Gigolo Ku Seorang Mafia

Gigolo Ku Seorang Mafia
Bab 55 : Identitas tersembunyi Lesly.


__ADS_3

Clarissa kini berada di rumah Brian, dirinya tengah di obati oleh dokter yang sengaja di panggil untuk mengobati orang-orang yang terluka.


Brak...


Terdengar suara pintu di buka dengan kencang, Clarissa langsung melihat ke arah pintu dan rupanya Brian tengah berjalan santai dengan senjata di pundaknya.


Clarissa hanya diam sambil melihat, entah kenapa saat ini Brian sekarang sangatlah menakutkan.


"Siapa?" Tanya Maria.


Brian yang tahu maksud kata-kata Mari pun hanya tersenyum. "Fransiska.." Jawab Brian.


Clarissa yang mendengar hal itu hanya bisa menatap bingung, siapa itu Fransiska?


Kemudian Clarissa pun kembali teringat kepada Lesly wanita itu adalah wanita yang telah menyekap dirinya.


"Lesly? Dimana dia?" Tanya Clarissa.


Brian pun melihat ke arah Clarissa, "Memang nya ada apa dengan nya?" Tanya Brian.


"Dia.. Dia yang telah menyekap ku.." Jawab Clarissa.


Semua orang yang mendengar hal itu pun langsung tercengang, bagaimana bisa wanita yang sangat setia kepada Brian bisa bekerja sama dengan Vino.


Brian pun diam, dia tak ada niatan untuk menjawab ucapan Clarissa.


"Kenapa kau tak percaya kepada ku?" Tanya Clarissa.


Dan Brian kembali bungkam, dia segera berjalan pergi meninggalkan Clarissa dengan tatapan penuh rasa kecewa.


Maria pun berjalan ke arah Clarissa. "Nona tak usah sedih, saya percaya apa yang di katakan oleh nona.. Tapi untuk saat ini biarkan Tuan menenangkan pikirannya." Ucap Maria.

__ADS_1


Clarissa hanya menganggukkan kepalanya, kemudian Maria pun menyuruh Clarissa untuk istirahat di dalam kamar.


Sementara itu...


Lesly berjalan dengan langkah kaki cepat, wajahnya menunjukkan ekspresi marah dan kesal.


Brak...


Lesly membuka pintu secara keras, nampak Vino kaget saat melihat Lesly.


"Harusnya kau suruh anak buah mu itu langsung membunuhnya, dan sekarang wanita itu berhasil di selamat kan oleh Brian. Dan kini aku tak bisa kembali lagi ke tempat Brian.." ucap Lesly kesal.


"Sudah lah, kenapa kau harus kembali lagi ke tempat musuh ku. Tempat mu di sini Lesly.." Ucap Vino.


"Aku tidak mau, aku ingin menjadi istri Brian. Dan aku harap Kakak segera menghabisi wanita itu untuk ku.." Ucap Lesly, setelah itu dia langsung meninggalkan Vino.


Wanita di samping Brian pun langsung tersenyum, "Ada apa dengan adik mu?" Tanya Fransiska.


"Aku tadi menghabisi hama-hama yang menganggu." Jawab Fransiska.


"Kau memang yang terbaik sayang.." Ucap Vino.


Fransiska wanita cantik itu adalah kaki tangan Vino sekaligus kekasih nya, wanita itu terkenal kejam dan tanpa ampun menghabisi nyawa setiap orang mau itu wanita, laki-laki bahkan anak-anak sekali pun.


Lesly berjalan menuju kamar tidur miliknya, dia sangat kesal karena tindakan kakak nya yang lambat kini dia tak bisa lagi ke tempat Brian.


Dengan susah payah dirinya menyembunyikan identitas asli agar bisa dekat dengan Brian.


Lesly jatuh cinta pada pandangan pertama saat pria itu menyelamatkannya dari para perampok, dan saat Lesly tahu jika pria yang dia suka adalah musuh besar keluarga nya. Dia pun langsung membuat keputusan untuk keluar dari rumahnya dan menjadi bawahan Brian.


Selama bertahun-tahun Lesly berusaha untuk menjadi orang kepercayaan Brian dan kini semua usaha nya telah sirna dan itu semua ulah dari wanita itu.

__ADS_1


"Arg...."


Lesly sangat lah kesal, kemudian tiba-tiba pintu kamarnya di buka oleh seseorang. "Untuk apa kau masuk ke kamar ku, Fransiska.." Ucap Lesly kesal.


"Bersikap lah manis adik ipar.." Jawab Fransiska sambil tersenyum.


"Berhenti lah menyebut ku adik ipar, aku muak mendengar hal itu." Jawab Lesly.


Fransiska hanya tersenyum, "Kau gagal?" Tanya Fransiska.


"Untuk apa kau bertanya jika kau sudah tahu jawabannya.." Ucap Lesly.


"Kenapa kau harus mengejar pria itu, lagi pula dia tak akan bisa kau dapatkan." Ucap Fransiska.


"Itu urusan ku, sebaiknya kau pergi.. Layani saja kakak ku dan kau tak usah urus urusan ku." Jawab Lesly.


"Oke.." Jawab Fransiska sambil berjalan pergi.


"Dari mana kau? Kenapa kau sangat suka menghilang sayang.." Ucap Vino sambil memeluk kekasih nya.


"Aku hanya bertemu dengan Lesly, gadis itu rupanya tak berubah." Jawab Fransiska.


"Ah.. Biarkan saja.. Lagi pula dia memang anak yang seperti itu. Ayah dan ibu terlalu memanjakan nya.." Ucap Vino.


"Lalu bagaimana sekarang?" Tanya Fransiska.


"Apa?" Tanya Vino.


"Tempat berkumpul kita telah di hancur kan.. Dan senjata-senjata sudah terkubur oleh reruntuhan." Ucap Fransiska.


"Sudahlah, lagi pula itu hanya sedikit. Kita harus memikirkan rencana baru... Lagi pula pria itu bukan orang yang mudah di kalah kan." Jawab Vino.

__ADS_1


"Kita harus mencari kelemahan pria itu, setelah kita tahu kelemahan nya kita hancurkan dia, sehancur-hancur nya." Ucap Fransiska.


__ADS_2