
Setahun berlalu semenjak Axel memaafkan Galaxy, semenjak itu pula Galaxy tidak pernah melanggar janjinya untuk selalu membawa serta Axel kemanapun dia pergi.
Ada keinginan baru dari ayah dan bundanya, yakni mereka ingin segera menimang cucu. Galaxy memang tidak memaksa sang istri untuk segera mengandung anaknya, mereka juga tidak melakukan program hamil, karena bagi nya saat ini kehadiran Axel dalam hidupnya sudah lebih dari segalanya.
Axel dalam hal ini merasa memang sudah saat nya dia memberikan cucu kepada ayah bundanya, dia selalu mencari artikel bagaimana agar dia bisa cepat mengandung, mulai dari makanan apa yang baik bagi dirinya dan suaminya bahkan hingga bagaimana posisi yang bagus saat berhubungan agar sel telur nya segera dibuahi.
" Emang ade udah siap jadi mami?" tanya Galaxy ketika mereka sedang asik membahas posisi saat berhubungan dari sebuah artikel.
" Siap gak siap kan harus siap sayang..." jawab Axel mencium bibir Galaxy yang seketika mengundang sesuatu dibawah sana.
" Mmmmm....singa betina kesayanganku udah mulai nakal rupanya..." ujar Galaxy membalas ciuman sang istri.
Dan pergumulan panas antar sepasang suami istri itu pun terjadi, serangan demi serangan mereka berikan kepada satu sama lainnya hingga pelepasan pun terjadi diantara keduanya.
.
.
.
" Bang....jangan lupa nanti ada undangan makan malam dari rekanan ayah " ujar Cakrawala kepada Galaxy yang baru saja pulang dari kerjanya.
" Iya yah..." jawab Galaxy mencium punggung tangan sang ayah
" Nanti ayah berangkat duluan, ayah nganter bunda dulu ngambil pesanan hantaran buat acara nanti " lanjutnya
" Siap yah....abang istirahat dulu sebentar " ujarnya pamit menuju kamar miliknya dilantai dua.
Sesampainya dikamar, Galaxy terkejut melihat aktivitas yang sedang dilakukan sang istri, pun Axel terkejut dengan kedatangan sang suami.
" Axel Bima Sakti....lagi ngapain diatas sana!?" serunya
Axel yang saat itu hanya memakai celana pendek dan atasan tank top sedang berada diatas lemari seperti sedang mencari sesuatu.
" E...eeehhh abang...udah pulang.." jawabnya terbata
" Gimana caranya kamu bisa sampe diatas sana hah?!" Galaxy berusaha menurunkan Axel
" Ade lagi nyari ini bang, nih udah ketemu...." jawabnya sambil memperlihatkan sebuah bungkusan kecil berwarna biru dari atas lemari
" Turun gak..!?" serunya lagi
" Gendong....." ujarnya dengan wajah inosence nya.
Timbul kejahilan dipikiran Galaxy.
__ADS_1
" Gak mau... Turun sendiri!" ujarnya pura-pura marah
" Ntar ade jatoh loh..." cicit nya.
Kalah dengan ancaman sang istri Galaxy pun menangkap tubuh Axel, tapi dia tidak menurunkannya melainkan langsung membawanya ke kamar mandi.
" Loh...kok kesini...Ade udah mandi abang..." ujarnya berusaha untuk turun dari gendongan sang suami
" Kita mandi lagi..." balas Galaxy mengangkat kedua sudut bibirnya
" Ini hukuman karena udah bikin jantung abang hampir copot tadi " lanjutnya.
"Iissshhhh...abang nih.. " ujar Axel manja
Sore itu kamar mandi mereka menjadi saksi bisu atas aksi panas keduanya.
.
.
.
" Udah siap sayang...?" tanya Galaxy mendekati Axel yang masih memberikan sentuhan akhir pada riasan wajahnya.
Galaxy tampak gagah memakai setelan jas hitam dan kemeja merah maroon dengan dasi yang senada dengan warna kemejanya, serasi dengan Axel tampak sangat cantik dengan balutan dress panjang warna merah maroon lengan pendek yang pas ditubuhnya tetapi tidak begitu memperlihatkan lekukan tubuh Axel. Kesan elegan terpancar dari pasangan tersebut.
" Gagah...." gunamnya.
" Kamu juga cantik sayang...." puji suaminya mengecup kening Axel.
Galaxy mengendarai mobil Rubicon yang baru dibelinya enam bulan yang lalu, kali ini pilihan warna nya sesuai dengan warna favorit sang istri, warna kuning. Warna yang sama dengan karakter film kesukaan Axel Bumblebee.
Dan seperti biasa, para pengawal mengikuti mereka dengan menggunakan mobil yang lain.
Tiba di lokasi tempat perhelatan diselenggarakan Galaxy tak melepaskan gandengan tangannya dari Axel. Menurutnya kecantikan dan keanggunan Axel telah mengundang perhatian dari banyak kaum lelaki sekaligus mengundang iri dari tamu wanita yang hadir disana. Galaxy juga ingin membuat Axel merasa nyaman berada ditempat itu karena tidak dipungkiri dia sendiri pun telah menjadi pusat perhatian para kaum hawa baik yang masih lajang maupun yang sudah bersuami.
Postur tubuh Galaxy yang tinggi dan gagah juga ketampanannya banyak diidamkan oleh para kaum hawa.
Axel melihat ke sekeliling ruangan, dia tersenyum saat netranya menangkap lambaian tangan sang bunda. Axel menarik Galaxy menuju ke arah dimana bundanya berada.
" Sayang....kamu cantik sekali malam ini " puji sang bunda mencium pipi kanan dan kiri putri cantiknya.
" Bunda juga cantik banget..." ujarnya
Bunda tampil anggun dengan balutan kebaya warna keemasan yang dipadukan dengan kain batik tulis khas Jawa tengah serasi dengan ayah yang menggunakan stelan jas hitam dan kemeja warna keemasan.
__ADS_1
Tampak hadir disana Bagas Adiswara bersama dengan rekan-rekannya. Dia tak melepaskan sorotan matanya dari pasangan yang sedari tadi duduk diseberang kursi yang mereka duduki bersama dengan keluarga dan rekan-rekan nya.
Bagaimana aku bisa mendekati gadis itu sementara Galaxy tak pernah jauh darinya...
Bagas melihat Axel berdiri dan memisahkan diri dari mereka, lalu dia pun berinisiatif untuk mengikuti gadis itu dari kejauhan. Dia melihat Axel pergi menuju toilet wanita yang lokasinya agak jauh dari meja yang ditempati oleh Galaxy dan keluarga nya.
Lima menit berlalu Axel tak juga kembali dari kamar mandi, hal ini tentunya mengundang kekhawatiran nya. Dia pun beranjak dari duduknya dan memutuskan untuk menyusul Axel ke toilet wanita.
Betapa terkejutnya Galaxy ketika mendapati sang istri yang tengah berkelahi disana, dia melihat Axel sedang menghajar seorang pria dihadapannya. Keadaan sekitar toilet memang sepi karena semua orang tengah sibuk dengan aktivitas makan malam bersama nya.
" Hei ..! Ada apa ini ?!" pekik Galaxy menghampiri Axel yang kini penampilan nya agak sedikit berantakan.
Axel yang masih terengah berusaha merapikan rambut dan pakaian nya.
" Laki-laki brengsek ini berusaha merayuku !" ujarnya dengan penuh penekanan di setiap katanya.
Pria yang dimaksud sudah dalam keadaan duduk tersungkur. Galaxy lalu mengangkat tubuh laki-laki itu dan...
" Bagas ..!?" serunya
" Apa maksud semua ini?!" lanjutnya geram
Galaxy memanggil para pengawal nya untuk membawa pria itu pergi dari hadapannya. Dia memerintahkan para pengawal untuk membawanya ke sesuatu tempat.
" Kamu gak apa-apa sayang..??" tanya Galaxy khawatir melihat bercak darah disudut bibir sang istri.
" Ade gak apa-apa..." jawabnya menarik nafas panjang dan membuang nya kasar
" Bibir kamu....." kedua matanya terbelalak
" Aaahhh br....sek!!! akan ku balas dia!! "seru Galaxy geram
Galaxy menghubungi sang bunda lewat gawai nya, dia terpaksa membohongi bundanya dengan memberi tahu jika Axel masuk angin dan dia harus membawanya pulang lebih awal.
Galaxy keluar lewat pintu samping gedung itu, dia bergegas membawa Axel pulang.
.
.
.
To be continued
Dukung author dengan like dan komen yah boleh dishare juga sebanyak mungkin agar semua bisa merasakan keseruan saat membaca novel ini
__ADS_1
Terimakasih 😉