal tersebut langsung menoleh ke arah Shang Li.


“Shang Li!”

__ADS_1


“Aku mengerti!”


Shang Li segera menyatukan membuka kedua telapak tangannya dan di arahkan tepat di depan tubuh Gong Qiao.


Energi Ki yang mulai terpancar keluar menyerupai sebuah aura langsung masuk ke dalam tubuh Gong Qiao. Itu adalah teknik yang dimiliki oleh Shang Li untuk memeriksa atau mendiagnosa tubuh seseorang yang sedang sakit.


Dan ketika Shang Li di tengah melakukannya, kedua mata yang terpejam seolah berusaha untuk fokus sontak terbuka lebar seolah tak percaya.


“Mustahil… kutukan iblisnya… telah menghilang!”


Ucapan Shang Li membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu tertegun dan menoleh ke arahnya. Mata yang terbuka lebar dan mulut tak bisa tertutup seolah kata-katanya sulit untuk keluar.


“Shang Li, apa kau benar-benar yakin kutukan itu sudah tidak ada?!” tanya ayah Gong Qiao


“Tu-tuan… Walaupun aku tidak bisa melakukan penyembuhan pada nona muda, tetapi hal ini benar-benar nyata. Pemeriksaanku tidak salah dan… kutukan iblis nona muda sudah tidak ada tanda aktif lagi!” sahut Shang Li


Tak di habis pikir. Tetua Gong dan Shang Li tak bisa mengerti bagaimana hal itu bisa di lakukan. Bahkan Shang Li sendiri yang memiliki gelar tinggi dalam dunia medis tak sanggup untuk menyembuhkan Gong Qiao. Sedangkan Li Chen yang baru saja datang tiba-tiba saja bisa langsung menyembuhkannya.


“(Bagaimana caranya?! Seorang murid baru yang belum ada waktu satu minggu datang ke akademi, ternyata memiliki kemampuan medis yang luar biasa! Li Chen… sebenarnya siapa kau?!)”


Shang Li membatin kebingungan terhadap kemampuan hebat Li Chen yang bisa menyembuhkan sebuah kutukan iblis di tubuh Gong Qiao. Sedangkan Ayah Gong Qiao yang mendengar kabar bahagia itu langsung menoleh dan membungkuk terima kasih pada Li Chen.


“Tu-tuan, tolong angkat kepala anda! Aku tidak sepenuhnya menghilangkan kutukan iblis itu. Aku hanya menakan titiknya agar interval dari keaktifannya dapat terjangkau di jauh hari” ucap Li Chen yang merasa tak enak pada ayah Gong Qiao


Walaupun itu sebuah bentuk terima kasih, tetapi Li Chen tak bisa menerima seseorang yang lebih senior darinya membungkuk tepat di hadapannya.


Ayah Gong Qiao segera mengangkat kepalanya dan menatap ke arah Li Chen. Begitu juga dengan tetua Gong yang berjalan dan menghampirinya.


“Li Chen, tanpamu cucuku sekarang pasti sudah tiada. Kau telah menyelamatkan nyawanya. Itu tidak akan berubah. Terima kasih!” ucap tetua Gong yang ikut membungkuk terima kasih pada Li Chen


Li Chen merasa bahwa hal itu tidak perlu di lakukan oleh senior seperti mereka. Namun, Ying Yue yang berdiri dan membantunya berdiri di samping pun mengangguk pelan padanya.


“Ini bentuk terima kasih mereka. Kau hanya akan membuat mereka merasa bersalah jika mengabaikannya, jadi tidak apa” ucap Ying Yue


Ucapan Ying Yue membuat Li Chen memahami perasaan tetua Gong dan juga ayah Gong Qiao. Oleh karena itu, dia tidak meminta mereka berdua untuk mengangkat kepalanya hingga mereka sendiri yang melakukannya.


Ketika hal itu selesai, Shang Li berjalan menghampiri Li Chen dengan raut wajah yang cukup merasa bersalah.

__ADS_1


“Bocah... maafkan aku….”


Li Chen tertegun ketika mendengar Shang Li meminta maaf padanya.


“Eh?”


“Sebelumnya aku meragukanmu. Bahkan merendahkanmu tepat di hadapan Ying Yue di ruang naga. Tetapi kini, kau telah menunjukan padaku bahwa aku salah. Kau adalah orang yang hebat, dan aku berterima kasih karena telah membantuku menutupi kekurangan karena tak sanggup menangani penyakit nona muda!”


Ucapan Shang Li saat itu terdengar sangatlah berbeda. Li Chen sampai tertegun diam dan menatapnya dengan seksama seolah masih tak percaya ketika mendengar ucapannya itu.


Shang Li menarik pandangannya ke arah Ying Yue dan berunjuk tunduk padanya.


“Ying Yue, maafkan aku karena telah merendahkan kau dan muridmu”


“Sudahlah, Shang Li. Semua orang tidak mungkin tidak pernah salah. Lupakan semua itu dan anggap saja tidak pernah terjadi, ya?”


Ying Yue memasang senyuman tipis di wajahnya yang begitu indah. Shang Li yang melihat responnya yang begitu baik hati pun merasa terselamatkan terlepas dari apa yang pernah dia katakan.


Di sisi lain, Ying Yue yang berada di samping Li Chen pun menatapnya yang masih terdiam.


“Hei, kau tidak apa?” tanya Ying Yue


“Ah… tidak apa….” Sahut Li Chen


“Kau butuh istirahat, jangan memaksakan dirimu lagi. Biar aku antar kau kembali ke asrama” ucap Ying Yue


“Maaf, merepotkan….” Sambung Li Chen


Sebelum Li Chen berbalik dan berjalan keluar bersama dengan Ying Yue, tetua Gong kembali memanggilnya.


“Li Chen”


Langkah kakinya yang terhenti membuatnya kembali menoleh ke belakang.


“JIka kau membutuhkan apapun, jangan sungkan untuk mengatakannya” ucap tetua Gong


Mendengar tetua Gong yang mengatakan hal itu langsung membuat Li Chen tersenyum karena perasaan bersyukur dari tetua Gong mengalir ke dalam dirinya.

__ADS_1


“Terima kasih, tetua Gong” sahut Li Chen


__ADS_2