First Love BadgirL

First Love BadgirL
Episode 23


__ADS_3

Sampai di depan kamar rey , wina mulai mecoba mengetuk pintu kamar itu tapi tanpa bersuara..


Namun sudah cukup lama ia berdiri disana tidak kunjung juga ada jawaban dari dalam kamar rey ..


akhirnya wina mengetuk pintu itu lagi kali ini di barengi dengan suara wina memanggil nama rey .


"Rey ...


lo di dalam ???" panggil wina ..


"Siapa ?" tanya rey yang akhirnya menyahut ..


"ini gua wina rey ...


Apa gua boleh masuk ? .. " tanya wina ..


kali ini tidak menunggu terlalu lama , akhirnya pintu kamar itu pun di buka oleh rey ..


"Masuk ... !!!" seru rey , tanpa melihat ke arah wina .


Wina akhirnya masuk , dia yang biasanya bisa sangat bebas keluar masuk kamar rey , kali ini sangat jauh berbeda , perasaan canggung mulai menghantui perasaan wina saat mulai masuk , apa lagi ia melihat sikap rey sangat tidak bersahabat .


wina mulai duduk disamping ranjang tepat disebelah rey,,


sebelum memulai pembicaraannya ..


"Rey,, lo baik baik aja ?" tanya wina membuka pembicaraan .


"Seperti yang lo liat " jawab rey ketus .


"Oh ia syukurlah kalau memang lo baik baik aja rey ..


lalu kenapa gak ada pesan sama sekali kalau lo hari ini gak bisa masuk .. ?


.. biasanya lo kalau ada apa apa selalu kasih tau gua terlebih dahulu, apa lagi kalau soal gak masuk kuliah...


kenapa rey , lo masih marah tentang kemarin sama gua ?" tanya wina mulai ke inti permasalahannya .


"gua gak marah sama lo ,


gua cuma marah sama diri gua sendiri ,


dan lo benar , selama ini gua selalu mengutamakan untuk kasih kabar ke lo dulu , kalau ada apa apa tentang gua ..

__ADS_1


tapi lo malah sebaliknya ... bodoh kan gua " jawab rey


"bukan gitu rey , lo dengar gua dulu ...


gua bisa jelasin yang sebenarnya ke lo rey ..." pinta wina seraya mencoba menggapai jemari rey .


"gua harus dengar apa lagi ..


kayak nya apa yang kemarin lo omongin sama kimi itu udah cukup jelas buat gua .. " jawab rey , melepaskan tangan wina dari nya .


"apa yang lo dengar itu cuma sebagian aja rey .. lo harus dengar yang selengkapnya .. biar lo gak salah paham lagi sama gua . dan lo tau kebenarannya. ." ucap wina


"Udah lah , mood gua lagi gak baik sekarang.. mending lo pergi dari sini .. sebelum gua benar benar gak mau liat muka lo lagi .. "


"ia rey , gua akan pergi , tapi setelah gua selesai dengan apa yang akan gua sampaikan ke lo ..


setelah ini kalau lo masih mau berteman sama gua , gua akan sangat berterimakasih ..


tapi kalaupun setelah lo dengar semuanya lo memutuskan untuk menjauhi gua . ya itu hak lo . gua gak akan pernah bisa maksa lo rey .. "


Cukup lama rey terdiam mendengar kata kata wina . namun akhirnya ia setuju untuk mendengarkan dulu apa yang akan wina sampaikan padanya .


"Ngomong sekarang ... !!!" seru rey meminta wina untuk segera memulai pembicaraannya ..


gua sama mereka cuma sebagai selingan agar lo gak curiga tentang gua yang sebenarnya .. "


"Lo yang sebenarnya apa ???" tanya rey memotong kata kata wina .


"Dengar dulu gua sampai selesai ..." pinta wina .


"Asal lo tau rey , gua juga kesiksa terus terusan begini , gua juga gak mau seperti ini rey..


gua punya perasaan sama sahabat gua sendiri , tapi gua gak pernah berani untuk mengungkapkannya .. bahkan gua gak pernah mau mencoba .. karena gua takut lo akan kecewa sama gua . dan marah kayak sekarang ini ..


dan salah satu alasan gua cerita sama kimi , itu karena gua fikir dia sama kayak gua .. jadi mungkin dia bisa kasih solusi tentang perasaan gua ke lo ..." jelas wina .


"Sejak kapan lo begini win ?


dan sejak kapan lo punya perasaan lebih dari seorang sahabat ke gua ?" tanya rey , yang mulai merasa prihatin melihat wina yang bercerita dengan bercucuran air mata .


"Gua begini semenjak kenal sama lo Rey ,


dan gua gak mau di sebut menyimpang , kayak cara lo nyebut kimi ..

__ADS_1


karena gua hanya punya perasaan ini ke lo ..


gua sering nyoba buat menghapus perasaan ini , dengan memulai hubungan baru sama orang lain .. tapi itu semua percuma . karena yang gua lakukan cuma akan menyakiti orang lain yang gak tau apa apa ..


dan lo tau apa yang membuat perasaan gua makin besar dan makin susah untuk di hapus ???" tanya wina ..


"Apa ???" rey balik bertanya pada wina .


"semua Karena kebaikan lo rey ..


dan karena perhatian lo ke gua dan orang tua gua, .. gara gara itu gua semakin yakin kalau lo mungkin juga punya perasaan lebih ke gua .. dan ngebuat perasaan gua ke lo itu benar benar udah gak bisa gua tahan lagi rey ..


pernah suatu hari gua berfikir untuk mencoba menunjukan nya sama lo ,,


tapi di hari itu juga gua merasa sakit dan hancur ...


karena gua dengar lo cerita tentang eza , dan yang gua tangkap dari cerita itu adalah kenyataan bahwa lo punya perasaan lebih sama dia.. " jelas wina lagi .


"lalu Apa lo berhenti setelah itu ?


maksud gua setelah lo tau kenyataan perasaan gua sama eza ?" tanya rey ..


"ia , gua sempat berfikir untuk berhenti saat itu .. karena kenyataan nya memang sangat sakit rey , sakit mendengar orang yang gua sayang ternyata lebih sayang sama orang lain yang baru dia kenal..


makin hari gua rasa makin sakit rey.. karena keakraban lo sama eza mulai gak wajar di mata gua ...


jujur gua marah saat itu rey, gua kesal , rasanya gua ingin pergi jauh dari lo .. tapi gua gak bisa jadi egois seperti itu ..


dan akhirnya gua memutuskan untuk tetap mencoba terlihat baik baik aja di depan lo ..


karena gua takut lo akan curiga kalau gua bersikap gak wajar ..."


Rey tidak pernah berpaling dari pandangan nya menatap kearah wina , tak terasa air mata nya pun ikut mengalir ketika melihat wina sahabatnya terus menangis tanpa henti , seakan saat ini rey bisa merasakan sakit nya ada di posisi wina ...


"Wina ... "


Rey memanggil wina dengan suara bergetar, seakan ia meminta wina untuk melihat kearah nya . namun wina yang sedari tadi hanya bisa menunduk dan menangis itu pun tidak punya keberanian untuk menatap rey ...


sampai akhirnya rey sendiri yang memegang kedua bahu wina , dan membalikan tubuhnya menghadap kearah rey ..


tanpa menatap mata rey , wina yang sudah menghadap rey itu pun langsung menghambur ke pelukan rey . ..


masih terus menangis ,bahkan tangisan nya itu sekarang terdengar semakin keras... rey mengusap kepala wina , dan menepuk bagian punggung nya . berusaha untuk menenangkan nya dan juga menghentikan tangisan wina . ..

__ADS_1


__ADS_2