Flip-flops System

Flip-flops System
55. Kultivasi drastis


__ADS_3

"Silvana, status sistem. Aku ingin mengetahui inventory yang telah kau isi,"


[Laksanakan]


--


FLIP-FLOPS SYSTEM


Ver. 2.00 πŸ”›.


πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦


Current addition‡️


Bantuan Sistem : 1000x Cahaya Kultivasi


πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦


Inventory :


β€’1770 FF


β€’ 1000 CK


β€’ Pedang Rajawali emas 1


πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦


Saldo Tunai Rp. 10.550.000.000


Saldo Deposito Rp. 10.500.000.000


Power : 27%


Basic : Rajawali emas 2


Aura : Merah 2


Support : Kloning Dewa guru tingkat menengah.


πŸ”š


end.


--


"Wah, mantap banget. 1000 CK itu stok Cahaya Kultivasi ya, Silvana?"


[Betul sekali, Kakak]


"Baiklah, waktunya mencoba!"


"Teman-teman. Aku memiliki simpanan paket kekuatan. Ah memang sulit untuk dijelaskan. Intinya, aku bisa memasukkan cahaya untuk meningkatkan kultivasi kalian menjadi lebih drastis. Butuh waktu 24 jam untuk mencernanya. Dan rasanya akan sakit. Apa kalian siap menerimanya?" ungkap Albert dengan wajah penuh keyakinan.

__ADS_1


"Siap!!" serempak menjawab.


"Aku akan lebih dulu memasukkan cahaya untuk kalian. Terakhir, baru nanti aku ikut menelan cahaya itu. Duduklah bersila, pusatkan konsentrasi, gunakan pernapasan 3 tahap, dan rasakan tenaga yang menjalar memasuki punggung kalian satu persatu," instruksi Albert.


Albert meraih sebuah cahaya dari inventory, berbentuk bola seukuran bola tennis dan menggengamnya menggunakan kekuatan. Bola tersebut memiliki cahaya yang berubah-ubah warnanya. Perlahan Albert mendorongnya menempel pada punggung Vano dan mendorongnya lebih kuat agar memasuki tubuh tersebut. Dalam hitungan 5 detik sejak bola itu memasuki tubuh Vano, tubuh Vano berubah kejang-kejang. Keringat mengucur deras dari semua bagian kulitnya. Geraham Vano mengerutuk menahan rasa sakit yang menyerang sekujur badan. Namun ia tetap berusaha gigih bertahan dalam sikap duduk lotusnya.


Albert bergeser pada punggung Huri. Seperti yang terjadi pada Vano, Huri juga mengalami rasa sakit serupa. Namun bedanya, Huri hanya memegangi bagian kepalanya saja. Sepertinya, rasa sakit Huri hanya berpusat pada bagian kepala.


Berbeda lagi yang terjadi pada Sabir, ia berulang kali memegangi bagian perutnya. Ternyata reaksi sakit yang terjadi tersebut, berbeda pada setiap orang.


Begitu pula pada Yoga dan Heksa. Yoga meraung-raung sambil berulang-ulang mengibaskan tangannya, sedangkan Heksa terkaing-kaing sambil memegangi kedua kakinya.


Albert tak ingin ketinggalan dari teman-temannya, segera ia meraih bola cahaya dan mengakses hingga memasuki tubuhnya sendiri. Lebih parah dari teman-temannya, Albert bergulung-gulung diatas rerumputan. Dalam alam bawah sadar, ia seolah merasakan seluruh organ dalamnya diremas-remas hingga hancur. Ia bagai sedang menghadapi maut. Namun nyatanya, dari luar dia hanya terlihat menggelepar tanpa ada kerusakan tubuh secara nyata.


Semua sibuk menghadapi rasa sakit masing-masing yang begitu mendera. Waktu 24 jam terasa begitu lama bagi mereka.


Menginjak 12 jam pertama, rasa sakit di tubuh mereka berkurang cukup banyak. Kini mereka telah mampu untuk kembali duduk bersila serta fokus menyelesaikan kultivasi.


Udara yang sebelumnya sangat segar dengan angin sepoi lepas, kini mendadak berubah dengan adanya bau busuk bercampur anyir. Mendekati akhir kultivasi, bau tersebut semakin tercium begitu kuat.


Albert yang pertama bisa membuka matanya setelah menginjak 24 jam. Disemua bagian kulitnya menempel kotoran cair pekat seperti jeli berwarna coklat kehitaman. Itu adalah darah kotor yang mengalami detoksifikasi karena dorongan tenaga murni dalam tubuh Albert.


Melihat kotoran yang begitu banyak dan berbau tak enak, Albert segera melangkah menuju air terjun regenerasi untuk mengambil air mandi. Begitu ia masuk kedalamnya, tubuh yang begitu lemah setelah berkultivasi menjadi segar kembali.


"Kau sudah disini, Bos!" sapa Yoga yang juga hendak membasuh tubuhnya.


Berangsur-angsur semua teman Albert datang untuk membersihkan tubuh masing-masing.


"Setelah selesai, kutunggu kalian di tempat semula!" ucap Albert menyudahi acara mandi segarnya.


[Kakak bisa merubahnya napas itu menjadi hangat ataupun sedingin es. Kak Albert hanya perlu memikirnya. Saat napas hangat aktif, maka kekuatan Kakak akan berubah menjadi serba panas. Api abadi akan mampu Kakak keluarkan, begitu juga dengan pukulan dan tendangan yang akan terlihat seperti Bara, persis seperti nama Kakak, Alberto Bara]


"Kau tak bercanda kan Silvana?"


[Sistem tak pernah menggunakan kekuatan sebagai bahan candaan. Selanjutnya, jika napas dingin aktif, maka Kakak akan mampu menghembuskan es abadi. Semua tendangan, pukulan, dan sentuhan Kak Albert akan sedingin balok es]


"Luar biasa, ini sungguh luar biasa, Silvanaa!!. Eh lalu bagaimana dengan hasil kuktivasiku?"


[Aku akan menampilkan melalui status sistem saja agar jelas]


--


FLIP-FLOPS SYSTEM


Ver. 2.00 πŸ”›.


πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦


Current addition‡️


Peningkatan Kultivasi :


β€’ Lion Merah 7 (Puncak)

__ADS_1


β€’ Aura hitam 7 (Puncak)


β€’ Pedang penguasa Lion puncak


β€’ Kloning Dewa Api tingkat puncak


β€’ Kloning Dewa Es tingkat puncak


β€’ Kloning Dewa Asmara tingkat puncak


β€’ Bonus kultivasi, saldo tunai 500M


β€’ Bonus Kultivasi, deposito 500M


πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦


Inventory :


β€’1770 FF


β€’ 1000 CK


β€’ Pedang Rajawali emas 1


β€’ Pedang penguasa Lion puncak


πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦πŸ“¦


Saldo Tunai Rp. 510.550.000.000


Saldo Deposito Rp. 510.500.000.000


Power : 50%


Basic : Lion Merah 7


Aura : Hitam 7


Support :


β€’ Kloning Dewa guru tingkat puncak


β€’ Kloning Dewa Api tingkat puncak


β€’ Kloning Dewa Es tingkat puncak


β€’ Kloning Dewa Asmara tingkat puncak


πŸ”š


end.


--

__ADS_1


..._-_-_...


__ADS_2