
Keesokan harinya , intan datang menghampiri rey dan wina saat makan siang di kantin kampus .
"Hy Rey ..." sapa intan .
"eh hy tan .. duduk tan .." jawab rey mempersilahkan intan untuk duduk di sampingnya .
setelah duduk , intan merangkul bahu rey, dan terlihat seperti rey merasa risih terlukis di wajahnya saat intan memeluknya...
"Rey makasih ya,, gua suka banget sama pekerjaan yang lo lakuin ..
perubahan dari segi fisik pacar gua sangat mengagumkan .. ya walaupun sifat nya masih
sama aja si ... tapi untuk sekarang udah keren banget kok rey, dan gua berterimakasih banget untuk itu .. .. " ucap intan .
"Syukur lah tan . kalau emang lo puas sama kerjaan gua ." jawab rey datar tanpa ekspresi seraya mengaduk aduk minuman didepannya .
"ia rey, dan lo tau gak apa yang lebih penting lagi ?" tanya intan , membuat rey dan wina memandangnya penuh tanya .
"Apa ???" tanya wina .
"yang lebih penting sekarang gua udah gak perlu lagi dapat sindirin atau ejekan dari teman teman gua tentang cowo gua yang culun bin cupu abis ..Hahah " Jawab intan dengan tawa nya yang terdengar garing di telinga rey dan wina .
"Kok kalian gak ketawa si .. gak lucu ya ..?" tanya intan , karena melihat rey dan wina menatapnya dengan tatapan aneh .
"Bukan waktunya untuk tertawa tan ..
Jadi intinya maksud lo, selama ini lo itu malu tan pacaran sama eza ?" tanya rey .
"Ya awal nya si waktu jaman SMA gua nerima dia itu karena dia pintar , jadi dia bisa ngerjain tugas sekolah gua rey , ya lo berdua paham lah pastinya maksud gua . " jelas intan
"Loh Tapi kan sekarang lo berdua udah kuliah. dan beda jurusan pula .. jadi sekarang apa alasan lo masih bertahan sama dia ?" Tanya wina .
"aduh Jujur aja ya gua itu sebenarnya gak tahan pacaran sama dia , pacaran sama dia itu nyiksa tau gak .. gua harus ngomong (Aku kamu) dan harus terus berpura pura bawa buku kemana mana ..
alasan gua bertahan adalah .. karena Makin kesini , gua coba cari tau tentang latar belakang keluarga nya ,, dan lo tau apa ? ternyata dia itu bukan dari kalangan biasa .. jadi walaupun dia cupu , gua tetap coba bertahan aja sama dia .." Jawab intan , rey tidak menjawab nya lagi , ia hanya menggelengkan kepalanya dan mengerutkan keningnya karena kesal ..
"Oh ia , tentang sisa bayaran lo , nanti gua transfer aja ya .. soalnya gua gak sempat ambil cash , gak apa apa kan rey ..
tapi pekerjaan lo belum sepenuhnya tuntas ya .." ucap intan
rey membelalakan matanya menatap intan saat intan berbucara tentang bayaran .
Belum sempat rey menjawab omongan intan . eza tiba tiba datang menghampiri mereka., dan membuat rey terkejut setengah mati .
"Bee kamu disini ?" sapa eza pada intan , yang membuat intan dan rey secara bersamaan menatap kearah eza .
"eh kamu udah datang bee ..
makan siang nya mau gabung sama rey dan wina atau mau cari tempat duduk lain ?" tanya intan seraya berdiri merangkulkan tangannya ke tangan eza .
Rey memalingkan wajahnya dan kembali menyeruput minuman di gelasnya , seakan ia tidak perduli dengan perbincangan antara eza dan intan .
Eza mencuri curi menatap kearah rey sebelum menjawab pertanyaan intan .
__ADS_1
"cari tempat lain aja bee ..
takutnya kita ganggu mereka .." jawab eza ..
intan mengangguk mengiyakan omongan eza .sebelum pergi intan kembali berbicara pada rey .
"Rey , sekali lagi makasih ya .." ucap nya seraya melambaikan tangan ke arah rey ..
sementara rey hanya tersenyum tipis menjawabnya .
"Makasih untuk apa bee ?" tanya eza
"Ahh kamu gak usah tau bee, ini urusan cewe .." jawab intan .
mereka pun berlalu pergi meninggalkan meja rey.
wina kembali menatap rey yang terlihat masih sangat kesal.
"Rey .. lo gak apa apa ?" tanya wina .
"Nggak apa apa win .." jawab nya datar
"Gak apa apa gimana rey , ? wajah lo itu gak bisa bohong rey , dan tadi saat eza datang kenapa lo kayak yang kaget banget gitu ?.." tanya wina lagi .
"Gua cuma takut , eza dengar apa yang tadi intan omongin tentang dia ., eza itu sangat mencintai intan , tapi gua gak nyangka intan ternyata hanya berfikiran seperti itu tentang eza.. " ucap rey menjelaskan .
"Lo khawatir sama eza rey ? ." tanya wina
"Rey, sebelum lo kasian sama orang lain kenapa gak lo coba buat kasianin diri lo sendiri dulu "
"Maksud lo ...?" tanya rey
"Lo suka sama eza , tapi lo liat bahkan dia buta oleh cinta nya sama intan . sampai dia gak bisa liat kebenarannya . apa lagi buat liat ke arah lo rey ..
makanya gua minta lo buat lupain perasaan lo sama eza ..." pinta wina .
"Hm , udah lah win . kita gak usah bahas tentang ini dulu ya, nanti juga kalau udah benar benar lelah , gua juga pasti berhenti dengan sendirinya .." jawab rey malas .
wina hanya terdiam dan menatap rey , yang terlihat tertekan dengan pertanyaan pertanyaan darinya .
(Rey,, kapan lo ngerti, kalau gua benar benar khawatir sama lo , dan gua gak mau liat lo sakit karena eza nantinya..) gumam wina seraya terus menatap rey.
"Win .. win ... Winaaaaaaaa..." panggil rey , yang melihat wina tiba tiba melamun .
"Hah ia kenapa rey .. " jawab nya spontan .
"kok malah lo yang ngelamun si win ?
lo ada masalah ?
oh ia ngomong ngomong gimana keadaan mama , udah baikan ?" tanya rey .
"Mama udah baik baik aja kok rey , semua nya berkat lo, makasih ya ..." jawab nya , seraya menggenggam jemari tangan rey
__ADS_1
"hm syukurlah win kalau gitu ..
Oh ia Win , sekarang gua juga udah jarang banget dengar lo nyeritain tentang pacar lo , kenapa ? semuanya baik baik aja kan ?" tanya rey.
"semua baik baik aja rey ... gua pasti cerita ke lo kalau ada apa apa ... " jawab wina .
"Win , maaf ya akhir akhir ini gua jarang nanya kabar lo .."
"ahh apaan si rey , gua tau kok lo lagi sibuk .. " jawab wina ..
"Makasih ya ,untuk selalu mengerti keadaan gua, dan gak pernah ninggalin gua, dalam keadaan apapun . lo emang sahabat terbaik gua ." ucap rey
"Gua gak akan pernah ninggalin lo rey .." jawab wina .
( ia Sahabat .. hanya itu ,, dan bakal selamanya akan tetap begitu ) gumam wina dalam hati ..
Rey dan wina saling tatap dan kemudian mereka tertawa bersama .
#
Sementara itu dari meja tempat nya duduk eza terus memperhatikan Rey yang tertawa lepas bersama wina .
(Apa dia masih marah sama aku, karena ucapan aku kemarin ,, dari tadi dia gak melihat ke arah ku ..
kenapa lama banget si kamu marah nya rey, aku harus apa , biar kamu maafin aku , dan mau ngomong lagi sama aku ) gumam eza ...
"Bee , ... Bee ,,
Ezra Marvi Riza ...." teriak intan seraya memukul tangan eza yang tengah asik melamun , dan tidak mendengarkannya bicara .
"Hah .. maaf rey , maaf aku ngelamun ,.." Ucap eza . namun secara cepat ia sadar dan meralat kata katanya , ketika melihat kening intan mengkerut .
"Ehh maksud aku , bee maaf .. " ucap nya ..
"Oh dari tadi kamu lagi liatin rey ?
kenapa Bee ?
ada apa sama rey ?" tanya intan menyelidik .
"Nggak ada apa apa bee .
tolong jangan salah paham ..
aku cuma mikirin tugas dari dosen, kebetulan aku sekelompok sama rey..
aku terlalu setres mikirin nya bee .
kamu tau sendiri kan si rey itu terlalu sibuk dengan dunia nya ..." jawab eza menjawab sekena nya .
"Hmm, itu artinya kamu dong yang harus banyak berfikir untuk tugas kelompok bareng rey .. sabar ya bee, dan tetap semangat " ucap intan ..
eza tersenyum hambar . dan kembali menikmati makanannya . sambil membaca lagi buku nya. dan terus mencuri curi pandang ke arah rey. .
__ADS_1