
Langit pagi ini terlihat sangat indah, sinar mentari yang menembus jendela kamar tidak mampu untuk membangunkan wanita cantik yang masih begitu nyaman dengan tidurnya. Wanita itu masih saja belum terbangun meskipun jam di samping tempat tidurnya terus berbunyi.
Ellys sang ibu yang belum melihat Anastasia terbangun pun segera mencoba untuk membangunkan anak gadisnya itu. Ellys membangunkan Anastasia dengan suara yang lemah lembut karena ia tidak punya cukup tenaga untuk berbicara dengan keras. "Ana, bangun lah, kau harus bekerja sayang, jangan sampai telat."
Anastasia hanya mengubah posisi tidurnya ia terlihat seperti sangat berat untuk membuka kedua matanya, ia masih begitu nyaman dengan tidurnya dibandingkan ia harus terbangun dan kembali bertemu dengan Nicholas yang membuatnya selalu bersedih.
"Anakku sayang, bangunlah." Akhirnya Anastasia terbangun saat mendengar Ellys yang terus memanggilnya, ia beranjak dari tempat tidurnya dan segera melirik jam yang berada di samping tempat tidurnya. Ia sangat terkejut saat melihat jam sudah menunjukkan pukul lebih dari jam kerjanya. Ia langsung bergegas menuju kamar mandi dan bersiap untuk segera berangkat kerja.
__ADS_1
Setelah ia selesai dan bersiap dengan seragam kerja, ia langsung pamit dan mencium tangan Ellys untuk segera berangkat bekerja. Meskipun tempat tinggalnya sangat dekat dengan tempat ia bekerja, namun tetap saja ia sudah terlambat lebih dari setengah jam. Dan ia sudah yakin jika ia akan mendapatkan hukuman dari manajernya di hotel.
***
Anastasia akhirnya sampai di hotel tempat ia bekerja, ia melangkahkan kakinya dengan sangat cepat saat ia berjalan menuju hotel. Nafasnya kini sangat terengah saat ia sudah sampai di hotel, ia pun segera memulai pekerjaannya dengan sangat tergesa-gesa.
Ketika Anastasia sedang membersihkan lemari yang berada di hotel tersebut, tiba-tiba Marcelino sang manajer menghampirinya dan memberikan sebuah teguran karena ia sudah terlambat untuk datang ke tempat kerja. Anastasia hanya menunduk karena ia mengakui kesalahannya, ia mengutuk dirinya untuk tidak mengulagi lagi kesalahannya seperti pagi ini.
__ADS_1
"Aku minta maaf, dan aku berjanji untuk tidak mengulanginya lagi," jawab Anastasia menyesali kesalahannya kepada Marcelino.
"Aku beri kau hukuman untuk kerja lembur dan baru bisa pulang besok hari sesuai jam pulang kerja! Kau paham?" Ucap Marcelino sambil meninggalkan Anastasia.
Anastasia hanya terdiam dan mengangguk dengan perintah yang diucapkan oleh Marcelino, menolak pun tidak dapat ia lakukan karena ini murni kesalahannya. Lagi-lagi Anastasia mengutuki dirinya mengapa ia bisa sampai terlambat untuk datang bekerja sampai akhirnya ia harus menerima konsekuensi untuk waktu yang lebih lama bertemu dengan Nicholas.
Ananstasia kembali bekerja dengan membersihkan lemari-lemari yang terdapat di lobby hotel tersebut. Ia mengelap lemari-lemari itu dengan sangat teliti hingga tidak terlihat debu sedikit pun yang menempel pada lemari tersebut.
__ADS_1
Dirasa lobby sudah selesai ia bereskan, sudah saatnya untuk Anastasia membersihkan kamar VIP yang diisi oleh Nicholas. Namun disela langkahnya ia merasa takut jika Nicholas berada di dalam kamar itu sekarang. Entah mengapa Anastasia kini masih belum sanggup untuk bertemu dengan pria yang bernama Nicholas itu. Pria yang selalu membuatnya menangis setiap harinya.
Namun Anastasia merasa jika dirinya harus profesional dalam bekerja, walaupun tamu yang berada di kamar VIP itu selalu membuatnya menangis, tetap saja itu bukan menjadi alasan Anastasia untuk tidak profesional dalam melakukan pekerjaannya sebagai pramusaji khusus di kamar VIP tersebut. Ia melangkahkan kakinya menjadi semakin dekat dengan kamar yang sangat ia takuti itu.