Forever Mine

Forever Mine
Bab 23


__ADS_3

Suasana malam hari ini terasa sangat dingin, Anastasia seperti merasa hanya ada Nicholas dan dirinya saja yang berada di lantai hotel ini. Beberapa karyawan shift pagi sudah pulang meninggalkan hotel ini, dan tamu hari ini tidak banyak seperti hari-hari sebelumnya.


Anastasia masih merasakan tubuhnya sangat terasa lemas karena seharian ini ia sibuk bekerja membereskan hampir semua ruangan di hotel, termasuk kamar VIP milik Nicholas. Anastasia masih berada dikamar Nicholas karena pria itu memintanya untuk diam dikamar itu.


Anastasia menuruti perintah Nicholas untuk duduk di sofa, ia pun hanya mengangguk menuruti perintah Nicholas karena kalau sampai ia menolak perintah dari Nick, maka pria itu tidak akan segan untuk menyakitinya kembali dan ia pun pasrah dengan keadaannya kini.


Tatapan Anastasia masih tertuju dengan kegiatan yang dilakukan oleh Nicholas, pria itu sedang mengambil sebotol anggur yang berada di lemari es. Kemudian Nicholas menuangkan anggur itu ke dua gelas yang sudah diambilnya.

__ADS_1


Jantung Anastasia semakin tidak karuan karena kini Nicholas duduk disampingnya dengan membawakan segelas anggur untuk Anastasia dan segelas lagi untuk Nicholas minum. Dengan rasa ragu Anastasia meraih gelas yang telah diberikan oleh Nicholas. "Minumlah, suasana malam ini terasa sangat dingin. Dengan kau meminum ini maka tubuhmu akan merasa hangat," ucap Nicholas sambil meneguk segelas anggur yang dipegangnya. Kini Nick terlihat sedikit bersahabat dari pada Nick yang dia lihat dilain hari.


Dengan perasaan yang berkecamuk Anastasia pun mulai meneguk anggur itu, ia memberikan reaksi yang tidak enak saat ia mulai meneguk anggur itu. Ada rasa pahit dan manis dengan baunya yang begitu menyengat di hidung Anastasia. Selama Anastasia hidup, ini adalah kali pertamanya ia meneguk minuman dengan tingkat alkohol yang tinggi. Di beberapa jamuan Ana pernah meminum alkohol yang kadarnya lebih kecil dari sekarang yang ia coba saat ini.


Nicholas yang melihat Anastasia sedang meneguk anggur itu, ia tersenyum sangat puas seakan ia sudah berhasil mencapai kemenangannya. Anggur tadi sudah Nicholas berikan serbuk berwarna putih yang tak lain adalah sebuah obat yang bisa membuat Nick mendapatkan Ana malam ini. Nicholas yakin hanya dengan ini ketertarikannya pada Ana akan menghilang, dia hanya penasaran dan jika semuanya sudah teratasi Nick akan kembali pada dunianya sendiri, tanpa mengganggu wanita ini lagi.


Nicholas yang melihat bahwa sekarang Anastasia sedang tidak karuan dengan tubuhnya, ia kembali tersenyum. Karena rencana yang ia buat kini berhasil sesuai dengan apa yang ia rencanakan. Ia memperhatikan Anastasia yang kini memegang kepalanya yang mungkin merasakan sedikit pusing. Nicholas mendekati wajahnya kepada Anastasia, hingga ia dapat melihat dengan jelas kecantikan yang dimiliki oleh wanita yang berada dihadapannya itu.

__ADS_1


"Kau kenapa?" Tanya Nicholas sambil membelai lembut rambut panjang Anastasia.


"Aku pun tidak tahu Nick, mengapa setelah aku meminum anggur yang kau berikan tubuhku terasa sangat lemas dan tidak karuan seperti ini," lirih Anastasia sambil memegang kepalanya yang sedikit pusing itu.


"Karena kau tidak terbiasa meminum anggur Ana, maka dari itu kau harus sering bersamaku untuk meminum anggur bersama denganku," ucap Nicholas sambil tersenyum dan menggoda Anastasia.


Anastasia tidak dapat mencerna ucapan Nicholas dengan baik, ia semakin merasa jika tubuhnya sangat tidak karuan. Ia merasa nyaman saat tangan besar itu memeluk tubuhnya, rasa hangat dan kerinduannya seakan keluar tanpa mengingat sedikit pun perubahan sikap Nick.

__ADS_1


__ADS_2