
namun sebelum wina benar benar pergi menemui rey untuk meminta maaf dan menjelaskan semuanya pada rey . .
wina kembali terlihat melamun dan memikirkan sesuatu ..
"Win .. lo kenapa lagi ?
kali ini apa lagi yang ngeganggu fikiran lo ?" tanya kimi penasaran .
"gua gak apa apa kim ..
hm Kim ... menurut lo apa gua harus memberitahu eza tentang kesalah pahamannya pada rey ??" wina bertanya balik pada kimi
"Terserah lo win , kalau menurut lo dengan lo ngomong sama eza itu akan menjadikan situasi jadi lebih baik , kenapa gak lo lakuin win ..
tapi ingat dari setiap hal yang kamu pilih untuk lakukan . akan selalu ada resiko yang baik dan juga buruk nya ..
dan gua yakin lo lebih faham sama maksud dari kata kata gua . " jawab kimi .
"ia kim gua faham arah omongan lo..
kalau eza tau yang sebenarnya mungkin hal baik nya adalah mereka akan kembali dekat kayak waktu itu..
dan hal buruk nya buat gua ,,
gua akan kembali sakit lagi ketika mereka mulai dekat lagi ....
tapi seenggaknya gua bisa berguna walaupun sedikit untuk rey , dan mengurangi sedikit kekecewaan nya terhadap gua .." ucap wina dengan berat hati ..
"Semua pilihan ada di tangan lo win ..
apa pun yang lo lakuin gua sebagai sahabat lo akan selalu ngedukung lo ..
intinya sekarang lo harus jelasin dulu sama rey, jangan biarin kesalah pahaman kalian sampai berlarut larut win ... " ucap kimi menasehati wina ..
Wina tersenyum , dan berterimakasih kepada kimi yang selalu memberi nasehat untuk hubungan nya dengan rey agar bisa lebih baik ..
#
Sore itu setelah jam kuliah selesai .. kimi membulatkan tekat nya untuk menemui rey di rumah nya ...
namun sebelum pergi kerumah rey, wina terus melihat ke arah eza ..
(ia .. gua memang harus ngejelasin sama eza tentang apa yang rey lakukan ...) gumam wina .
selesai membereskan buku buku nya wina menghampiri eza yang masih belum beranjak dari meja nya ..
"Hai za .." sapa wina .
eza hanya melihat kearah wina tanpa menjawab sepatah kata pun ...
"Za gua tau lo gak mau ngomong sama gua . karena gua yang ngerekam video tentang cewe lo .. tapi ada yang perlu gua omongin sama lo za ."
__ADS_1
"Mau ngomong tentang apa ?
tentang sahabat kamu yang berusaha memfitnah pacar ku ?
atau tentang kamu , yang mau diperintah sama rey " tanya eza ..
"terserah lo mau ngomong apapun tentang gua za ...
tapi apa lo percaya kalau yang rey lakukan itu adalah untuk memfitnah intan ?" wina membalikan pertanyaan pada eza . ..
"Kenyataan nya seperti itu kan.,
udah lah cukup, aku mau pergi ..
minggir dari jalan ku , aku mau menjemput pacar ku ... " ucap eza , seraya mendorong pelan tubuh wina dari hadapan nya .
"Za , kasih gua waktu lima menit ,. setelah itu lo mau percaya atau nggak sama yang akan gua omongin , itu balik lagi ke diri lo sendiri ." pinta wina .
eza pun menghentikan langkahnya dan membalikan lagi badan nya menghadap ke arah wina .
"Silahkan ... " jawabnya memberi kesempatan.
"ini tentang bayaran yang rey dapat dari intan ,sebenarnya dari dulu rey gak pernah menerima bayaran sepeser pun , dari orang orang yang memberinya tugas , namun hari itu , ibu gua sakit parah za , dan harus dapat perawatan secepatnya ..
gua bingung , karena saat itu gua gak punya uang banyak , untuk membawa ibu gua kerumah sakit za , gua coba cerita sama rey,..
dan kebetulan saat itu juga intan menawarkan sejumlah uang untuk membayar rey .. kalau bukan untuk membantu gua za, rey gak akan pernah mau terima uang itu dari intan .
kalau gak ada rey , gua gak tau ibu gua akan seperti apa jadinya ..
dan dia gak pernah punya maksud untuk nyakitin lo ..
dia cuma ingin merubah lo agar intan bisa nerima lo di lingkungan pertemanan nya .. " jelas wina .
Eza terdiam sejenak mendengar cerita yang wina sampaikan ... ada sedikit perasaan bangfa timbul di hati eza ..
namun ia tetap belum bisa sepenuhnya mempercayai omongan wina .
"oke kalau memang masalah bayaran itu aku ternyata salah paham sama dia , aku minta maaf ..
tapi yang buat aku heran kenapa dia melenceng dari tugas yang intan kasih ... kenapa dia malah punya inisiatif untuk membuntuti intan .. memang apa ke untungan nya buat dia ?" tanya eza kesal .
"itu karena dia perduli sama lo za .. dia gak mau lo dihianati sama intan ..
rey tau lo sayang banget sama intan ,.
dia gak mau lo sakit karena tau intan gak pernah sayang sama lo !" seru wina mulai meninggikan suaranya .
"CUKUP ...
kamu sama teman kamu itu sama aja , suka memfitnah orang lain .. !
__ADS_1
lima menit kamu udah habis .. sekarang aku permisi .. " ucap eza ,membalikan tubuhnya dan hendak melangkah , sebelum akhirnya dihentikan lagi oleh kata kata wina .
"za jangan munafik .. gua yakin lo gak bodoh ... dan gua tau kok sebenarnya dalam hati lo itu lebih percaya kan sama rey dari pada sama intan ..
tapi yang gua gak habis fikir kenapa lo malah memutar balikan kebenaran yang ada di fikiran lo .. !" seru wina sedikit berteriak . karena eza sudah agak jauh dari tempatnya berdiri ..
eza mendengar apa yang wina katakan . tapi ia tetap berpura pura tidak perduli ...
wina mengehela nafas panjang ,ketika selesai bicara dengan eza ...
(Huft ,, dasar cowo bodoh ... ) gumam wina ,
seraya melangkah keluar dari dalam kelas nya .
#
Wina terlihat sangat terburu buru hendak menuju kerumah rey sore itu ...
sesampainya dirumah rey , ia bertemu dengan ibu nya rey ..
"Sore tante ..." sapa wina .
"Hai sore wina ..
udah lama banget ya kamu gak pernah mampir ke rumah ?" tanya ibu rey .
"ia tante ,, kemarin mama wina sakit , jadi fokus rawat dulu mama tan .." jawab wina .
"Oh gitu ,, sekarang mama udah sembuh kah win ???"
"Sudah tante .. "
"Syukur lah kalau begitu ..
oh ia wina kesini pasti mau ketemu rey kan ?"
"ia tan ,
hm rey nya ada kan tan ?" tanya wina ..
"rey ada win , di kamarnya .
kamu ajak ngobrol gih kasian dia , kayak nya lagi banyak masalah gitu .. dia gak mau cerita sama tante , tapi semoga aja dia mau terbuka kalau sama kamu sahabatnya ...
soalnya dari kemarin dia lebih betah diam di kamarnya ,, tadi pagi tante suruh bangun buat kuliah dia bilang nya gak enak badan , disuruh ke dokter gak mau ... tante jadi bingung di buat nya ..." ucap ibu rey menjelaskan ...
"ia tan , wina coba cari tau rey sebenarnya ada masalah apa ...
hm kalau gitu wina permisi dulu ke kamar rey ya tante ..." ucap wina berpamitan ..
Wina melangkah kekamar rey , dengan langkah yang terasa sangat berat .. dia bahkan tidak yakin kalau rey mau bertemu dan bicara dengannya saat ini ...
__ADS_1
tapi dia fikir mau sekarang ataupun besok sama saja, kalau dia tidak bicara tidak akan pernah merubah keadaan menjadi lebih baik...