
" Pak...tolong bantu saya untuk membukakan pintu kamar 512 !" titah Cakrawala kepada salah seorang petugas hotel yang menghampiri mereka setelah dia menjelaskan kondisi nya terlebih dahulu melalui sambungan telepon.
Petugas tersebut menggunakan kunci cadangan yang dia pegang lalu membukakan pintu kamar dan membantu pasangan suami istri tersebut untuk mencari keberadaan sang putri.
" De....ade....!" seru bunda khawatir
Bunda meraih gagang pintu kamar mandi,dia terkejut karena pintu tersebut dalam keadaan terkunci dari dalam.
" Yah...ini kok dikunci dari dalam?? " seru bunda
" De....ade...!!" panggil Cakrawala seraya menggedor pintu tersebut.
" Tolong dibuka juga pak pintunya " titah Cakrawala.
Ceklek...
" ADEEEEEEEE.....!!! Ya Tuhan....!!!" Pekik bunda setelah melihat Axel dalam keadaan tak sadarkan diri.
Cakrawala memeluk tubuh sang istri yang berteriak histeris dan menyuruh petugas hotel untuk mengangkat tubuh putrinya dan memindahkan nya ke tempat tidur lalu menyuruhnya untuk menghubungi ambulance.
***************************
Ddrrtttt..... ddrrtttt....
" Iya yah...?"
" Apa??!!! "
Belum sempat Galaxy bertanya, sambungan telepon sudah terputus.
" Kenapa kak?" tanya wanita yang belakangan ini selalu dia temani
Galaxy tidak menjawab pertanyaannya, dia berdiri dari kursinya dan berlalu. Merry wanita yang akhir-akhir ini selalu meminta Galaxy untuk menemaninya bergegas mengikuti kemana Galaxy pergi.
" Kak... tunggu !!" serunya
Galaxy memanggil taksi yang sudah terparkir disana, dia membuka pintu dan menyuruh sang sopir untuk mengantarkan ke tempat tujuannya.
Merry berhasil mengejar Galaxy lalu dia masuk kedalam taksi yang Galaxy tumpangi.
__ADS_1
Sesampainya ditempat tujuan, Galaxy bergegas menuju resepsionis untuk menanyakan keberadaan sang istri, hatinya dipenuhi rasa bersalah.
Galaxy berlari menuju tempat yang diberitahukan oleh salah seorang suster tadi, dia melihat keberadaan ayah yang sedang memeluk sang bunda dan menghampirinya.
Menyadari kedatangan Galaxy bunda meluapkan emosi nya.
Plak....plak...plak...!
Galaxy terkejut pasalnya baru kali ini bunda menamparnya, bunda yang selama ini dia ketahui semarah apapun dia hanya akan mengomelinya atau menghukumnya, tetapi hari ini tiga tamparan sekaligus mendarat di pipinya. Tamparan ini sangat mengena di batin nya.
" Anak kurang ajar!!!" pekik bunda
" Apa yang sudah kamu lakukan hah?!!" lanjutnya
" Apa kamu akan membunuhnya?!" lanjutnya lagi dengan air mata yang terus membanjiri pipinya.
" Ta...tante...ini..." Merry mencoba memberikan penjelasan
" Diam kamu!!!" pekik bunda memotong pembicaraan Merry
" Saya tidak mau melihat kamu sekarang ini!! pergi..!!" titahnya
" Sayang....sudah...sudah...ingat kesehatan kamu..." Cakrawala mencoba meredam amarah sang istri.
Galaxy hanya tertunduk diam, hatinya dipenuhi rasa bersalah. Andaikan saja dia menolak permintaan tolong Merry untuk berpura-pura menjadi pacarnya, Andai saja dia memilih untuk menjaga sang istri mungkin peristiwa ini tak akan pernah terjadi.
Galaxy lalu mengingat akan janjinya, janji yang sudah dia langgar, janji untuk tidak meninggalkan istrinya kecuali dalam keadaan sedang mengemban tugas negara.
" Galaxy...Ayah sangat kecewa padamu, ayah harap kejadian ini tidak akan pernah terulang kembali apapun alasannya " ucap sang ayah berlalu meninggalkan Galaxy seorang diri.
Cakrawala harus menenangkan istrinya, dia memutuskan untuk pergi dari tempat itu untuk sementara dan akan kembali setelah kemarahan istrinya reda.
Deg..
Ayah tak pernah memanggil ku dengan sebutan itu....Ya Tuhan....apa yang telah aku lakukan...??
" Kak..." Merry mencoba untuk berbicara dengan Galaxy.
" Gak Mer.... sebaiknya kita sudahi semuanya, dan sebaiknya kamu pergi sekarang..." ucap Galaxy dingin.
__ADS_1
.
.
.
" De....maafkan abang...." ucap Galaxy lirih.
" Abang janji gak akan pernah melakukan hal bodoh seperti ini lagi..." sambung nya...
Axel tidak menjawab pernyataannya suaminya, dia memilih untuk mendiamkan Galaxy, saat ini hatinya masih terlalu sakit dan tubuhnya masih terasa lemah.
" Sayang....abang mohon....maafkan abang...." Galaxy tak melepaskan genggaman tangannya dan terus menciumi tangan istrinya.
Tak lama bunda datang menjenguk Axel, dia tidak mengindahkan keberadaan anak sulungnya, bunda masih kesal dengan kelakuan bodoh anaknya itu.
" Bun... maafkan abang..." pinta Galaxy
" Abang salah bun...Abang akui itu..." sambung nya
" Abang janji gak akan pernah melakukan hal bodoh seperti itu lagi..." Galaxy memohon pada bunda nya yang sedari tadi hanya terdiam.
Bahkan sang ayah pun ikut mendiamkan dirinya saat ini.
Setelah seminggu Axel dirawat kembali, akhirnya dokter mengijinkannya untuk pulang.
Axel meminta kepada ayah dan bundanya untuk langsung pulang ke Indonesia.
Selama itu pula, ayah dan bunda hanya berbicara seperlunya kepada Galaxy
.
.
.
To be continued
Dukung author dengan like dan komen yah 😘
__ADS_1
Mohon maaf hari ini pendek-pendek dulu nulisnya, author sedang mengalami flare ( istilah autoimun jika sedang kambuh )
Terimakasih atas dukungannya. 🤗