Eternal System

Eternal System
System 53 : Pelatihan Mistis


__ADS_3

“Kakak, kau darimana saja?! Aku mencarimu sejak awal dan kau tidak kelihatan di mana-mana!”


Li Jia meninggikan suaranya yang begitu khawatir sekaligus marah terhadap  Li Chen.


“Maaf, aku ada sedikit urusan tadi”


Setelah Li Chen merespon ucapannya, Li Jia masih membuang muka dan merasa kesal. Namun, pandangannya tertarik kembali ketika melihat adanya Lei Jingting berbincang sepintas dengan Li Chen. Terlebih lagi, ketika Gong Qiao yang berdiri tepat di samping kakaknya. Pandangan mata Li Jia langsung berubah tajam dan penuh kecemburuan di dalamnya.


“Ka-kakak… siapa mereka?” tanya Li Jia


“Eh? Ah, ini Lei Jingting. Teman satu rumah di asramaku” sahut Li Chen


Lei Jingting yang di perkenalkan oleh Li Chen pada adiknya pun langsung tersenyum ramah dan menawarkan jabatan tangan.


“Senang dengan bertemu denganmu, adik Li Chen”


Ucapan serta raut wajahnya terdengar ramah. Namun, Li Jia tidak peduli sama sekali. Dia hanya menatap ke arah jabatan tangannya dan bahkan menarik lagi pandangannya ke arah Gong Qiao. Karena perhatian Li Jia hanya tertuju pada Gong Qiao yang berdiri malu-malu di dekat Li Chen. Dan instingnya sebagai seorang gadis menandakan adanya sebuah alarm bahaya yang ingin mendekati kakaknya.


“Ya” sahut Li Jia dengan dingin


Lei Jingting langsung membeku jadi batu dan suara hatinya terdengar pecah seperti kepingan kaca. Li Chen yang mendengar hal itu sempat berbalik dan menahan tawanya.


Sedangkan Li Jia kembali menoleh dan bertanya pada Li Chen.


“Dan dia siapa?” tanya Li Jia sembari menunjuk ke arah Gong Qiao


“Ah. Dia adalah….”


Sebelum Li Chen sempat memperkenalkannya, Gong Qiao dengan ramah mengulurkan jabatan tangan pada Li Jia.


“Hai, senang bertemu denganmu. Namaku Gong Qiao, kau boleh panggil aku Qiao saja”


Li Jia tak berpikir lama dan langsung membalas jabatan tangan itu. Walaupun terlihat lebih ramah gesturnya, tetapi tatapan Li Jia terasa begitu tajam dan menakutkan bagi Gong Qiao sendiri.


“Senang bertemu denganmu, kak Qiao” sahut LI Jia


Gong Qiao yang berusaha untuk tetap tersenyum itu masih merasakan aura menakutkan yang tertuju padanya dari Li Jia.

__ADS_1


“(A-apa aku… melakukan kesalahan padanya?)” batin Gong Qiao


Alih-alih dari perkenalan canggung itu, tiba-tiba saja terdengar suara laki-laki yang begitu lantang hingga membuat perhatian semua murid di lapangan hijau itu tertuju ke depan.


“Harap tenang!”


Suara yang itu membuat mereka semua menoleh dan melihat adanya tetua Gong yang baru saja meminta mereka untuk diam. Dan di samping tetua Gong, masih ada Ying Yue, Shang Li dan juga Bai Hua. Tiga orang itu berada bersama tetua Gong sebagai perwakilan dari para petinggi di akademi.


“Baiklah, kurasa kalian semua yang sudah hadir di sini seharusnya sudah tahu bahwa kita akan melakukan pelatihan rutin di awal dan akhir ajaran akademi. Ini adalah pelatihan mistis. Pelatihan yang memberikan kalian kesempatan untuk membuat kontrak dan juga memperkuat diri kalian di alam liar yang di penuhi oleh para hewan mistis. Siapa yang menjadi semakin lebih kuat dan lolos, akan mendapatkan sebuah wewenang khusus”


“Dan untuk peraturannya, akan di jelaskan oleh nona Ying Yue, nona Bai Hua dan juga tuan Shang Li”


Tetua Gong melempar penjelasannya untuk di lanjutkan oleh Ying Yue. Dia langsung melangkah ke depan dan berbicara sesuai yang di haruskan.


“Baik, tetua Gong. Untuk pelatihan mistis, kita akan menggunakan sistem yang sama. Setiap murid akan berusaha bertahan hidup di dalam hutan Shenmi hingga bisa melewati batas keluar dari sisi lain hutan tersebut.” jelas Ying Yue


“Masing-masing dari kalian akan mendapatkan satu liontin kura-kura dari akademi. Simpan dan jaga liontin itu baik-baik hingga melewati batas hutan. Liontin itu sama berharganya dengan nyawa kalian. Kalau kalian kehilangannya, maka kalian akan langsung di anggap gugur dalam pelatihan ini” sambung Shang Li


Penjelasan dari Ying Yue dan Shang Li sudah bisa cukup di mengerti untuk para murid di sana. Namun, Li Chen yang mendengar hal itu terus saja terdiam dengan jari telunjuk yang berada tepat di depan bibirnya.


“Ada apa, tuan Chen?” tanya Gong Qiao


“Ah… tidak, hanya ada sedikit hal yang kepikiran di kepalaku” sahut Li Chen


Li Chen merasa bahwa penjelasan itu terasa sangat menggantung dan ada beberapa hal yang belum di jelaskan secara keseluruhan. Terutama di bagian liontin.


Untuk apa liontin itu di jaga seolah setara dengan nyawanya? Pertanyaan yang sama terus muncul di dalam kepala Li Chen dan membuatnya heran untuk beberapa saat.


Namun, waktu tidak akan menunggu untuk mendapatkan jawabannya.


“Baiklah, semua peraturan telah di jelaskan oleh nona Ying Yue dan tuan Shang Li. Semakin banyak mengumpulkan liontin, maka semakin bagus dan akan ada hadiah yang menunggu kalian. Aku berharap yang terbaik untuk kalian semua” ucap Bai Hua


Dia mengangkat satu tangannya dan menyatukan ujung jari tengah dan ibu jarinya.


“Semoga beruntung”


Ctak…!!

__ADS_1


Jentikan jari yang di bunyikan oleh Bai Hua merespon dengan seluruh energi Ki berupa kabut yang menutupi satu lapangan hijau itu. Pandangan mata mulai kabur, semua orang mulai tertutup dengan kabut tebal.


Li Chen yang menoleh ke sampingnya dan mencoba untuk melihat sekitar pun menjadi semakin kehilangan seorang diri di dalam kabut.


“Kabut apa ini?”


“Nona Gong Qiao? Li Jia? Jingting?!”


Dia memanggil nama orang-orang yang dia kenal dan sebelumnya berdiri tepat di sampingnya. Tetapi, tak ada satupun yang merespon ucapannya.


Kabut itu tebal tersebut yang tebal berusaha untuk di hilangkan oleh Li Chen dengan ayunan tangannya. Ketika dia beranggapan kabut itu menjadi semakin tipis dan hilang sepenuhnya, Li Chen sontak membuka lebar kedua matanya.


Sebuah tempat yang begitu berbeda dari apa yang dia bayangkan. Li Chen berpindah tempat di sebuah rawa yang begitu gelap dan juga hutan dengan pohon tinggi di sekitarnya. Dia tidak melihat ada satupun orang yang ada di di dekatnya, bahkan Lei Jingting, Gong Qiao ataupun Li Jia tidak terasa seperti berada di dekatnya.


“Teleportasi? Apa ini ada di dalam hutan Shenmi?”


Walau Li Chen sempat bingung, tetapi pikirannya kembali jernih dengan cepat. Kemampuan yang Bai Hua gunakan itu di sinkronisasi dengan bunyi jentikan jarinya. Hal ini membuat energi Ki yang dia punya untuk menyebar berupa kabut dan memindahkan semua murid yang ada di lapangan akademi  dengan mudah.


“Jadi ini… hutan Shenmi”


Matanya yang memandang ke arah rawa yang begitu gelap, Li Chen berbalik dan berjalan sesuai jalan hutan menuntunnya.


Di kala dia sedang berjalan, pikirannya kembali berpikir tentang peraturan yang telah di jelaskan. Li Chen memasukan tangannya ke dalam pakaian dan mengambil liontin berukir kura-kura.


“Tepat sebelum kalimat terakhir perempuan itu (Bai Hua), dia mengatakan kalau semakin banyak memiliki liontin, maka akan ada suatu hadiah. Jadi maksudnya….”


Li Chen memahami apa maksud dari kalimat itu ketika dia mencoba untuk mengingatnya. Dan tepat pada saat itu, semak-semak yang bergoyang di sekitarnya memunculkan sekolompok orang yang memakai penutup wajah.


“Itu dia!”


“Tangkap dan ambil liontinnya!”


Li Chen yang melihat sekumpulan orang itu keluar pun langsung berkuda-kuda siap bertarung. Dia tahu tujuan para orang-orang misterius itu adalah liontinnya.


Grak…!!


“Kalian salah pilih target!” sahut Li Chen dengan menyeringai lebar

__ADS_1


__ADS_2