
Selama kehamilan kedua ini Axel terpaksa harus keluar masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena kondisi tubuh nya yang semakin melemah.
Saat ini usia kandungan Axel sudah menginjak tujuh bulan lebih satu minggu. Dokter terpaksa menjadwalkan tindakan Caesar untuk proses kelahiran kali ini.
Axel sudah seminggu ini kembali mendapatkan perawatan medis, dia berusaha sekuat tenaga untuk kembali pulih demi anak dan suaminya.
" Makan yang banyak yah sayang..." Galaxy menyuapi istrinya
Axel tersenyum melihat mulut Galaxy yang sesekali membuka agar Axel meniru gerakan mulut nya ketika dia memasukkan makanan ke mulut Axel.
Galaxy bahagia karena selama dirawat kali ini selera makan istrinya membaik, tubuhnya sudah semakin kuat dan wajahnya terlihat juga lebih segar dan lebih cantik. Dia juga sangat bahagia karena Axel sudah bisa bercanda dan tertawa lagi.
" Papi...apa dokter sudah memutuskan kapan untuk tindakan Caesar nya?" tanya Axel tiba-tiba
Galaxy membereskan piring dan gelas bekas makan Axel dan menaruhnya di meja diluar ruangan kamar lalu menutup kembali pintu kamar nya.
" Tiga hari lagi sayang, dokter masih harus melakukan test lab dan memantau perkembangan bayi-bayi kita " Galaxy mencium kening istrinya
" Aku takut sayang...." ujar Axel, melingkarkan kedua tangannya di pinggang suaminya
" Abang yakin ade kuat, ade bisa melalui proses nya " Galaxy mengelus rambut Axel
" Abang akan selalu menemani ade..." imbuhnya
" Sayang...." Axel mendongakkan kepalanya disambut dengan senyuman Galaxy
" Kalo ada apa-apa nanti, tolong jaga anak-anak dengan baik..." ujarnya kembali membenamkan wajahnya diperut Galaxy.
Galaxy melepaskan tautan tangan istrinya yang tiba-tiba berbicara seperti itu, lalu dia mendudukkan bokongnya dipinggir tempat tidur dan menarik Axel kedalam pelukannya.
" Kamu gak boleh bicara seperti itu sayang...gak boleh...denger abang kan??"
" Kamu akan hidup, kamu akan menemani abang sampai tua nanti "
Galaxy berusaha untuk menahan air matanya agar tidak mengalir, dia mendongakkan kepalanya dan membuang nafas keudara.
" Maafkan ade sayang....udah bikin abang khawatir akhir-akhir ini..." ucap Axel mengeratkan pelukannya.
" Abang gak merasa direpotkan de...ini udah menjadi tanggung jawab abang sepenuhnya"
" Abang sangat mencintai ade...Abang gak akan bisa hidup tanpa kamu sayang..."
__ADS_1
Galaxy menciumi istrinya seakan tak pernah puas untuk melakukan itu padanya.
" Papi...kita ke taman yuk, mami bosan dikamar terus " pinta Axel tiba-tiba
" Boleh sayang...nanti papi ambilkan kursi rodanya dulu " Galaxy mengambil kursi roda yang berada di sudut ruangan.
Mereka lalu menelusuri lorong rumah sakit untuk menuju ke lift yang akan membawa mereka ke lantai gedung paling atas dimana ada taman kecil disana tempat khusus untuk para pasien yang ingin bersantai.
Galaxy sangat merindukan momentum ini, dimana senyuman hangat selalu tergambar di wajah istri yang dicintainya, canda tawanya dan manjanya meski sang istri terkesan tomboy, tapi apabila sedang berada bersama Galaxy sifat manjanya akan keluar, dan Galaxy sangat menyukainya.
" Wah pi...baru tau kalo diatas ada taman pi...bagus yah tamannya " Axel mengembangkan senyumnya.
" Iya sayang ...kan kamu nya baru bisa diajak jalan-jalan sekarang " Galaxy mencium puncak kepala Axel
Mereka menuju sebuah bangunan kecil yang terletak didalam satu sudut taman, mereka saling bertukar cerita tentang saat dimana mereka awal kali berjumpa, ketegangan-ketegangan yang terjadi dan kekonyolannya.
Sesekali mereka tertawa bahagia, sesekali mereka saling menjahili.
" Abang....perut ade mules...turun yuk ?" pinta Axel setelah sekian lama mereka berbincang disana .
" Kenapa sayang? mau pup ?" tanya Galaxy
" Gak tau...rasanya mules aja " Axel meringis menahan sakitnya
Sesampainya di kamar, Galaxy mengangkat tubuh Axel dan memindahkan nya keatas tempat tidur, terlihat sang istri sedang menahan sakitnya. Galaxy lalu menekan tombol yang ada disampingnya dan memanggil suster kesana.
Setelah suster memeriksa keadaan Axel, dia bergegas menghubungi dokter kandungan yang menangani kehamilan Axel. Tak lama dokter datang dan memeriksa kondisi Axel lalu dia menyuruh suster untuk segera menyiapkan kamar operasi.
" Sepertinya tindakan operasi nya dipercepat pak, sudah ada kontraksi dirahimnya " ujar dokter
"Baik dok, lakukan yang terbaik untuk istri saya " pinta Galaxy.
Galaxy lalu menghubungi ayah dan bundanya juga kedua adik kembarnya untuk memberi tahu kabar Axel saat ini. Dia tak melepaskan genggaman tangannya dari tangan Axel, saat ini dia benar-benar sangat mengkhawatirkan kondisi istri yang sangat dicintainya itu.
Dalam hatinya dia berdoa, minta yang terbaik kepada NYA untuk sang istri.
Tak lama tim dokter membawa Axel kedalam ruangan operasi, Galaxy menemani istrinya selama proses Caesar berlangsung. Proses awal Caesar berjalan lancar, Galaxy masih sempat berbicara pada Axel mengatakan betapa dia sangat mencintai istrinya itu.
" Nanti kita akan berlibur bersama ya sayang " Galaxy mencium kening istrinya dan disambut dengan senyuman manis istrinya. Galaxy melihat sang istri begitu cantik saat ini.
Tak lama dokter berhasil mengeluarkan salah satu bayi nya, dia langsung menangis kencang.
__ADS_1
" Aku sayang kamu de..." kembali Galaxy mencium kening istrinya.
Tiba-tiba mata Axel tertutup diikuti dengan bunyi mesin detak jantung yang memekakkan telinga. Dokter meminta Galaxy untuk keluar ruangan
" Kenapa istri saya dok???!"
" Bapak mohon tunggu diluar " pinta salah satu dokter
" Tolong katakan ada apa dengan istri saya dok ??!"
Salah satu suster pria disana terpaksa memaksa Galaxy untuk keluar dari kamar operasi.
Galaxy berteriak memanggil nama istrinya, Ayah serta kedua adik kembarnya menahan tubuh kekar Galaxy yang meronta, bunda lalu memeluk nya.
" Tenang sayang ...Abang harus kuat demi ade.." bunda mengelus punggung anaknya yang tetap menangisi istrinya.
" Ade bun....abang gak mau kehilangan ade bun..." ujarnya meracau
" Kita berdoa bersama-sama yah sayang, kita berdoa untuk keselamatan istri dan bayi-bayinya " ujar bunda berusaha untuk menenangkan Galaxy.
Ayah dan kedua adik kembarnya tak pernah menyangka Galaxy bisa serapuh ini, Galaxy yang mereka tahu adalah seorang laki-laki yang kuat dan tegar. Sekuat apapun musuh yang asa dihadapannya, sebanyak apapun mereka, Galaxy selalu bisa mengalahkan mereka.
Tapi kini mereka melihat sisi lain dari seorang Galaxy Bima Sakti.
" Tadi Ade baik-baik saja bun, dia makannya banyak....kami...kami pergi ke taman diatas, kami bercanda dan dia tertawa lagi bun..." ujar Galaxy mengeluarkan isi harinya.
" Kenapa ade bisa kayak gitu Bun sekarang ??? kenapa Bun??? " Galaxy meminta jawaban dari sang bunda
" Abang ..kita doakan ade yang terbaik saat ini bang..abang harus kuat demi ade, demi Langit, dan demi kami bang..." Guntur memeluk sang kakak...
" Tuan Galaxy " tiba-tiba dokter memanggil namanya
.
.
.
To be continued 😉
Dukung author dengan like dan komen yah 😘😘
__ADS_1
Terimakasih 🙏🙏🙏
Love you all banyak-banyak ❤️❤️❤️