Flip-flops System

Flip-flops System
66. Welcome back, Silvana!


__ADS_3

Umumnya pria, memiliki pasangan lebih dari satu itu sangat menyenangkan. Apalagi ketika memiliki dua kekasih dan keduanya akur. Namun hal tersebut tidak terjadi bagi Albert. Saat Tuan Billy merestui hubungan Albert dengan Shinta meskipun telah memiliki Via, justru Albert dibuat stress karenanya. Betapa tidak, bagi Albert, ia berada pada posisi yang sulit. Dia begitu mencintai Via, namun ia juga tak ingin membuat Shinta kecewa, lebih-lebih sekarang dengan adanya restu Tuan Billy, ia lebih takut lagi mengecewakan Tuan Billy. Dan kenyataannya, Albert telah membuat kecewa April dan Belia sekaligus. Memang begitu sulit jika sudah berbicara tentang hati.


Persiapan keberangkatan untuk kembali ke Jackcity menjadi aktfitas paling canggung bagi Albert.


"Pa, kami mohon pamit kembali ke Jackcity untuk menyelesaikan permasalahan disana. Lain kali kami akan datang kesini lagi," pamit Albert mewakili yang lainnya.


"Kau harus sering-sering kesini. Sekarang ada calon istrimu juga disini, jadi kau harus membiasakan diri!" ucap Tuan Billy menasehati.


Mendengarnya, wajah Albert kembali buruk, "I-iya, Pa.." jawab Albert serba salah.


"Kalau kau jarang kesini, aku yang akan sering kesana!" Shinta memberikan penekanan.


Keluarga yang diharapkan Albert sebagai pengganti Ibunya, kini malah menjadi keluarga yang paling membuat Albert tak nyaman, "Ini semua karena aku tak bisa tegas menyikapi hubungan. Harusnya aku bersikeras mempertahankan mereka menjadi saudaraku!" sesal Albert dalam hati.


"Eh kok malah diam sih, sayang?" tegur Shinta yang melihat Albert justru melamun.


"E-eh iya. Terserah kamu saja bagaimana baiknya," Albert tergagap.


--


Beberapa jam setelah Albert bertolak dari kota Suretown, kini ia sedang memimpin rapat di markas Gold Wings.


"Pilar timur telah tumbang. Semua anak buah Dongky telah menyerah dan berikrar setia pada kita. Oleh karena itu, mereka kembali kupasang di markas pilar timur untuk bersandiwara agar tidak menimbulkan kecurigaan Hellfire, tentu saja dibawah pantauan Heksa dan Gold Wings yang ada disana. Selanjutnya, pilar mana lagi yang harus kita taklukkan, Libra?" meski sangat lelah, Albert tetap memimpin rapat, berpacu dengan waktu sebelum pihak Hellfire mengendus rencananya.


"Pilar Barat berada diujung barat pulau ini tepatnya di Bancity, pilar utara ada di seberang pulau, yakni River Island, sedangkan pilar selatan ada di kota Joketown. Mana yang bos pilih?" ujar Libra memaparkan letak masing-masing pilar.


"Utamakan yang jauh terlebih dahulu. Semakin jauh, maka akan semakin sulit dideteksi Hellfire. Kita akan menyerang pilar utara di River Island!" perintah Albert penuh keyakinan.


"Kita tak memiliki perwakilan markas disana, Bos. Jika pasukan berbondong-bondong dari sini sepertinya akan mencurigakan serta mengundang perhatian Hellfire!" sergah Vano.


"Memang akan riskan jika semua berangkat dari markas pusat. Tapi semua akan terlihat wajar jika yang berangkat hanya beberapa orang." Albert menanggapi.


"Maksud kamu?" tanya Huri yang belum juga paham akan maksud Albert.


"Ya. Cukup Aku dan Vano yang berangkat dari sini, ditambah Libra!" lanjut Albert.


"Kau serius?. Apa tidak semakin riskan jika hanya dengan 3 orang saja?" bukan Huri menyangsikan kemampuan bos-nya, hanya saja dia juga sebenarnya ingin ikut.


Albert menoleh ke arah Huri dengan gusar, "Ingat saat aku masih level angsa putih?. Berapa banyak anggota The Black Tiger yang berhasil kulibas seorang diri?. Atau kau juga lupa bagaimana kiprah kita saat menggempur pasukan Anggara, geng Maniac?" ujarnya.


"Ohh..aku tahu. Kau pasti ingin ikut kan?. Belum waktunya, Bro. Setelah Sabir, sekarang waktunya Vano. Kau dan Kak Yoga nanti jatahnya untuk pilar yang lain. Tenang saja, semua akan kebagian!" Albert akhirnya tersenyum karena berhasil menangkap maksud dari eyelan Huri sebelumnya.


"Hahaha ok lah," Huri terbahak.


"Baiklah. Vano, Libra, persiapkan semua hal, kita berangkat besok!. Untuk sekarang, rapat ditutup. Berikan aku waktu untuk sejenak sendiri, ada hal lain yang sedang aku pikirkan!" perintah Albert.


"Ok, bos." Jawab Vano dan Libra secara bersamaan.


Sepeninggal semua bawahannya, Albert beranjak memanggil Silvana, karena hari ini seharusnya adalah jadwal update versi sistem rampung.


"Silvana, apa kamu sudah selesai?"


"Silvana..."


"Sil.."


[CTUING]


[Hadir, Kak. Maaf, baru saja selesai]


"Ohh syukurlah,"

__ADS_1


"Bagaimana perkembangannya?"


[Update versi telah selesai. Berikut akan ditayangkan hasil update-nya]


...--...


...Welcome to :...


...FLIP-FLOPS SYSTEM...


...Ver. M10...


...➕➕➕➕➕➕➕...


...Anda sedang dipandu oleh :...


...SILVANA...



...🌀Current addition🌀...


...Peningkatan Versi Sistem M10...


...➕➕➕➕➕➕➕...


...🌀Inventory🌀...


...•1770 FF...


...• 999 CK...


...• Pedang Rajawali emas 1...


...➕➕➕➕➕➕➕...


...🌀Achievements🌀...


...Saldo Tunai Rp. 510.550.000.000...


...Saldo Deposito Rp. 310.500.000.000...


...Power : 50%...


...Basic : Lion Merah 7...


...Aura : Hitam 7...


...➕➕➕➕➕➕➕...


...🌀 Goal Basic 2🌀...


...Dewa muda (1-7) : not yet...


...Dewa Menengah (1-7) : not yet...


...Dewa Tinggi (1-7) : not yet...


...Dewa Guru (1-7) : not yet...


...Dewa Api (1-7) : not yet...

__ADS_1


...Dewa Es (1-7) : not yet...


...Dewa Angin (1-7) : not yet...


...Dewa Pusaka (1-7) : not yet...


...Half Mahadewa (1-3) : not yet...


...Mahadewa (1-3) : not yet...


...➕➕➕➕➕➕➕...


...🌀Support🌀...


...• Kloning Dewa guru tingkat puncak...


...• Kloning Dewa Api tingkat puncak...


...• Kloning Dewa Es tingkat puncak...


...• Kloning Dewa Asmara tingkat puncak...


...➕➕➕➕➕➕➕...


...🌀 Mystery Box🌀...


...none...


......--......


"$($))_+&{°€×€}¢{π×`∆\=^..Silvanaaa, Apa-apaan ini?. Banyak sekali perubahannya. Kau harus jelaskan!!" Albert yang semula lelah dan mengantuk, seketika terbelalak kaget dengan perubahan yang dibawa Silvana.


[Nanti akan kujelaskan semua. Tapi aku ingin tahu dulu kabar Kak Albert selama aku off untuk update versi. Apakah terjadi hal penting atau semacamnya?]


"Banyak hal yang sudah terjadi. Mulai dari Kak Shinta yang akhirnya menjadi kekasihku bersama Via juga, keberhasilan Gold Wings melibas Pilar timur Hellfire, hingga rencana penyerangan terhadap Pilar Utara Hellfire yang ada di luar pulau."


[Wow kemajuan yang pesat. Hanya dalam 10 hari, sekarang Kakak sudah memiliki 1 lagi kekasih]


"Astaga!!, tak perlu membahas yang itu, Silvana!!. Akan lebih bermanfaat jika kita fokus membahas sistem dan kultivasi saja,"


[Aku hanya turut senang dengan semua pencapaian Kakak selama aku pergi. Bagaimanapun juga, Kakak adalah Tuan-ku. Lagipula Kak Albert bukanlah robot. Kakak adalah manusia yang juga butuh cinta, memiliki perasaan, masa lalu, dan sebagainya. Maka lumrah saja jika kisah perjalanan Kak Albert diwarnai oleh berbagai dinamika]


"Iya..iya, sudah. Terserah kamu saja. Yang paling penting justru pada rencana penyerangan besok. Aku memerlukan masukanmu mengenai jalur penyerangan dan mekanismenya,"


[Istirahatlah dulu, kau terlihat lelah. Besok pagi kita bicarakan semua]


"Besok rencana penyerangan!"


[Tunda lusa]


"Baiklah,"


"Tapi bagaimana untuk penjelasan tentang update versi sistem?"


[Besok saja]


"Galak banget sekarang!"


[Biasa saja]


.

__ADS_1


.


_____bersambung


__ADS_2