Gadis Tomboy Kesayangan Sang Baret Merah

Gadis Tomboy Kesayangan Sang Baret Merah
Hukuman


__ADS_3

Galaxy menggendong Axel menuju kamarnya di lantai dua rumah itu, dia membuka gagang pintu dengan kaki kanannya, mendorong nya dengan tubuh belakang nya dan memasuki kamarnya menuju kamar mandi.


Dia lalu menurunkan tubuh Axel, membuka balutan handuk yang dia lilitkan tadi lalu membuka semua pakaian Axel dan membuangnya sembarang. Ditatapnya wajah wanita cantik dihadapan, wanita yang selama hampir dua bulan ini dia tinggalkan dan rindukan. Lalu dia mendekatkan tubuhnya, mengangkat dagunya dan ******* habis bibir manis favoritnya.


Nafas keduanya menderu, Galaxy melepaskan tautan bibirnya dan mendekatkan keningnya.


" I miss you baby..." suaranya lirih dan terdengar sangat sexy ditelinga Axel.


Tiba-tiba Axel menautkan kembali bibirnya, kali ini tangan Axel bergerilya melepaskan pakaian yang masih dikenakan oleh suaminya. Hati Galaxy tersenyum bangga singa betina kesayangannya sudah semakin ganas.


Mereka pun melakukan pelepasan bersama beberapa kali disana, hanya kamar mereka yang menjadi saksi bisu aktivitas panas mereka pagi itu, mereka saling melepas rindu, saling mencurahkan isi hati yang membuat ikatan batin keduanya semakin besar dan kuat.


Selesai dengan aktivitasnya Galaxy membersihkan tubuhnya meninggalkan Axel yang masih terbaring di ranjang kelelahan dan saat dia kembali dari ritual mandi nya dia mendapati sang istri yang tertidur pulas. Galaxy tersenyum membelai rambut dan pipi gadis yang ada dihadapannya lalu mencium kening nya dan membiarkannya tertidur disana.


.


.


.


" Jadi siapa yang akan menjelaskan kejadian tadi ?" tanya Galaxy kepada kedua adik kembarnya yang sekarang sedang duduk dihadapannya diruang kerja Galaxy.


Lalu Guruh dan Guntur secara bergantian memberitahukan program latihan yang mereka buat untuk membantu Axel agar bisa terlepas dari ketergantungan terhadap oksigen tabungnya. Keduanya saling meyakinkan bahwa selama ini mereka melakukan nya dengan sangat hati-hati dan penuh perhitungan bahkan keduanya membuat analisa dan dituangkan dalam bentuk dokumen sebagai bukti keberhasilan program tersebut.


" Jadi selama ini kalian sudah berhasil membantu ade terlepas dari alat-alat itu?"


Keduanya mengangguk


" Abang sangat bersyukur memiliki adik kembar seperti kalian.... kalian memang hebat!"


" Dan Abang sangat berterimakasih kepada kalian..."


Galaxy memeluk kedua adik kembarnya, dia sangat menyayangi Guruh dan Guntur.


" Bunda dari tadi gak dipelukin sama abang..." cicit bunda.


Bunda memasuki ruangan kerja anak sulungnya membawakan makanan dan minuman untuk mereka nikmati bersama.


Sebenarnya bunda yang menyambut kepulangan Galaxy, hanya Galaxy melarang bunda untuk memberi tahukan kepulangannya kepada adik-adik dan istrinya.


Belum sempat bunda memberi tahu aktivitas ketika nya, Galaxy sudah mendahului bunda untuk mendatangi lokasi mereka bertiga dirumah itu setelah mendapatkan jawaban dimana mereka berada saat itu.


" Lho...anak kesayangan bunda mana? tanyanya. Baru menyadari ketidak hadiran Axel diantara mereka.

__ADS_1


" Ade ketiduran tadi bun..." jawab Galaxy mencoba menyembunyikan wajahnya yang memerah.


" Emang abang apain tadi ?" pertanyaan Guruh mengundang tawa semua yang ada diruangan itu.


.


.


.


" Abang iiiihhh...ade baru selesai mandi "


" Siapa suruh bikin jantung abang copot tadi pagi ??" menarik tubuh wangi sang istri kedalam pelukannya


" Ade kan gak ngapa-ngapain " ucapnya manja


" Itu tadi ngapain ada di kolam?" tanya Galaxy pura-pura tidak tahu


Galaxy mengangkat tubuh mungilnya, menggendongnya seperti koala.


" Abis ade bosen, jadi ade nyemplung di kolam " jawabnya asal


" Iiissshhhh...singa betina abang udah mulai nakal yah.." Galaxy menggelitik leher Axel dengan bibirnya.


Dia lalu mendudukkan bokongnya di sofa kamar dengan Axel tetap dalam pangkuannya.


" Geli abang....." terkekeh geli


Gelitikan dilehernya berubah menjadi gigitan halus dan berubah lagi menjadi kecupan mesra meninggalkan tanda kepemilikan dileher jenjang istrinya.


Axel menikmati semua sentuhan yang diberikan oleh pria yang dicintainya...


Dan terjadi lagi.....syair nyanyian Ariel Noah


*******************************


" Ba.....ttt !!! sulit sekali mendekati cewek penyakitan itu !!"


" Dia selalu dikawal kemanapun dia pergi...!" mengepalkan tangannya


" Kamu tidak boleh hidup!! kamu harus mati!! " melemparkan pisau ke foto yang ada di depannya.


" Dan kau...!! tidak ada seorangpun yang bisa memiliki mu selain aku..." mendekap sebuah bingkai foto.

__ADS_1


Dia lalu menghapuskan air matanya, merapikan pakaiannya, menaruh kembali bingkai foto kedalam laci mejanya dan memastikan semuanya terlihat normal lalu dia keluar dari ruangannya dan tak lupa menguncinya.


" Sintha berangkat dulu yah mih...." serunya


" Sarapan dulu nak...!" jawab wanita paruh baya yang terlihat sakit.


" Nanti aja mih di kantor " mencium punggung tangan maminya dan bergegas pergi mengendarai sepeda motor matic.


.


.


.


Sementara ditempat yang berbeda.


Seorang pria tengah berada diruang kerjanya memandangi gambar wajah cantik seorang gadis dan membelainya dengan jari tangannya.


" Kau lihat...dia bahkan sudah tidak perduli padamu...kenapa kamu sangat bodoh sekali???" isak tangis pun terdengar


" Andai kamu ada disini sekarang...." ucapnya lirih.


" Kakak janji...akan membuat dia menyesali perbuatannya! " ucap pria itu sambil mengeratkan rahangnya.


Ketukan pintu telah membuat aktivitasnya berakhir. Dia menaruh kembali foto itu dimeja kerjanya dan memastikan semuanya terlihat normal kembali


" Silahkan masuk..!" serunya


" Siang pak, ada nona Sintha yang ingin bertemu "


" Suruh dia masuk !" titahnya.


.


.


.


To be continued


Dukung author dengan like dan komen yah


Terimakasih 😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2