
"Win .. gua liat hubungan lo sama rey udah hangat lagi ..
apa ada kabar baik yang gua gak tau ?" tanya kimi
"Hmm ia kim . sesuai sama saran yang lo kasih .. kemarin gua memberanikan diri kerumah nya .. gua jelasin semua yang dia gak tau tentang gua selama ini .." jawab wina .
"Oh gitu .. apa termasuk juga perasaan lo ke dia ?" tanya kimi makin penasaran ..
"ia .. semua nya .." jawab nya singkat seraya menyeruput minuman didepan nya .
"Terus ?"
"Ya gitu .. gak ada terusan nya .. dia faham dan mengerti tentang semua nya .. "
"Maksud gua , terus apa tanggapan nya tentang perasaan yang lo punya buat dia selama ini ..?
apa dia marah pas lo jujur ? "
"nggak ada tanggapan yang berarti apa apa kim .. awal nya memang dia marah , sangat marah malah, sampai sampai dia sempat gak mau melihat kearah gua sama sekali ..
sampai akhirnya gua bisa ngeyakinin dia , dan berjanji gua akan berubah ...
dan yang pasti untuk saat ini dia gak larang gua untuk tetap simpan perasaan gua ke dia ..
dia cuma minta gua untuk perlahan menghapusnya . ." jawab wina , dari mata nya terlihat jelas kalau wina tengah merasa kecewa, karena rey tidak bisa membalas apa yang dia rasakan ...
"Dan lo setuju win ?"
"Terus apa lo fikir gua harus maksa dia buat nerima gua kim ..
dengan dia maafin gua, dan mau nerima keadaan gua yang kayak gini aja . itu udah lebih dari cukup buat gua kim ..
gua gak berani berharap lebih dari itu ,.
gua takut kalau gua memaksakan kehendak sama rey , dia akan menjauh , dan gua akan lebih hancur lagi dari sekarang ..." Jelas wina.
"Hmm...
kalau memang lo anggap itu yang terbaik buat lo , ya gua dukung lo win ..
karena yang tau takaran kebahagiaan hati lo itu ya lo sendiri win ..
gua gak bisa ngomong atau berkomentar apa apa lagi .. karena gua gak tau sedekat apa hubungan lo sama rey selama ini ,
tapi yang pasti kalau lo butuh seseorang untuk cerita , gua selalu ada untuk dengar semua keluhan lo ...
jangan pernah pendam sendiri ... " ucap kimi.
"makasih kim , udah mau jadi pendengar dan teman cerita yang baik buat gua selama ini .."
kimi tersenyum tipis , tanpa menjawab ucapan wina dengan kata katanya ...
#
Rey berjalan dengan cepat menuju kelas..
ia terlalu fokus dengan fikiran yang berkecamuk di kepalanya, ia tidak terlalu memperhatikan langkahnya .. sampai tidak disengaja ia menabrak seseorang ...
"Maaf maaf .." Ucap rey meminta maaf pada seseorang itu, rey menatap terkejut melihat siapa yang berdiri tepat dihadapannya saat ini .
__ADS_1
"Hai rey , apa kabar ?
masih ingat gua ?" Tanya seseorang itu dengan nada yang sinis, Alis bagian kiri naik, dan bibir menyungging .. terlihat dendam dari tatapan matanya ..
"Leo ..." jawab rey menggerakan bibir nya yang mulai bergetar ...
rey mengepalkan kedua tangannya . ia mencoba mengatur nafas nya , agar tidak terlihat kalau ia sedang merasa takut ..
"Kok kaget gitu si ..
lo pasti senang ya Akhirnya kita ketemu lagi ..
dan ternyata gua beruntung banget , karena gak terlalu susah cari cewe yang terkenal kayak lo dikampus seluas ini ...
oh ia apa kabar lo ?
eh gak usah di jawab .. gua bisa lihat dan nilai sendiri kabar lo ..
kayak nya lo baik baik aja ya rey .. " ucapnya masih dengan senyum sinis nya .
"Ngapain lo kesini ?
lo gak kuliah disini kan ?
dan mau apa lo cari gua ?" tanya rey ..
"Wow nanya nya satu satu dong sayang ...
santai aja , kok lo tegang gitu ..
jauh beda dengan rey yang gua lihat tersenyum sombong saat berhasil mempermalukan gua di depan semua orang waktu itu . ... !" serunya seraya mendekat, dan menggenggam kuat tangan kanan rey ...
"Kenapa lo harus teriak .
oh ternyata lo benar benar takut ya sama gua .. ?
kemana pergi nya rey yang sombong yang kemarin sok jadi pahlawan , kok sekarang adanya rey yang terlihat lemah dan cengeng gini si .. " bisik nya ketelinga rey , tanpa melepaskan genggaman tangan rey ..
"Apa mau lo sebenarnya leo ..
kita bisa ngomong baik baik .
gak perlu bersikap kasar kayak gini ... !" pinta rey ..
"Lo kira cewe kayak lo masih pantas untuk diajak ngomong baik baik .. !!!" Ucap leo meremas tangan rey , sampai membuat rey meringis kesakitan ...
Ditengah perbincangannya dengan leo , tiba tiba eza terlihat berjalan kearah rey ..
rey menatap eza , seolah ia meminta eza untuk menolong nya lepas dari leo ...
namun eza bersikap seolah tidak melihat nya dan leo , eza hanya terus berjalan melewati tempatnya berdiri ...
Rey merasa harapan nya pupus . ia pun hanya bisa menghela nafas panjang ..
ia berencana kembali mencoba membujuk leo agar bisa berbicara secara baik baik dengan nya .
namun saat rey baru saja akan membuka mulutnya untuk bicara.. tiba tiba saja dari arah belakangnya terdengar suara seseorang .
"Kalau mau mesum jangan didepan umum ...
__ADS_1
kenapa gak cari tempat lain untuk bermesraan . disini kampus tempat belajar .
bukan tempat kalian untuk bersikap tidak sopan ..!" seru suara dari belakang rey itu ..
"Siapa lo ? apa urusan nya sama lo ?
mau gua mesum disini atau nggak itu urusan gua dan pacar gua .
ia gak sayang ?" tanya leo bersikap sok manis pada rey ..
rey menoleh kebelakangnya dan menemukan seseorang itu adalah eza ..
ia kembali menatap eza dengan tatapan nya yang memelas ..
"Kalau gitu kenapa gak anda bawa pergi aja pacar anda itu pergi dari sini ...
kalau anda gak pergi saya bisa panggil keamanan buat ngusir kalian berdua .." ancam eza ..
"Gak perlu bos ...
gua bakal bawa pacar gua pergi dari sini...." jawab leo ..
"lo dengar kan sayang apa yang si cupu ini bilang , kita gak bisa mesraan disini ..
Ayo sayang kita pergi ,dan cari tempat yang nyaman buat kita bersenang senang .." ucap leo memandang rey dengan pandangan mesum ...
leo kembali menarik tangan rey untuk menjauh dari eza ..
sebelum melangkah pergi rey kembali menatap eza ..
"Zha ..." Ucap rey dengan suara lirih , ia tetap memberi isyarat meminta pertolongan dari eza ....
Eza mendengar suara rey yang terdengar aneh .. membuat nya kembali berfikir bahwa orang yang membawa rey itu bukanlah pacar rey ..
"TUNGGU !!!" Seru eza mencoba menghentikan langkah leo dan rey .
"Ada apa lagi ..?" tanya leo masih dengan senyum menantangnya .
"Lepasin tangan kamu dari rey !!!" pinta eza .
"lo merintah gua ?
lo siapa ?" tanya leo seraya melepaskan tangan rey dan melangkah mendekati eza ..
"saya bukan siapa siapa dia ..
saya hanya orang yang gak suka liat orang yang bersikap kasar ke cewe ... !" jawab eza .
"wah satu lagi yang mau bersikap sok pahlawan disini..
lo kalau gak tau apa apa gak usah banyak omong cupu !" seru leo .
"Terserah anda mau ngomong apa .. yang jelas ini masih lingkungan saya .. kalau anda berani macam macam . saya akan benar benar laporkan anda ke keamanan disini !" anacam eza lagi .
"Lo fikir gua takut , dasar cupu .... !!! " gertak leo seraya mengepalkan tinjunya kearah eza , dan tinjuan leo secara spontan membuat eza terjatuh ...
"EZHAaaa ..." teriak rey seraya berlari menghampiri eza yang tersungkur .
karena keributan yang ditimbulkan leo , semua orang yang tadi nya hanya menonton , kali ini mereka secara berbondong bondong melerai dan mengusir leo dari kampus mereka , dan membantu melindungi ezha.
__ADS_1