Flip-flops System

Flip-flops System
23. Ngambek nih ye..


__ADS_3

Albert terus berkonsentrasi memusatkan pikiran dan hatinya pada satu titik. Waktu masih berjalan 30 menit di ruang hampa, namun kondisi di luar sana sudah mulai gelap menginjak malam.


Cahaya putih yang menyelimuti tubuh Albert berpijar semakin kuat dan mulai memperlihatkannya perubahan warna. Cahaya tersebut kini berubah menjadi kuning tipis dan secara bertahap semakin menguat. Cahaya Kuning semakin berpijar seolah aliran listrik bertegangan tinggi.


Meski dalam duduknya yang diam, peluh mulai mengucur deras di tubuh Albert. Pakaiannya perlahan membasah seperti telah berlari ratusan meter. Napas Albert yang sebelumnya tenang, berubah memburu hingga membuatnya tersengal.


ZLAPPP


Mendadak cahaya pijar kuning pada tubuh Albert padam. Tubuhnya segera luruh terkapar diatas rerumputan dengan napas tak beraturan.


Wajah Albert memucat dengan banjir keringat yang belum habis juga. Untuk pertama kali dalam hidupnya ia mengalami perubahan upgrade fisik yang mencengangkan.


[Sementara aku hentikan dulu, Kak. Fisik Kakak sudah sangat kepayahan. Beristirahatlah sejenak sebelum mencobanya kembali nanti]


Albert hanya diam tak menggubris perkataan Silvana. Tubuhnya terasa begitu lemah tanpa tenaga.


[Jika Kakak sudah cukup kuat untuk bangun, segeralah menuju air terjun regenerasi. Airnya akan membuat Kakak kembali pulih dan segar]


Beberapa menit keduanya terdiam hingga akhirnya tubuh Albert mulai beranjak untuk bangun. Dengan tertatih tubuh itu mendekat ke arah air terjun regenerasi. Namun karena tubuh yang masih cukup lemah, niat meraup air dan meminumnya menjadi berubah, Albert bahkan menceburkan diri pada kolam penampung air terjun.


Air regenerasi seperti memiliki nyawa. Setelah Albert masuk kedalamnya, tiba-tiba air bergerak sendiri mengitari tubuh Albert dengan arus acak dan saling bertabrakan. Air itu seolah sedang menggosok tubuh Albert dari berbagai sisi.


Hanya butuh 1 menit, Albert sudah berjalan keluar dari kolam penampung air dengan wajah dan tubuh yang segar. Tanpa ia sadari, wajah dan kulitnyanya juga telah berubah semakin bersih dan halus karena telah mengalami perbaikan sel.


"Hampir mustahil. Gue merasa sangat nyaman dan tubuh yang fit. Setiap tarikan napas gue seperti ada energi yang mengalir didalamnya!"


[Seperti itulah proses kultivasi di ruang hampa. Hanya saja fisik Kakak terlalu lemah kurang olahraga sehingga tak mampu menerima penempaan dalam jumlah besar sekaligus. Makanya jangan jadi pemalas!]


Albert hanya tersenyum malu-malu karena ulah kemalasannya berlatih fisik selama ini.


[Dengan segala kemudahan Flip-flops System yang sudah Kak Albert rasakan selama ini dan akan terus meningkat di masa depan, cepat berlakulah malas setelah ini, maka aku akan pergi bersama sistem meninggalkan Kakak!]


"Eh eh, Sil. Jangan dong. Jangan pergi, Silvana. Pliss!!"


[Berjanjilah untuk giat. Pemilik sistem keren kok 30 menit kultivasi udah K.O. dasar lemah!]

__ADS_1


"I-iya ampun. Maafin gue, Silvana. Gue berjanji bakal lebih giat dan penuh semangat kedepannya,"


[Jangan cuma omdo!]


"Wew. Gaulnya ga ketulungan. Tau omdo segala, hehe."


[Cengengas-cengenges. Serius!!]


"I-iya, Se-serius aku ni!"


"Dasar pacar online yang kejam, sadis, bengis, galak, tak bermoral, pemaksa, tak berperikemanusiaan!" batin Albert jengkel.


[Ngomong apa, hahh?!. Kakak lupa jika aku ada dalam hatimu?!]


"E-eh hehe, Silvana lagi PMS."


[Ah payah]


Setelah berkata demikian, Silvana diam dan menghilang.


"Sil, Silvana. Lu masih disitu kan?"


"Silvanaa. Lu dimana??!" ulang Albert, namun masih tak ada respon apapun dari Silvana.


Diam terduduk beberapa saat, Albert-pun bangkit berdiri dan berjalan kembali ke area rerumputan.


Dengan segala kecamuk rasa bersalah yang menyesak di dada, Albert memilih untuk kembali bersila, memasuki tahap kultivasi berikutnya.


Dalam sekejap cahaya kuning kembali muncul menyelimuti tubuh Albert. Pijar itu semakin kuat dan solid. Pendaran cahaya kuning bahkan menjalar hingga membuat rerumputan dan tumbuhan disekitar Albert menjadi ikut tersiram cahaya tersebut.


Hampir 30 menit kemudian, cahaya kuning berangsur memudar namun tak hilang dan justru bertukar warna menjadi hijau muda nan indah seperti pucuk-pucuk daun yang baru bersemi.


Meski tak merasakan kelelahan teramat sangat seperti awal kali pertama, Albert berniat menyudahi kultivasinya. Pikirannya demikian kusut memikirkan raibnya Silvana hingga membuatnya cukup kesulitan untuk kembali berkonsentrasi.


Dengan langkah gontai Albert melangkah menuju air terjun regenerasi dan menghirup kesegaran airnya. Tak butuh waktu lama, beberapa detik saja kini tubuhnya kembali segar.

__ADS_1


"Fantastik!!" desis Albert berbinar.


"Silvana, lu muncul dong!" sekali lagi Albert memanggil, namun seperti yang sudah-sudah, Silvana tak mengindahkan panggilan tersebut.


Tiba-tiba Albert mendapatkan ide untuk memeriksa keberadaan Silvana, apakah dia memang pergi atau hanya ngambek, "Tampilkan status sistem!" teriak Albert serius.


--


FLIP-FLOPS SYSTEM


Ver. 1.00 🔛


📦📦📦📦📦📦📦📦


Inventory 1331 FF, Pedang White Dove


Saldo Rp. 106.500.000


Power : 14%


Basic : Lembu Hitam 1


Aura : Hijau 1


Support : -


Bonus : Deposito Rp. 57.000.000


🔚


end.


--


Albert tersentak kaget. Kembali ia membaca ulang status sistem, namun status tersebut memang benar adanya.

__ADS_1


Mulut Albert melongo lebar, "Gila. Ini beneran gilaa!!. Basic dan aura gue meningkat 2 tahap sekaligus, dan..dan keduanya naik hingga 8 level hanya melalui kultivasi tak sampai 1 jam!"


..._-_-_...


__ADS_2