Eternal System

Eternal System
System 25 : Interupsi


__ADS_3

Li Chen, Li Jia dan juga Yaoyao sontak terkejut melihat Ying Yue yang muncul dan melindungi mereka dari serangan tersebut.


“No-nona Ying Yue?!”


Sedangkan Ying Yue sendiri menoleh ke belakang dan tersenyum tipis menyapa mereka.


“Hai kalian bertiga, kita bertemu lagi” sahut Ying Yue


“Kenapa anda ada di sini?” tanya Li Jia


Ying Yue tersenyum tipis dan ingin membuka mulut untuk menjawab pertanyaan itu. Namun, dia merasakan sebuah luapan energi Ki yang mengamuk di depannya. Dashyatnya luapan energi Ki itu berasal dari Lian Haochun yang mengeluarkan Ki sepanas api yang membara.


Lian Haochun yang melihat datangnya Ying Yue yang menganggu tujuannya pun mengerutkan dahinya begitu kuat dan menatap tajam ke arahnya.


“Urusan apa akademi Liliang datang ke sini?!”


Ying Yue menarik pandangannya ke belakang dan melihat tatapan mata Lian Haochun yang begitu tajam seolah ingin membunuh Li Chen. Dia mengganti lagi pandangannya, dan menatap balik ke arah Lian Haochun sembari tersenyum tipis.


“Tuan Lian, aku datang dengan niat untuk mengunjungi para murid baru di kota Feng ini. Tetapi tak kusangka ternyata ada sebuah perselisihan yang begitu besar sehingga membuat anda ingin sekali membunuh calon murid akademi Liliang”


“Nona Ying Yue, aku tidak ingin mengulangi ucapanku. Minggir dan berikan anak itu padaku!” ucap Lian Haochun


Lian Haochun memperkuat dampak energi Ki yang terpancar keluar dari tubuhnya. Panas yang membara itu bahkan membuat semua orang yang ada di dalam arena itu merasakan suhunya yang lebih dari 40 derajat.


Kuatnya intimidasi tersebut dapat membuat semua orang yang berdiri dan menatap kemampuan Lian Haochun menjadi ragu untuk bermacam-macam padanya.


Namun, hal itu tidak berlaku bagi Ying Yue. Dari senyuman tipis yang terus terukir di wajahnya, kini berubah menjadi datar seperti raut wajahnya. Bukan ketakutan, melainkan Ying Yue menantang Lian Haochun dalam adu kuat memancarkan energi Ki.


“Aku ingin melihat tuan Lian mencoba”


Ledakan energi Ki berwarna biru dan memiliki hawa sedingin es itu menyebar ke seluruh arena. Bahkan, Ki api yang di keluarkan oleh Lian Haochun terlihat tertekan seolah kalah dari dinginnya Ki milik Ying Yue.


Kedua Ki saling berbenturan satu sama lain dan tidak ada satupun dari mereka yang ingin mengalah. Sedangkan penggunanya masih berdiri dan menatap satu sama lain dengan intimidasi yang kuat.


Li Chen yang berdiri tepat di belakang Ying Yue menyadari sebuah perbedaan kekuatan yang begitu besar di bandingkan pertama kali dia bertemu dengan Ying Yue.


“(E-energi Ki yang begitu kuat! A-apa-apaan tekanan ini?!)”


Di kala dia membatin takjub terhadap kemampuan Ying Yue, tiba-tiba saja sistem muncul di hadapannya dengan menunjukan status Ying Yue.


[ Nama : Ying Yue ]

__ADS_1


[ Umur : 23 tahun ]


[ Tingkat kultivasi : Petarung master bintang satu]


Kedua mata Li Chen terbuka lebar dengan takjub ketika melihat tingkat kultivasi Ying yUe yang telah meningkat drastis. Sebulan yang lalu, dia masih seorang petarung jenderal bintang empat. Namun, hari ini Li Chen melihatnya sudah berada di tingkat petarung master bintang satu.


Walaupun selisihnya terlihat dua bintang saja, tetapi penembusan tingkat kultivasi tinggi seperti master ke atas sangatlah sulit dan bahkan banyak orang mati karena mencoba melewati batas tubuh mereka.


Sedangkan Ying Yue berhasil menembus dan bahkan menunjukan kemampuannya yang begitu mengerikan hanya dengan mengeluarkan aura Ki untuk menekan Lian Haochun.


“(Di-dia… benar-benar seorang monster! Tingkat kultivasinya mengerikan!)” batin Li Chen


Di sisi lain, Ying Yue yang terus menekan Lian Haochun menggunakan aura Ki nya pun membuat dampak yang kuat. Lian Haochun merasakan dirinya tidak bisa melawan balik dari kuatnya aura tersebut.


Sehingga, dia memilih untuk melenyapkan seluruh aura Ki miliknya dan berbalik seolah melupakan seluruh kejadian itu.


“Cih, budak akademi penganggu!” gerutu Lian Haochun


Dia berjalan ke belakang dan melawati istri serta putranya.


“Suamiku-“


Sebelum istrinya sempat mengucapkan apapun, Lian Haochun memasang mata tajam yang penuh dengan hasrat membunuh dan amarah yang tersirat di dalamnya.


Ucapan itu terasa seperti ancaman. Bahkan istrinya sendiri sampai ketakutan dan bahkan tak berani melawannya. Dia segera berdiri sembari menyuruh para pelayan untuk membantu bahwa putranya.


Ketika keluarga Lian telah pergi, Ying Yue yang perlahan menenangkan aura Ki kembali ke dalam tubuhnya pun menghela nafas seolah kelelahan.


“Haah… orang-orang seperti mereka tidak ada habisnya….” keluh Ying Yue


Di sisi lain, Li Chen dan kedua adiknya yang berdiri di belakangnya pun terheran. Tak hanya dari kemampuan hebat dari Ying Yue, tetapi juga kedatangannya yang telah menyelamatkan mereka.


“(Lebih baik aku tidak bermacam-macam dengannya. Kalau tidak, aku pasti akan mati di bekukkan)” batin Li Chen


Ying Yue pun teringat terhadap Li Chen yang berdiri di belakangnya.


“Nah, karena aku sudah bertemu kalian, ini adalah kesempatan yang tepat untuk berbincang” ucap Ying Yue


“Eh, berbincang?” sahut Li Chen


“Benar. Apa kalian keberatan jika kita berbicara di rumah kalian?” tanya Ying Yue sembari tersenyum tipis

__ADS_1


Li Chen yang melihat senyuman tipis dari wajah Ying Yue yang begitu cantik dan juga sikapnya yang ramah benar-benar membuat dirinya terpukul malu. Wajahnya sedikit memerah dan menjawab gugup terhadap pertanyaan Ying Yue.


“Tidak! Sama sekali tidak keberatan!” sahut Li Chen


Di kala Li Chen memandu Ying Yue untuk pergi ke rumahnya, Li Jia yang berjalan di belakangnya terlihat cemberut seolah cemburu melihat kakaknya yang tersipu malu terhadap Ying Yue.


Setelah perjalanan yang memakan waktu tak lebih dari 15 menit itu, mereka telah sampai tepat di depan rumah kediaman Li. Dan tepat di gerbang depannya, terlihat Ling Yao, yaitu ibu Li Chen yang sudah menunggu kepulangannya. Wajahnya terlihat berkeringat dan juga kedua kakinya tak henti membawanya mondar-mandir.


Kenapa? Tentu saja khawatir terhadap putranya yang pergi diam-diam untuk bertarung melawan Lian Ping. Li Chen yang melihat ibunya dari jauh pun berteriak memanggilnya.


“Ibu!” panggil Li Chen


Ibunya menoleh dan melihat putranya yang telah kembali. Dia segera berlari dan memeluk Li Chen penuh dengan kekhawatirannya yang telah dia tahan sejak awal.


“Astaga, Li Chen! Kau ini benar-benar ya-!”


“Maaf bu. Tetapi aku yang membuat pertandingan ini terjadi. Karena itu aku harus menyelesaikannya sendiri”


Ibunya itu lelah jika harus memarahi Li Chen. Lagipula, dia juga melihat putranya yang tidak begitu banyak terluka pun hanya bisa menghela nafas lega dan bersyukur karena bisa melihatnya lagi.


“Haah… sudahlah. Yang terpenting adalah kau baik-baik saja”


Di kala ibunya telah melepas rela kejadian itu, Li Chen teringat terhadap tujuannya yang membawa Ying Yue ke rumah.


“Ah, ibu. Nona Ying Yue datang untuk berkunjung ke rumah. Katanya dia ada sesuatu yang ingin di bicarakan” ucap Li Chen


Ibunya segera membuka kedua matanya dan menoleh ke arah Ying Yue yang berdiri di sampingnya. Dia terlalu panik terhadap kondisi Li Chen, sehingga tidak menyadari ada perempuan lain yang berdiri bersamanya. Terlebih lagi, perempuan itu adalah Ying Yue.


“No-nona Ying Yue?!” ucap ibu Li chen


“Senang bertemu dengan anda lagi, nyonya Li. Saya datang untuk membicarakan suatu hal terkait akademi Liliang dengan Li Chen dan Li Jia. Jika nyonya tidak keberatan, aku ingin meminjam kedua putra dan putri anda” jelas Ying Yue


“Tidak masalah, tidak masalah! Silahkan masuk terlebih dahulu. Tidak enak jika kalian berbincang di luar seperti ini”


“Xiao Nian, cepat siapkan jamuan untuk nona Ying Yue”


Xiao Nian yang sebelumnya ikut kedua nona mudanya untuk melihat Li Chen, langsung keluar dari belakangnya dan menunduk pada perintah ibu Li Chen.


“Baik, nyonya”


 

__ADS_1


 


__ADS_2