
GUS KU SUAMI KU ini sudah memasuki episode perdana dengan judul AKU DAN MASA KECILKU. karya Author COKRO.
********************************************
لا تجر احدا على محبتك حتى ولو كنت تحبه
Jangan Memaksa Seseorang Untuk Mencintai_Mu, Walau Engkau Mencintai_Nya......😌😌
FAHAM??? (Author COKRO).
*******************************************
Namaku adalah Jalaludin Ahmad Ali, usiaku 38 tahun ,belum menikah..
Aku dilahirkan di kota P, masa kecilku dihabiskan di Pesantren.
Masa kecilku kuhabiskan layaknya anak anak kampung lainnya, beruntung aku dapat mengeyam pendidikan sampai tamat sma..
Mungkin tidak banyak yang diketahui, jaman kecilku belum tersentuh progam listrik masuk desa, untuk penerangan kami warga desa hsnya menggunakan lampu teplok, dan ublik..
__ADS_1
Namun masa masa itulah yang benar benar aku rindukan, masa dimana penuh kebersamaan bersama sesama.. masih teringat waktu aku kecil dulu, sepulang sekolah, ingat di kampung sekitar 30 tahun lalu sungguh berbeda dengan sekarang.
Dulu sudah berangkat sekolah tak bersepatu karena memang keadaan kampung ya seperti itu.
Berangkat sekolah sambil membawa sabit juga suatu hal lumrah, sebab apa?? suatu hal yang lumrah bagi kami, anak anak desa "ngarit" itu adalah kegiatan rutin bagi kami... kadang pula "ngramban", di musim kemarau.
(ngarit adalah kegiatan mencari rumput dan ngramban adalah mencari dedaunan liar untuk pakan ternak).
Hal yang paling aku suka adalah kebersamaan, kami memang anak anak desa, namun jangan kira kami manja atau menyerah dengan keadaan kami,,, mungkin kalo anak sekarang tiap hari tidak bisa lepas dari gadget, sama tiap hari kami tidak lepaz dari bermain dsn belajar dari alam.
Tidak seperti permainan anak sekarang yang kebanyakan hanya untuk kesenangan, tapi permainan kami adalah permainan sederhana namun banyak makna tersirat di apa yang kami mainkan.
Dan aku lihat sekarang, permainan permdinan sederhana yang penuh pelajaran dan pendidikan mulai tergusur dan menghilang, di gantikan permainan elektronik .
Namun Mbah Mangun tahu dan tidak pernah marah, malah ikut bergabung bersama kami..
Sering juga bakar jagung dari kebun Pak Atma, sama sekali gak ada kemarahan dari beliau beliau.. kadang memang terkesan memberikan. juga bapak bapak yang lain bila ada tanamannya adau buah buahan nya hilang cuman tersenyum, karena tahu itu pasti ulah kami..
Mancing ya memancing, selain. hobi juga bisa dijadikan lauk..
Kehidupan yang menyenangkan, penuh harmonisasi antar warganya.
__ADS_1
Namun apabila salah satu dari kami mendapat tugas atau disuruh, kami senantiasa membantu,, istilah anak sekarang satu makan makan semua, satu lapar barengan, tapi banyak kenyangnya sih, soalnya kami tidak pernah mementingkan diri sendiri...
Hal yang sulit di temukan di jaman sekarang ini, tapi bukan tidak ada,, bila kembali ke kampung suasana tersebut pasti ada... aq pun teringat tatkala mandi di kali,, aku pernah tenggelam "kenter" sampek beberatus meter...
(kenter .adalah hanyut terbawa arus sungai).
Aku tau waktu itu temen temenku bercanda,, sebagai anak kampung, dapat dipastikan kami pandai berenang.
Namun ndelalah kersane Alloh (kebetulan) aku tidak siap ketika didorong dari belakang, dan langsung terjun ke sungai. karena memang tidak siap kakiku terasa berat dan sulit digerakan.
Waduh tulung, tulung, tulung, aku berteriak sambil gelagepan, karena air yang masuk kemulutku..
sahabat sahabatku cuma ketawa ketawa, karena mereka merasa aku cuma bercanda. Padahal aku benar benar hanyut... karena kedua kakiku kram dan aku merasa ketakutan.
Sebenarnya bila tidak panik dengan bertumpu dengan kedua tangan adalah hal yang lumrah bagi kami bisa berenang.....
bersambung..
**********"***"***""""*"""""""""""
TEMEN TEMEN BALADA PERJAKA TUA, sudah bisa aku tulis lebih lanjut..
__ADS_1
bagi yang suka novel ini, tinggalin jejaknya ya.... terimakasih.. DM Cokrowati Martonegoro...