
Nick kini sudah selesai dengan pekerjaannya, ia memilih untuk duduk diluar kamar dan menikmati pemandangan Paris, dan terlihat jelas menara eiffel yang terlihat langsung dari hotel tempat ia menginap. Begitu indah pemandangan yang kini ia lihat, ia berharap jika suatu saat ia akan membawa Ana ke tempat ini dan menyaksikan keindahan Paris berdua bersamanya.
Tiba-tiba ada sebuah pesan dan terlihat jika itu adalah pesan dari anak buahnya, Nick sangat terkejut dengan apa yang dikirimkan oleh anak buahnya itu. Sebuah foto yang menampilkan Ana sedang asyik bercanda tawa dengan seorang pria yang sangat ia kenal. Temen mereka saat di High school.
Nick langsung mengepalkan kedua tangannya dan memukul meja yang berada dibalkon hotel itu. Ia terlihat sangat murka dan terlihat sangat kesal dengan apa yang dilihatnya. Wanita yang ia nantikan kabarnya justru malah tengah asyik berduaan bersama seorang pria saat dirinya sedang pergi ke Paris untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.
Hati Nick kini terasa sangat hancur berkeping, disaat ia sudah yakin untuk kembali bersama Ana dan berjanji untuk tidak menyakiti atau berkata kasar lagi terhadap wanita itu, tapi dengan tega Ana bertemu dengan seorang pria dibelakang Nick. Apakah wanita itu ingin balas dendam kini?
__ADS_1
***
Nick yang merasa sedang tidak karuan, akhirnya memutuskan untuk pergi ke sebuah Mall ternama yang berada di Paris. Ia melihat ke sekitar Mall itu dan membeli beberapa barang yang ia inginkan, dan ia pun membelikan beberapa barang seperti perhiasan, baju, sepatu dan tas mewah untuk Ana.
Ia berniat untuk menanyakan semua hal tentang Sean saat ia kembali ke Meksiko, ia sudah membuat rencana kembali untuk membuat Ana menangis. Karena wanita itu sudah bermain dibelakang Nick dan jangan salahkan Nick jika ia akan membuat Ana menangis lagi.
"Jangan salahkan aku Ana jika aku bersikap keras lagi terhadapmu!" Lirih Nick sambil membawa semua belanjaan yang sudah ia beli.
__ADS_1
***
Ana kini tengah sibuk dengan dengan beberapa peralatan dan bahan di dapur, ia memasak menu makan malam untuknya karena saat ini ia masih belum juga mendapatkan kabar dari Nick. Mungkinkah pria itu masih marah kepadanya? Pikir Ana.
Terdengar suara pintu utama terbuka dan Ana bingung siapa yang datang malam hari seperti ini. Semua para pegawai sudah tidur di rumah belakang dan tidak mungkin ada yang berani masuk malam-malam seperti ini. Namun pikirannya langsung tertuju kepada Nick, ia langsung mematikan kompor dan berlari menuju pintu utama.
Ia tersenyum manis saat Nick sudah kembali ke mansion ini, ia tidak perlu lagi khawatir dengan Nick. Ana langsung memeluk Nick dengan sangat erat, namun Ana merasakan hal yang lain pada Nick. Pria itu bahkan tidak membalas pelukan yang diberikan oleh Ana. Ana berpikir mungkin Nick masih marah karena ia tidak menjawab panggilan dari Nick.
__ADS_1
"Aku merindukanmu Nick," ucap Ana sambil menatap manja mata Nick.
Tak ada jawaban yang terucap dari bibir Nick, pria itu hanya menatap Ana dengan sangat malas. Walaupun ada rasa sakit yang kini ia rasakan karena Ana bertemu dengan seorang pria selain Nick. Nick sangat mengenal Sean, pria yang Ana temui beberapa hari lalu. Pria itu yang dulu selalu merasa menang dan percaya diri akan mendapatkan Ana, karena ia terlahir sebagai orang kaya. Namun Ana selalu menolaknya dan lebih memilik Nick dibandingkan Sean.