Forever Mine

Forever Mine
Bab 37


__ADS_3

Tubuh Ana terasa sangat gemetar karena ia sangat takut pada Nick saat ini. Nick kembali dengan sikap keras dan perkataannya yang selalu kasar. Kini Ana harus kembali mendengar hinaan yang keluar dari mulut Nick, pria yang sudah beberapa waktu ini kembali membuatnya nyaman.


Ana semakin takut saat Nick menghampirinya dengan wajahnya yang terlihat sangat menyeramkan bagi Ana. Ia kini sudah siap jika harus mendengarkan lagi semua hinaan yang akan dilontarkan oleh Nick. Ia sudah mencoba untuk menguatkan hatinya, entah apa yang akan dilakukan Nick terhadapnya. Namun ia harus siap dengan semua yang diucapkan oleh Nick.


"Kau tidak tahu maksud dari perkataanku?" Tanya Nick sambil menyentuh rambut Ana dan membuat Ana tambah ketakutan dengan apa yang dilakukan oleh Nick.


Ana menggelengkan kepalanya, ia benar-benar tidak mengerti dengan yang diucapkan oleh Nick. Ia bukanlah seseorang yang pura-pura tidak tahu atau pun orang yang munafik. Namun kali ini ia sangat sulit untuk mencerna semua yang dikatakan oleh Nick. "Apa maksud dari foto ini? Kau pergi bersama pria bernama Sean? Kau tahu sejak dulu aku tidak pernah menyukai pria itu! Dan disaat aku mencoba untuk mencintaimu lagi, kau malah berani pergi menemui pria itu!" Ucap Nick mengacak rambutnya dengan sangat kasar, Nick terlihat sangat frustasi saat mengetahui Ana, wanita yang ia cintai menemui pria lain.

__ADS_1


Ana yang melihat foto dari ponsel Nick pun terkejut, darimana Nick mendapatkan foto itu. Namun Ana langsung mengetahui jika Nick mempunyai banyak anak buah yang bisa ia bayar untuk mendapatkan semua informasi tentang seseorang yang Nick cari.


"Aku tidak sengaja menemui Sean di depan mansionmu Nick, ia mengajak ku untuk pergi ke sebuah cafe dan berbincang sebentar. Aku tidak ada maksud untuk menyakitimu Nick," ucap Ana mencoba untuk menjelaskan yang sebenarnya terjadi. Walaupun Ana sangat yakin jika Nick tidak akan mempercainya begitu saja. Ia sudah sangat hafal Nick seperti apa.


Ana tahu jika dari dulu Nick sangat tidak menyukai Sean. Karena Sean selalu menghinanya sebagai orang miskin, sedangkan Sean merasa bahwa Sean lah yang cocok untuk menjadi kekasih Ana dibandingkan Nick. Karena bagi Sean, dirinyalah yang se level dengan kekayaan Ana. Sedangkan Nick hanyalah seorang anak dari penjual bunga. "Tutup mulutmu! Ternyata kau memang tidak pernah merasa cukup dengan satu orang pria Ana! Lalu apa bedanya kau dengan wanita-wanita ja lang diluar sana? Yang berani menemui pria lain disaat kekasihnya sedang tidak berada disampingnya!" Ucap Nick teriak sangat keras di hadapan Ana.


Ana melayangkan sebuah tamparan di pipi Nick, ia sudah tidak sanggup mendengar hinaan yang diucapkan oleh pria yang kini berada dihadapannya. Ia sudah berkata dengan jujur sesuai apa yang terjadi, namun pria itu malah menyamakannya dengan wanita-wanita yang tidak benar diluar sana.

__ADS_1


"Pergilah kau dari mansionku, jangan pernah kau berdiri dihadapanku lagi!" Ucap Nick menarik Ana dan mendorong Ana ke luar dari mansion miliknya.


***


Nick kembali masuk kedalam mansionnya setelah ia berhasil mengusir Ana, Nick sudah tidak peduli pada Ana yang sudah mulai berjalan keluar dari mansion mewah milik Nick. Nick mengutuki dirinya dan berjanji akan membuat hidup Ana kembali hancur dan tersiksa.


Karena bagi Nick sesuatu yang sudah menjadi miliknya tidak boleh ada yang berani menemuinya apalagi sampai berani menyentuhnya. Begitu pun denhan Ana, Nick tidak rela jika ada seseorang yang menemui Ana bahkan sampai tertawa bersama Ana.

__ADS_1


"Apa ini pembalasan dendam mu kepadaku Ana? Kau tega menyakitiku dengan menemui pria yang tidak aku suka!" Lirih Nick sambil menendang sofa yang berada tepat didepannya.


Dalam hatinya ia pun merasa sangat tidak tega untuk mengusir Ana, tapi bagaimana pun ia harus berani melakukan itu. Karena Ana sudah tega mengkhianatinya dengan menemui Sean, si pria sombong yang pernah ia kenal.


__ADS_2