
Rasa sakit hati Nick kembali hadir saat ia teringat akan sebuah foto yang menunjukan keakraban Ana dan Sean, serta Ana yang terlihat sangat bahagia saat berada di samping pria bernama Sean itu. Nick sebagai manusia pun bisa bersedih, namun ia mencoba untuk menahan air matanya yang sudah akan keluar. Karena ia tidak ingin terlihat rapuh dihadapan Ana. "Selama aku pergi, kau kemana saja?" Tanya Nick dengan suara yang sedikit lebih ketus dari biasanya dan hal itu membuat Ana bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan Nick?
"Aku dirumah saja, dan aku berjalan di sekitaran mansion ini saja," jawab Ana dengan percaya diri, karena ia merasa tidak pergi terlalu jauh dari mansion Nick.
Tak ada jawaban yang terucap dari Nick, pria itu hanya tersenyum dan memperhatikan Ana dari atas kepala hingga ujung kaki dan berhasil membuat wanita dihadapannya semakin terlihat bingung dengan apa yang dilakukan oleh Nick. "A..apa yang terjadi padamu Nick?" Tanya Ana dengan sedikit gugup, rasanya ada sesuatu yang tidak baik akan terjadi.
__ADS_1
"Tidak ada!" Jawab Nick ketus sambil melangkahkan kakinya menuju sofa.
***
Ana semakin bingung dengan perilaku Nick sekarang, ia takut jika Nick kembali seperti pertama ia bertemu dengan Nick di Meksiko ini. Nick yang selalu bersikap keras dan berkata kasar kepadanya. Kini perasaan Ana semakin tidak karuan, disaat ia sudah merasa sangat tenang dan bahagia bersama Nick. Namun mengapa takdir membiarkan Nick kembali seperti sebelumnya.
__ADS_1
"Aku sudah membeli ini semua untukmu Ana," ucap Nick dengan senyum terpaksa, apa mungkin Nick terlalu kelelahan selama perjalan pulang?
Ana segera meraih dan membuka semua tas belanjaan yang telah diberi oleh Nick untuknya. Senyuman Ana kini terukir kembali saat mengingat jika Nick masih sama, ke tempat mana pun ia pergi ia akan selalu mengingatnya dan membeli suatu barang istimewa untuknya. Dan Ana merasa sangat bersyukur dengan keadaan saat ini, pria dihadapannya yang selalu memberikan semua hal terbaik untuknya.
Ana langsung berhambur kedalam pelukan Nick, namun tetap saja Nick sama sekali tidak membalas pelukannya. Ana semakin bingung dengan sikap Nick sekarang. Ia bertanya pun tadi tidak ada jawaban sama sekali dari Nick. Ana merasa jika Nick sangat pintar untuk mempermainkan hati dan perasaan Ana. "Kau ini kenapa Nick? Berbicaralah padaku," ucap Ana yang terlihat mulai kesal dengan sikap Nick yang seperti ini.
__ADS_1
"Pergi kemana saja kau wanita murahan?" Tanya Nick dengan sangat ketus.
Deg! Apa yang ditakutkan oleh Ana kini terjadi kembali. Pria itu kembali berkata kasar dan kembali menghinanya. Tanpa perlu persetujuan dari Ana, air mata itu pun mengalir langsung di pipi Ana. Ana kini merasa hatinya kembali hancur saat mendengar ucapan yang terlontar dari bibir pria yang dicintainya. "M..maksudmu apa Nick?" Ucap Ana dengan terseda karena ia mulai menangis, hati nya terlalu lemah untuk menghadapi sifat kasar seseorang.