Gadis Tomboy Kesayangan Sang Baret Merah

Gadis Tomboy Kesayangan Sang Baret Merah
Aku Maafkan Dengan Syarat.....


__ADS_3

Sudah seminggu semenjak mereka kembali ke tanah air, Axel masih membutuhkan perawatan khusus pasca operasi. Cakrawala tidak lagi mau mengambil resiko untuk putrinya itu, dia menyewa perawat khusus yang akan menangani Axel secara langsung hingga Axel benar-benar dinyatakan sembuh total.


Galaxy masih mendapat hukuman dari ayah bundanya, dia harus pulang secepatnya setelah selesai bekerja, semua kegiatannya harus dia laporkan langsung kepada ayah dan bunda nya. Bunda melarang Galaxy untuk berhubungan kembali dengan Merry, bahkan dia menghubungi saudaranya di Singapura agar anak gadisnya tidak lagi menganggu hubungan anak mereka dengan alasan apapun.


" Maafkan kami kak..." ujar Norman melalui sambungan telepon.


" Lagian kamu pake acara jodohin anakmu segala sih?? udah gak jaman man..." ujar bunda ketus


" Iya kak... maafkan kami, kami gak jadi jodohkan anak kami, kalo kakak berkenan kami akan ke Indonesia untuk menyelesaikan semuanya " ucap Norman memohon


" Engga...gak perlu, putriku masih belum pulih, aku gak mau dia kenapa-kenapa lagi...nanti aja kalo waktunya sudah pas..." ujar bunda


Cakrawala yang mendengarkan percakapan sang istri hanya bisa menggelengkan kepalanya, kalau urusan anak istrinya memang cenderung over protective apalagi terhadap Axel yang menurutnya lebih over protective lagi.


Tapi dia paham akan perilaku sang istri, dia memang menunjukkan kasih sayangnya dengan cara itu.


Galaxy pulang lebih awal hari ini, dia sangat ingin mendapatkan hati Axel kembali. Dia membeli dua buket bunga untuk istri dan bundanya tak lupa dia membeli sekotak coklat favorit istrinya.


Setibanya dirumah, dia langsung mencari keberadaan sang istri dikamar nya.


Lho..dimana dia....??


Dia hanya mendapati suster Indah yang tengah membereskan tempat tidur dan alat-alat medis yang digunakan nya untuk merawat Axel.


" Istri saya dimana sus ?" tanya nya


" Eh...bapak.." terkejut dengan kedatangan Galaxy yang membawa dua buket bunga ditangannya


" i...Istri bapak sedang ditaman belakang pak, tadi ibu yang mengajaknya kesana " jawab sang suster tak berani menatap Galaxy.


Galaxy memang terlihat sangat berwibawa dengan seragam lorengnya.


" Ohh... terimakasih suster " ujar Galaxy dan dijawab dengan anggukan kepala.

__ADS_1


Galaxy berlalu untuk mencari keberadaan sang istri ditempat yang disebutkan oleh sang suster tadi.


Dari balik kaca, Galaxy melihat istrinya yang sedang duduk di taman pinggir kolam renang sedang bercengkrama dengan bunda nya, sesekali ia melihat keduanya tertawa lepas. Dia lalu memberanikan diri untuk menghampiri dua orang yang sangat berarti dalam hidupnya itu.


" Bunda...." panggilnya kepada sang bunda..


" Eehh...abang tumben pulang cepet " ujar bunda.


" Abang bawa apa itu ??" tanya bunda melihat sang anak yang terlihat sedang menyembunyikan sesuatu dibalik badan kekarnya.


" Ini buat bunda...dan ini buat kamu sayang.."


Galaxy memberikan buket bunga kepada sang bunda, ibu yang telah melahirkan nya yang sangat mencintainya selama hidupnya dan selalu hadir untuk nya. Dia pun memberikan satu buket bunga dan sekotak coklat untuk sang istri tercinta yang kelak akan melahirkan anak-anak untuknya. Dia lalu mencium kening kedua orang yang sangat berharga bagi hidupnya dan memeluk nya.


" Maafkan abang atas kesalahan yang sudah abang lakukan..." ucapnya bersungguh-sungguh.


" Bunda sudah lama memaafkan kamu sayang, bunda harap abang bisa mengambil hikmah dari semua kejadian ini..." ucap bundanya menasihati.


" Bunda tinggal kedalam dulu yah..." ujar bunda seakan mengerti apa yang dibutuhkan oleh kedua orang anaknya tersebut.


" Ade maafin abang kan sayang...?" tanya Galaxy yang disambut dengan senyuman dan anggukan kepala Axel.


" Ade maafin abang tapi dengan syarat..." ucapan Axel terhenti ketika Galaxy melepaskan pelukan nya


" Kok pake syarat segala sih sayang...?" tanyanya penasaran.


" Iya lah ada syaratnya .." ucap sang istri yang tak lepas dari pandangan sang suami.


" Apa coba...??" tanya nya dengan mesra


" Ade mau... Abang selalu membawa ade kemanapun abang pergi..." jawab Axel memanja


Galaxy mengangkat tubuh mungil Axel kedalam pelukannya seperti koala, dia lalu mencium bibir manis istrinya.

__ADS_1


" Siap nyonya besar... Perintah dilaksanakan!" ucapnya.


Pemandangan indah antara dua insan yang saling mencintai itu tak lepas dari pandangan ayah dan bunda yang sedari tadi melihat aksi mereka dari balik kaca. Mereka sangat bersyukur mempunyai anak-anak yang baik dan penyayang. Ayah memeluk bunda dan mengecup pucuk kepalanya, merekapun berlalu dari ruangan itu meninggalkan pasangan yang sedang dimabuk cinta.


*************************


" Dia itu saudara mu nak ! bukan orang lain..!" seru Norman kepada Merry anak gadis pertamanya.


" Merry tau pah...tapi..." ucapannya terpotong


" Buang jauh-jauh pikiran mu itu Merry, papa gak mau kamu kecewa nantinya..!" lanjutnya meninggalkan sang anak yang dari tadi merengek mengganggu aktivitas kerjanya.


Sebelum membuka pintu, Norman kembali berpesan pada anaknya itu...


" Jangan pernah mengganggu ketentraman keluarga Bima Sakti nak, atau papah sendiri nanti yang akan menghukum mu " ujarnya dengan penuh penekanan.


Kata-kata terakhir Norman terdengar seperti sebuah ancaman bagi Merry, dia tahu papahnya tidak pernah main-main dengan kata-kata nya, dia juga tahu selama ini keluarga Bima Sakti lah yang berperan penting dalam usaha yang digeluti keluarga nya hingga saat ini dan yang paling penting Merry tahu seberapa besar pengaruh keluarga Bima Sakti.


Usaha orang tua Merry yang selalu saja menjodohkan nya dengan anak-anak rekan bisnis mereka adalah salah satu cara agar Merry dapat melupakan Galaxy, dan kehadiran Galaxy di Singapura pada saat itu merupakan sebuah angin segar untuk dia agar bisa mendekati Galaxy dengan alasan meminta bantuan agar pria yang dijodohkan oleh papah nya mundur.


Tetapi cara itu tidak berhasil bagi Merry, karena dia menyadari betapa besar cinta seorang Galaxy kepada sang istri dan juga dia bisa melihat betapa besar kasih sayang keluarga Bima Sakti kepada menantu nya itu.


Aku harus pergi sejauh mungkin untuk melupakan semuanya dan memulai kehidupan baru...


.


.


.


To be continued


Dukung author dengan like dan komen yah 😘

__ADS_1


Terimakasih 🙏🙏🙏


__ADS_2