First Love BadgirL

First Love BadgirL
Episode 37


__ADS_3

Setelah kimi pergi cukup jauh dari hadapan mereka berdua , wina pun menunjukan raut wajah muram , ia terus diam tanpa bicara satu patah kata apa pun saat rey membawa nya kembali masuk kerumah nya .. sikap wina yang tiba tiba menjadi aneh secara otomatis mengundang pertanyaan besar di benak rey ..tentang apa sebenarnya yang terjadi pada wina dan kimi yang ia tidak ketahui selama ini .


"Win .. lo baik baik aja kan ?" tanya rey dengan lembut


namun cukup lama dari rey bertanya wina tidak kunjung memberinya jawaban, ia terus terlihat melamun entah kemana fikirannya melayang ...


Akhirnya rey duduk disamping wina tanpa mulai bicara lagi , ia menggenggam tangan nya guna menyadarkan wina dari lamunannya..


"Hm..


iya rey ..


kenapa ?


lo ngomong apa barusan, sorry gua gak dengar .. ?" tanya wina yang baru tersadar dari lamunan nya .


"gua cuma nanya lo itu kenapa win ?


kok tiba tiba sikap lo jadi aneh gini ..


apa ada yang mau lo ceritain sama gua ?"


"Nggak rey, gua gak apa apa ..


gua cuma lagi kepikiran sama apa yang kimi omongin tadi .. " jawabnya dengan pandangan lurus kedepan tanpa menatap lagi kearah rey.


"Omongan kimi yang mana win , yang bisa buat lo kepikiran sampai ngelamun gini .. "


"Tadi kimi bilang , ada orang yang menaruh hati ke gua rey ..


tapi gua gak tau orang yang dia maksud itu siapa ... "


"Ya terus ?


masalah nya apa .?


kalau memang orang itu menaruh hati sama lo . seharusnya dia coba buat mendekati lo , dan berusaha menunjukan nya...


setelah itu lo juga harus mulai belajar mempertimbangkannya . ..."


"Lo ada benarnya juga si rey ..


tapi kenapa lo minta gua untuk mempertimbangkan orang itu ...


apa menurut lo Gua egois karena masih mengharap lo nerima gua ?" tanya wina seraya menatap tajam kedalam mata rey .


"Win ... kalau masalah ini kita udah sering bahas ..


intinya lo tau kan kalau sampai kapan pun gua gak akan bisa membalas apa yang lo rasa ke gua win..


gua memang memberi izin ke lo untuk tetap Memiliki perasaan itu . tapi jangan sampai lo juga menutup hati untuk yang lain win . . "


"Tapi rey ... " bantah wina


"Win , gua sayang sama lo , tapi sayang gua cuma sebatas saudara dan sahabat .. gua gak mau kehilangan lo , hanya karena perasaan lo yang gak bisa gua balas, dan akhirnya membuat lo marah dan menjauh dari gua . gua gak mau itu terjadi win . ..

__ADS_1


win .. gua yakin dan sangat percaya suatu saat lo pasti bisa berubah , atau lo pasti dapat yang terbaik buat hidup lo , tapi itu bukan gua win .." jelas rey .


"ia gua faham dengan ketakutan yang lo rasain rey . tapi percaya sama gua , ketakutan lo itu gak akan pernah terjadi ,.


tapi rey kok gua lebih yakin kalau lo gak mau buka hati buat gua itu alasannya karena ezha kan rey ... ?


karena ezha itu cinta pertama lo , karena hanya dia yang bisa buat lo marah karena cemburu , dan cuma dia yang bisa buat lo nangis karena berjauhan ... ia kan ? " tanya wina .


Rey tidak menjawab pertanyaam wina . ia hanya diam dan menunduk .


"Lo gak bisa jawab kan rey ?


Artinya apa yang gua omongin semuanya benar kan ?


lo udah gak bisa ngelak lagi rey .. "


"ia lo benar win ..


karena memang cuma dia yang bisa buat gua sakit karena berjauhan , dan cuma dia yang bisa buat gua merasa cemburu saat dia dengan pacarnya ..


tapi gua bisa apa win ... gua marah sama dia gua kesal sama perlakuan dia ke gua . tapi gua juga kangen sama dia win ..


gua harus apa ... !!!" Seru rey. tanpa dirasa air mata nya jatuh seiring dengan kata kata yangvkeluar dari mulutnya .


"Rey maaf ,,


jangan nangis ..


gua gak bermaksud ngorek luka lo .. "


"ia gak apa apa win ..


ingat , lo berhak bahagia wina ... " jelas rey


Wina mengangguk seraya merangkulkan tangan nya ke bahu rey . rey pun tersenyum tipis dan membalas pelukan rey ...


#


Keesokan hari nya . ezha berjalan dengan langkah malas memasuki lingkungan kampus . Kimi yang melihatnya pun mendekati ezha.


"Zha ..." sapa kimi


"hai kim pagi .. " jawab ezha .


"Lo kenapa ?..


gimana kemarin ?" tanya kimi


"Aku gak apa apa kim ..


dan kemarin usaha aku gagal . rey sama sekali gak kasih gua kesempatan untuk memperbaiki kesalahan ku . dia hanya minta aku untuk menjauh dari dia . karena dia gak mau melihat aku lagi ...


Kayak nya aku memang harus menyerah aja kim .. "


"balik lagi ke diri lo sendiri aja zha .

__ADS_1


kalau memang lo mau nyerah . ya , gua gak bisa maksa lo untuk tetap berjuang ..


tapi sebelum nya gua mau tanya sama lo .


lo sebenarnya punya perasaan gak sama rey ?" tanya kimi kemudian .


"Hmm... (Menghela nafas panjang)


Aku gak tau kim, apa yang aku punya ini perasaan sayang atau hanya sekedar merasa bersalah .. " jawab ezha ragu .


"Lo fikirin dulu baik baik tentang apa yang lo mau sebenarnya .. setelah itu kalau memang lo mau menyerah gua gak akan pernah tahan lo . tapi kalau lo mau kembali berjuang , gua paling depan yang akan mendukung lo zha .. " Ucap kimi mencoba meyakinkan ezha tentang apa yang ia rasa .


"Makasih ya kim ..


kamu udah baik sama aku , dan mau bantu aku ,. padahal kamu teman dekat rey dan wina .. tapi kamu rela di benci wina hanya untuk membantu aku .. "


"Hm...


sebenarnya gua bukan teman dekat rey zha .


gua kenal rey, karena wina ...


dan gua juga mau minta maaf sama lo atas nama wina .."


"Kenapa kamu minta maaf soal wina kim ?"


tanya ezha heran .


"Gak apa apa zha ..


sebenarnya gua juga sama seperti wina , jalan cinta gua gak lurus kayak orang orang pada umum nya ...


dan gua juga gak tau sejak kapan perasaan ini tumbuh untuk dia , dia yang gak pernah mencoba melihat kearah gua sekali pun ..."


"Dia ????


apa dia maksud kamu itu wina ?" tanya ezha.


Kimi mengangguk mengiyakan, tanpa menjawab langsung pertanyaan ezha .


"Kim , masalah pilihan jalan hidup kamu , itu urusan kamu kim, tapi bagaimanapun juga , kamu itu wanita , akan lebih baik kalau kamu mencintai lawan jenis kamu kim ..maaf sebelum nya bukan nya aku melarang atau mengatur hidup kamu .. karena aku merasa sebagai teman sudah seharusnya saling mengingatkan .. " ucap ezha menasehati kimi .


"ia gak apa apa zha .


gua sangat faham tentang kesalahan jalan hidup gua ..


tapi untuk saat ini kebahagiaan yang gua mau itu cuma dia zha .. mungkin terdengar sedikit munafik kalau gua bilang , hanya dengan melihat dia terus tersenyum , sudah sangat cukup buat gua bahagia zha ...


tapi dia lebih memilih melihat seseorang yang gak akan pernah bisa menerima perasaan dia, dan lebih parahnya dia sedang mencoba menanfaatkan situasi. . itu yang membuat gua semakin bertekad untuk segera menyadarkan dia . ..." Jelas kimi .


"Orang itu rey kan kim ???


jadi kamu cemburu melihat kedekatan wina dan rey kim ?" tanya ezha .


"Hmm..

__ADS_1


Gua rasa hampir sama kan , saat lo lihat rey dan dimas dekat ?"


Ezha dan kimi saling tatap , dan mereka berdua tersenyum tipis . karena akhirnya mereka bisa saling terbuka dengan perasaan mereka terhadap rey dan wina .


__ADS_2