Forever Mine

Forever Mine
Ending


__ADS_3

Ana yang kini tengah menemani suaminya sedang sarapan tidak berhenti untuk terus menatap wajah suaminya itu. Karena semenjak ia hamil ia menjadi lebih sering memandangi wajah suaminya yang terlihat sangat tampan itu.


Ana dengan sigap memberikan sebuah gelas berisi air putih saat Nick batuk karena pria itu merasa salah tingkah karena Ana terus memandangi wajahnya. Ana pun tertawa saat melihat wajah Nick yang kini tengah memerah karena salah tingkah dengan tatapan yang diberikan olehnya.


Setelah selesai sarapan Ana pun mengantar Nick sampai ke mobil karena pria itu akan berangkat bekerja. Ana memberikan tas kerja Nick saat suaminya itu sudah mulai masuk kedalam mobil. Ada perasaan sedih saat Nick harus berangkat bekerja, namun Ana langsung membuang pikirannya itu dan membiarkan Nick untuk segera berangkat.


Tak lupa Ana pun mencium tangan suaminya dan ia pun merasa sangat tenang saat Nick mencium keningnya dan memeluknya dengan sekilas. Ana melambaikan tangannya dan tatapannya kini masih tertuju pada mobil Nick yang mulai melaju meninggalkan dirinya.


Karena merasa bosan ditinggal Nick, Ana pun berencana untuk ikut membantu pekerjaan pelayan yang bekerja di mansion Nick. Namun lagi-lagi para pelayan itu menolak halus permintaan Ana karena perintah Nick.


Ana merasa sangat bersyukur karena Nick selalu memperhatikannya melalui cara apapun. Pria itu memang sosok suami idaman untuk semua wanita, dan Ana merasa bahwa ia wanita yang paling beruntung karena menjadi pilihan Nick.


Sudah lama Ana tidak merasakan dilayani oleh para pelayan dan setelah ia menikah dengan Nick selama beberapa bulan ini, ia merasakan kembali dilayani oleh para pelayan. Setelah sebelumnya ia harus bekerja banting tulang untuk mencari uang dan untuk bertahan hidup. Oleh karena itu Ana selalu merasa tidak enak pada para pelayan yang bekerja di mansion itu dan meminta mereka untuk tidak terlalu kelelahan dan istirahat yang cukup.


***


Nick yang baru saja sampai di perusahaan langsung mendapat kabar jika malam ini ia harus menghadiri pertemuan makan malam dengan salah satu investor di perusahaannya. Dan Nick langsung menyetujuinya karena ini adalah project yang sangat besar dan sangat berharga untuknya.


Nick pun langsung meraih ponselnya dan segera menghubungi Ana meminta ikut menemaninya untuk menghadiri acara makan malam nanti. Dengan wajah yang terlihat sangat bahagia Nick menceritakan semuanya pada Ana melalui panggilan telepon. Mendengar Ana bersedia untuk menemaninya Nick langsung teriak karena ia merasa senang.


Panggilan teleponnya pun sudah terputus, lagi-lagi Nick masih dengan senyumannya. Ia merasa sangat bahagia karena ini pertama kalinya ia menghadiri sebuah pertemuan dengan investor penting dan ia ditemani oleh Ana yang kini menjadi istrinya.

__ADS_1


Merasa sudah cukup puas Nick kembali bergelut dengan laptop dan beberapa file yang ada dihadapannya. Ia ingin segera menyeselaikan pekerjaannya dan segera pulang ke mansion untuk bertemu dengan Ana.


***


Kini Ana sudah terlihat sangat cantik dengan gaunnya yang berwarna hitam. Dengan balutan gaun yang membentuk lekukan tubuh Ana dengan sangat sempurna. Memperlihatkan bentuk perut Ana yang semakin membesar karena kandungannya sudah masuk ke 9 bulan. Dan dokter Luzy mengatakan jika Ana tinggal menunggu hari untuk melahirkan.


Ana menatap dirinya di cermin dan merasa jika tubuhnya kini mengalami perubahan yang cukup berbeda dari sebelum ia hamil. Pipinya terlihat lebih besar dari biasanya, dan begitu pun bagian tubuh yang lainnya. Namun sama sekali tidak melunturkan kecantikan yang ia miliki. Ia mengikat rambutnya dan membuat lehernya terlihat sangat indah.


Ana tersenyum saat Nick membuka pintu kamar dan menghampirinya dengan memeluk dan mencium keningnya. Ana selalu merasa tenang dan nyaman saat Nick melakukan hal itu padanya. Ia menatap suaminya yang kini sudah terlihat sangat rapih menggunakan tuxedo berwarna hitam. Mereka pun memutuskan untuk segera pergi ke tempat pertemuan dengan inveator perusahaan Nick.


Ana dan Nick melangkahkan kakinya untuk masuk ke sebuah restoran mewah, mereka kini menjadi pusat perhatian para tamu yang datang ke restoran itu. Karena melihat Ana dan Nick sangat cocok dan serasi sebagai sepasang kekasih, ditambah Nick yang tidak pernah melepaskan genggaman tangannya pada Ana.


Mereka tengah menikmati pertemuan dan acara makan malam itu. Ana yang begitu ramah terhadap para investor Nick sehingga membuat mereka kagum pada Ana.


"Terima kasih!" Ucap Nick sambil tersenyum dan membenarkan tuxedonya yang sebenarnya tidak kusut itu.


Saat Nick sedang asik berbincang dengan para investornya itu tiba-tiba Ana melirih kesakitan sambil memegang perut besarnya. Nick merasa khawatir dan segera membawa Ana ke rumah sakit dan pamit kepada para investornya itu.


Pikiran Nick kini semakin tidak 7 karena melihat Ana terus melirih sakit, dalam hati Nick mengatakan sepertinya sudah saatnya Ana akan melahirkan.


Nick semakin menancap gas mobilnya dengan cukup kencang namun masih hati-hati karena ia tidak ingin membuat Ana semakin kesakitan.

__ADS_1


***


Beberapa perwat rumah sakit segera membawa ke ruangan untuk di periksa, dan Nick merasa lega karena di beri izin untuk menemani Ana didalam. Ana terus meringis kesakitan sambil berteriak nama Nick, dan Nick merasa semakin kasihan pada Ana. Mata Nick kini mulai berkaca-kaca seperti akan mengeluarkan cairan bening dari matanya karena melihat Ana yang kesakitan.


"Nick sakit!" Lirih Ana sambil menangis.


Nick menggenggam erat tangan Ana dan memberinya semangat karena kata dokter kini Ana sudah mulai pembukaan untuk segera melahirkan. Nick mengusap keringat yang kini membasahi wajah cantik Ana sambil menangis karena tidak tega melihat Ana yang masih saja meringis kesakitan.


Dokter pun langsung mengambil tindakan karena sudah terlihat kepala bayi yang akan segera keluar, Ana mencoba sekuat tenaga untuk melahirkan dan berhasil membuat Nick menangis kembali. Nick jadi teringat saat ia menyakiti Ana, dan ternyata perjuangan Ana untuk melahirkan anaknya sampai berkorban nyawa seperti ini.


Dalam hati Nick lagi-lagi berkata untuk tidak menyakiti Ana lagi apalagi sampai membuat istrinya meneteskan air mata. Nick tersenyum saat ia mendengar suara tangisan bayi, yang tak lain adalah anaknya dengan Ana. Nick langsung mencium kening Ana.


"Terima kasih telah berjuang sehebat ini sayang," Ucap Nick sambil mencium kening Ana.


Nick jadi teringat pada ibunya yang masih tinggal di Las Vegas, ia izin pada Ana untuk keluar karena ia ingin menghubungi ibunya dan memberitahu kabar bahagia ini. Dan Nick pun segera keluar dan langsung menghubungi ibunya dengan penuh semangat.


Saat ia baru saja selesai menghubungi ibunya, dokter Luzy menghampirinya dan memberitahu bahwa Ana akan kembali melahirkan. Nick tampak terkejut dengan apa yang disampaikan oleh dokter Luzy dan langsung berlari kedalam untuk menghampiri Ana yang mulai kesakitan kembali karena merasa mulas.


Tak butuh waktu yang lama akhirnya Ana selesai melahirkan anak keduanya. Dan Nick masih memasang wajah tidak percayanya karena ia memiliki anak yang kembar perempuan dan juga laki-laki.


Nick merasa bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan padanya. Dan ia merasa sangat bahagia dengan kehadiran dua malaikat kecil mereka yang belum memiliki nama.

__ADS_1


"Terima kasih sayang! Bayi kita kembar!" Ucap Nick sambil memeluk Ana dan mencium bibir Ana.


__ADS_2