Forever Mine

Forever Mine
Bab 15


__ADS_3

Nick kini sudah kembali di Meksiko, ia meninggalkan pekerjaannya yang sebenarnya belum selesai hanya demi sesuatu yang mengusik hatinya. Ia sudah tidak sabar untuk memberikan kalung yang telah ia beli kepada Anastasia. Nick segera memerintahkan supirnya mengambil beberapa koper yang dibawanya untuk disimpan di mobil. Ia tidak bisa berhenti untuk tersenyum karena hari ini adalah hari yang dinantikannya sejak ia berada di Paris.


Ketika berada di dalam mobil, Nick terlihat sedang membuka sebuah album foto. Ia sedang melihat foto seorang wanita yang terlihat sangat cantik dan anggun. Wanita yang selalu menyebarkan senyuman kepada setiap orang dan juga wanita yang selalu ramah. Wanita dalam foto itu terlihat seperti seorang wanita yang sangat kaya raya dan terlihat memiliki level yang sangat tinggi.


Nicholas tersenyum sinis saat melihat foto itu, ia mengusap foto itu dengan ibu jarinya. Bukan karena perasaan cinta ia ingin segera menemui wanita itu dan memberikan kalung yang telah ia beli di Paris kemarin. Tapi karena Nick ingin melihat kehancuran yang akan melanda wanita bernama Anastasia itu. Sudah sejak lama ia mencari dan menantikan Anastasia, namun takdir mempertemukan  ia kembali dengan wanita itu di Meksiko. Nick merasa jika takdir memang berpihak kepada dirinya.

__ADS_1


"Ana, bagaimana rasanya bertahan hidup di kota besar ini? merasa tersiksa bukan dengan seseorang yang memiliki kuasa memperlakukan mu seenaknya?" gumam Nick pelan.


Nick langsung mengarahkan mobilnya menuju hotel tempat Anastasia bekerja. Ia lebih memilih untuk pulang ke hotel itu daripada harus pulang ke mansion mewahnya. Begitulah Nick, selalu tinggal ditempat mana pun yang ia inginkan. Kadang ia tinggal di mansion dan kadang pula ia menginap di hotel tempat Anastasia bekerja. Tak peduli banyak uang yang harus ia keluarkan untuk membayar hotel tersebut.


***

__ADS_1


Saat Ana baru saja menginginkan Nick tak usah kembali, harapannya seketika hancur, pandangan matanya kini terhenti pada satu titik dimana terlihat seorang pria gagah yang sangat dikenalinya. Hati Anastasia langsung merasa hancur kembali, pria yang sangat ia harapkan untuk pergi lebih lama ternyata sudah hadir kembali di hotel ini. Anastasia menghela nafasnya dengan sangat kasar, ia nampak seperti orang yang kebingungan dan ketakutan saat melihat Nick.


Elisa yang merasa jika Anastasia sedang tidak baik-baik saja langsung bertanya-tanya dan melihat ke arah pandangan yang dilihat oleh Anastasia. Elisa seperti bingung mengapa Anastasia terlihat begitu takut ketika melihat Nick. "Kau kenapa Ana?" Tanya Elisa menggenggam tangan Anastasia.


"T...tidak, aku baik-baik saja Elisa," ucap Anastasia dengan gugup.

__ADS_1


Anastasia merasa sedikit lega saat melihat Nick yang sudah menjauh darinya, dan sepertinya Nick akan pergi menuju kamarnya. Kemudian Anastasia kembali berbicara dengan Elisa, ia meyakinkan Elisa jika tidak ada yang terjadi padanya dan ia baik-baik saja. Walaupun Anastasia merasa jika Elisa sedikit ragu tapi ia bersyukur karena Elisa mengerti.


__ADS_2