Forever Mine

Forever Mine
Bab 24


__ADS_3

Anastasia beranjak dan bangkit dari duduknya untuk segera naik ke atas ranjang, ia meminta kepada Nicholas agar pria itu menemaninya tidur di ranjang. Nicholas pun hanya tersenyum dan segera menghampiri Anastasia yang kini tengah berbaring di atas ranjang


Wanita itu kini mulai meracau dan melantur tidak jelas, entah apa yang ia katakan namun Anastasia tidak berhenti untuk berbicara kepada Nicholas yang membuat pria itu semakin tersenyum dan merasa puas dengan apa yang dilihatnya kini.


"Maafkan semua kesalahan ayahku padamu Nick, lakukan apapun yang membuatmu bahagia dan setelah kau puas berhentilah untuk membenciku," ucap Anastasia yang kini masih meracau tidak jelas itu.


Nicholas yang mendengar ucapan dari Anastasia hanya terdiam dan menunduk, ada perasaan iba yang kini menghantui pikirannya. Sudah beberapa kali Anastasia memohon dan meminta maaf atas semua kesalahan ayahnya dimasa lalu. Tapi tetap saja Nicholas berbuat kasar dan selalu mencoba untuk membuat Anastasia hancur.

__ADS_1


Anastasia langsung meraih wajah tampan Nicholas dan mulai terlebih dahulu meraih bibir merah Nicholas. Nicholas pun tidak bisa membohongi dirinya bahwa kini ia terbuai dengan semua yang sudah dia mulai, apalagi yang diberikan oleh Anastasia. Nicholas pun mulai membalas perlakuan Anastasia dengan gerakan halus yang semakin lama berubah sedikit kasar karena dorongan tertentu. Malam ini terasa hanya milik Anastasia dan juga Nicholas, dengan pemandangan indahnya Meksiko dari jendela besar yang terdapat di kamar tersebut.


"Maafkan aku Nick ku mohon," lirih Anastasia kembali menghentikan kegiatan mereka, mata sayu itu terlihat cukup menggoda bagi Nick.


Nicholas pun kembali meraih tubuh Anastasia, ia mendekatkan wajah Anastasia untuk semakin dekat dengan wajahnya. Ia kembali memulai semuanya dari awal, seperti layaknya pasangan yang saling meluapkan rasa rindunya karena lama tidak bertemu. Nicholas mulai melepaskan mulutnya setelah melihat Anastasia yang seperti kehabisan nafas.


Anastasia tersenyum dan langsung memegang permukaan bidang milik Nicholas, pria yang selama ini ia cintai namun harus terpisah karena keadaan yang diatur oleh ayahnya. Anastasia mengamati tubuh Nicholas dengan sangat rinci, apa ini mimpi? andai saja dulu ayahnya tidak membenci Nicholas, mungkin kini ia merasakan bahagia bersama dengan Nicholas pria yang sangat ia cintai.

__ADS_1


Meskipun Nicholas kini menjadi berubah jauh dari Nicholas yang dulu, tapi perasaan cinta Anastasia kepada pria itu masih terasa sangat dalam. Ia sudah mencoba berulang kali untuk melupakan Nicholas, namun tetap saja perasaannya terhadap Nicholas tidak dapat ia hilangkan begitu saja. Meskipun kini Nicholas selalu bersikap kasar kepadanya dan selalu membuat Anastasia takut tapi itu tidak cukup untuk menghilangkan rasa cintanya kepada Nicholas.


Nicholas tersenyum dan mulai melepaskan pakaian yang digunakan oleh Anastasia, ini kesempatan berharga bagi Nicholas untuk menghancurkan Anastasia, dengan melakukan hal ini Nicholas sangat yakin jika Anastasia akan semakin cinta kepadanya dan itu akan semakin mudah untuk Nicholas menghancurkan Anastasia dengan rasa Nick yang sudah bosan.


"Apa kau sudah siap untuk melakukannya sayang?" Tanya Nicholas dengan nada suara yang begitu menggoda di telinga Anastasia.


"Lakukanlah semau mu Nick, tapi ku mohon jangan pernah kau membenciku lagi. Karena aku sangat tidak bisa melihat kau membenciku," lirih Anastasia sangat gila jika sekarang mengatakan itu dalam keadaan sadar.

__ADS_1


__ADS_2