First Love BadgirL

First Love BadgirL
Episode 74


__ADS_3

Setelah turun dari mobil dan menutup pintu, Wina tersenyum, dan kemudian kembali berbalik dan mengetuk kaca pintu mobil itu.


"Ada apa ?" tanya Fandy membuka kaca, namun Wina kembali masuk dan duduk menghadap Fandy seraya menggenggam kedua tangan Fandy.


"Ajarkan aku cara melupakan dia, agar aku tidak akan pernah menyakiti kamu," ucapnya.


"Kenapa kamu takut menyakiti aku ?"


"Karena kalau kamu merasa tersakiti, aku takut kamu akan pergi dan menjauh dari aku, maka dari itu tolong bimbing dan ajari aku untuk bisa merubah semuanya," pinta Wina,


Fandy tersenyum dan membelai lembut wajah Wina.


"Hm, baiklah.


Kemudian kamu hanya perlu membantu aku dengan terus belajar memberikan hati kamu sepenuhnya untukku," jawabnya.


Wina mengangguk diiringi dengan senyum yang mengembang diwajahnya.


"Satu lagi Win, aku minta kamu jangan terlalu dekat dengan Kimi, karena dari apa yang aku tahu dia juga--,"


"Fan dia teman ku, sebagai teman aku seharusnya tidak menjauh darinya, tapi sebaliknya aku harus membantu dia agar bisa mempunyai kehidupan seperti wanita pada umumnya,"


"Hm, kalau begitu apa kamu mau memperkenalkan aku sama dia ?" tanya Fandy.


"Bukannya kalian memang sudah saling mengenal ?" tanya Wina aneh.


"Maksudnya perkenalkan aku sebagai orang special dihidup kamu, bisa ?" jelas Fandy.


"Oh,


baiklah.


Kalau begitu aku pulang sekarang ya,"


"Hm," jawab Fandy dengan anggukan.


Kali ini Wina benar-benar masuk kedalam rumahnya, dan kemudian Fandy juga pergi dari depan rumah Wina.


#

__ADS_1


Keesokan harinya Rey dan Ezha berjalan hendak meninggalkan parkiran, namun langkah mereka terhenti karena melihat dua orang yang mereka kenal keluar dari dalam mobil yang sama.


Mereka berdiri menunggu dengan tidak sabar kedatangan dua orang itu.


"Zha, sepertinya kita ketinggalan banyak berita akhir-akhir ini," ucap Rey dengan nada menyindir yang sedikit tinggi.


"Sepertinya begitu Rey," jawab Ezha kemudian.


"Makanya jangan pacaran terus, kemana-mana berdua sampai lupa dengan orang lain disekitarnya," ucap Wina.


"Iya ia maaf, terakhir kali gua melihat kalian masih seperti tikus dan kucing, tapi sekarang sepertinya berbeda, berdiri saja sampai tidak ada jarak begini, haha" ucap Rey kembali dengan godaannya.


Belum sempat mereka menjawab kata-kata Rey, seseorang sudah berteriak dari kejauhan dan tidak lama menghampiri mereka semua.


"Hai, kenapa kalian berkumpul disini ?


ada apa ?" tanyanya.


"Hai Kim, kita sedang mengintrogasi dua orang yang mencurigakan, dari gerak-geriknya tercium wangi-wangi cinta yang mulai bersemi," jawab Rey.


"Siapa ?" tanya Kimi antusias.


"Jadi Win, apa berita baiknya ?" tanya Rey lagi.


Wina yang mengetahui Kimi mempunyai perasaan lebih padanya pun mulai bimbang untuk mengatakannya, ia sadar jawaban yang ia berikan akan sangat membuat Kimi kecewa, namun ia teringat dengan janji yang ia ucapkan pada Fandy di malam sebelumnya, cukup lama Wina hanya bisa menundukkan kepalanya dan terdiam, sementara Fandy yang menyadari kebimbangan yang Wina rasakan mulai sedikit berdiri menjauh darinya, ia tidak ingin menjadi beban untuk Wina.


Fandy tersenyum saat Wina menatap kearahnya, senyum itu seakan mengatakan untuk mengurungkan niat memberitahu mereka semua tentang hubungannya dan Fandy, namun diluar dugaan Wina menarik lengan Fandy untuk kembali merapat padanya dan dengan sengaja menggenggam jemari tangan Fandy dengan erat dihadapan semua orang, perbuatan Wina secara otomatis membuat Rey, Ezha dan Kimi mengerti dengan apa yang terjadi pada mereka berdua saat ini.


"Rey, Zha, Kim, gua tahu kalian pasti sudah mengenal Fandy, kan ?" tanya Wina.


"Pasti,


Lalu ?" tanya Rey penasaran.


"Hm, tapi sekarang gua ingin memperkenalkannya lagi pada kalian.


Rey, Ezha, Kimi, perkenalkan ini Fandy dia adalah orang yang akan menemani hari-hariku mulai sekarang," ucap Wina.


"Ha !" seru Kimi yang terkejut, sementara Rey dan Ezha hanya melemparkan senyuman setelah mendengar apa yang Wina katakan.

__ADS_1


Pandangan Wina pun mengarah pada Kimi yang dari raut wajahnya terlihat bahwa ia tengah kecewa.


"Kim," Wina berusaha meraih pergelangan tangan Kimi.


"Selamat ya Win, gua ikut senang untuk kebahagiaan lo saat ini,


dan buat lo Fan jangan coba menyakitinya, karena asal lo tau saat dia sudah sendiri banyak yang akan mendekatinya lagi," ucap Kimi seraya melepaskan genggaman tangan Wina.


"Kim,"


"Gua permisi ada kelas," ucapnya seakan ia tidak ingin mendengar apa-pun lagi dari mulut Wina, ia pun bergegas pergi menjauh dari mereka semua.


"Win, kamu gak apa-apa, kan ?" tanya Fandy mulai khawatir.


"Aku baik-baik saja Fan, hanya saja aku merasa tidak enak hati karena sudah menyakitinya, aku sangat faham dengan rasa kecewa yang ia rasakan saat ini, karena aku pun pernah berada diposisinya," jawab Wina.


"Wina, kalau memang Kimi menyayangi kamu, aku yakin Kimi pasti bisa mengerti dan menerima semua pilihan kamu, kalau memang itu yang membuat kamu bahagia, sama seperti apa yang kamu lakukan tentang Rey dulu," ucap Fandy.


"Tapi Fan--"


"Fandy benar Win, Kimi memang harus mengerti dengan pilihan lo, karena mau bagaimanapun juga dia harus menerima semua ini, agar dia juga bisa kembali pada jalan yang seharusnya, cinta yang ia rasakan itu hanya bersifat sementara, dan gua yakin lo yang paling mengerti tentang hal ini," ucap Rey menambahi kata-kata Fandy.


"Hm," Wina hanya menjawab dengan anggukan kecil.


"Sudahlah jangan sedih-sedih lagi, apa malam ini kita perlu mengadakan pesta untuk menyambut pasangan baru kita ?" tanya Ezha berusaha membuat cair suasana.


"Ezha benar, malam ini kita harus merayakannya," tambah Rey.


"Jangan malam ini, karena gua ada acara keluarga," jawab Fandy.


"Yah---" nada kecewa dari Rey dan Ezha.


"Hm, bagaimana kalau minggu depan ?" tanya Fandy.


"Ok, baiklah sudah diputuskan minggu depan kita akan merayakannya, bagaimana Win ?" tanya Rey.


"Bukannya sudah diputuskan, itu artinya sudah wajib kan Rey," jawab Wina.


"Oh, ia"

__ADS_1


Mereka ber-empat pun tertawa bersama, seakan tidak akan ada orang lain lagi yang akan mengganggu kebahagiaan mereka.


__ADS_2