
Beberapa minggu kemudian ...
Ana dan Nick terlihat semakin dekat, hubungan mereka menjadi sangat baik saat Ana menuruti keinginan Nick untuk ikut tinggal bersama Nick di mansion mewah milik pria itu. Ana terlihat sangat bersyukur karena Nick sudah tidak pernah lagi berbuat kasar dan menghinanya, yang ada kini Nick terlihat sangat mencintai Ana. Bagaimana dengan Ellys? Ana selalu menyempatkan hadir ke rumah dan mengatakan jika semuanya baik-baik saja, Ana terpaksa harus berbohong dan mengatakan jika pekerjaan baru nya ini hanya memberikan istirahat 1 jam setiap harinya.
Ana tersenyum saat Nick menghampirinya di taman belakang mansion mewah itu, pria itu kini selalu memberikan senyuman manisnya kepada Ana. Bukan lagi senyuman sinis ataupun senyuman jahat. Ana meraih tangan kekar Nick dan bangkit untuk memeluknya.
"Jaga diri baik-baik. Aku pergi tidak akan lama," ujar Nick sambil mengusap rambut Ana.
"Kau juga Nick," jawab Ana dan langsung memeluk Nick kembali.
__ADS_1
Hari ini Ana harus merelakan Nick untuk pergi ke Paris karena ada pekerjaan yang harus ditangani langsung oleh pria itu, Ana terlihat bersedih karena kini ia mulai terasa nyaman saat ia berada disamping Nick. Tidak ada lagi rasa takut yang menghantuinya seperti saat ia masih bekerja di hotel.
Ana merasakan pelukan hangat yang diberikan oleh Nick, air matanya seolah akan jatuh namun ia tahan. Ana yakin jika Nick akan kembali dengan selamat dan juga tidak akan kembali menjadi Nick yang kasar saat pulang nanti.
"Baiklah aku berangkat. Jangan matikan ponselmu karena aku akan sering menghubungimu Ana," ucap Nick mencium kening Ana.
Ana hanya mengangguk dan memperhatikan langkah Nick yang semakin menjauh dari mansion mewah itu, sesekali Nick membalikan badan dan melambaikan tangan kepada Ana. Dan disambut oleh senyuman manis oleh Ana. "Tetaplah seperti ini Nick," lirih Ana mulai melangkahkan kakinya ke dalam mansion.
Tidak peduli apa yang pernah dilakukan oleh Nick padanya, Ana percaya bahwa Nick adalah pria yang baik dan lembut. Namun karena kesalahan ayahnya yang membuat Nick menjadi pria yang penuh dengan dendam. Dan Ana yakin bahwa Nick tidak sungguh-sungguh untuk menghancurkannya.
__ADS_1
***
Ana yang merasa bosan berada di mansion milik Nick akhirnya ia memutuskan untuk berjalan kaki di sekitar mansion Nick dan terlihat banyak sekali mansion-mansion mewah disini. Ana tersenyum saat melihat keindahan yang ada dihadapannya kini. Ana berharap jika suatu saat nanti ia akan kembali membawa ibunya untuk merasakan kemewahan yang kini hilang dari hidupnya.
Ana berjalan dengan sangat ceria dan penuh semangat, ia pun merasa baru kali ini ia kembali menjadi wanita yang ceria dan bersemangat. Langkahnya terhenti saat seorang pria tiba-tiba menghampirinya. Ana begitu terkejut dengan apa yang dilihatnya, dan ia segera memberikan senyuman manis kepada pria yang ada dihadapannya itu.
"Ana!" Sahut pria itu sambil tersenyum menatap Ana.
"H...hai Sean bagaimana kabarmu?" Tanya Ana dengan sedikit gugup.
__ADS_1
Pria yang kini berada di hadapan Ana bernama Sean, pria itu adalah teman Ana sejak Ana kuliah dulu dan lebih tepatnya lagi Sean sangat mencintai Ana. Pria itu selalu berkata bahwa dia akan menunggu Ana sampai kapan pun.