Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )

Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )
ch. 53. Wah, Jelas Purik Iki.. Lak Tenan Tho Prembik Prembik.


__ADS_3


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Lalu, gus Jalalpun berdiri. Dan mengambil kuah. Tangan kiri memegang piring. Tangan kanan memegan irus ( sendok sayur ) lha pas di cidok, lha kok pundak e di tepuk seseorang dari belakang seraya berkata,:


.... \= "gus Jalal"


Jalal \= ( menoleh sambil melongo. Dengan piring dan irus yg masih dia pegang ).


.....\= "gus Jalal khan ? Putro nipun Romo Kyai Zidnan Ali ?"


Pak Amin \= "lho, jenengan tepang tho gus Dhim ?"


Gus Ndim \= "ya kenal, dia khan keponakannya yai kulo. Romo Yai Haidar Ali."


Jalal \= ( modyar aku. )


Nila nihayah menatap tajam ke arah gus jalal . Bibirnya yg merah dan mungil mulai cemberut.


Jalal \= ( wah, jelas purik iki )


Nila nihayah lalu berdiri. Matanya mulai memerah.


Jalal \= ( lha, lak tenan tho . Wes mulai prembik prembik ).


Lalu. Nila nihayah pun berlari keluar dari dapur rumahnya. Menuju rumah neneknya yg berada di sebelah timur rumahnya.


Jalal \= ( nnnnnaaa ... seakan mau memanggil nila tetapi dia di tahan oleh gus dhim yg seraya berucap )

__ADS_1


Gus Dhim \= "ya Alloh guuuus, dos pundi kabar ipun ? Kok lama nggak pernah main ke


ponpese romo yai ?"


Jalal \= "Alhamdulillah sae kok Gus. Pangestu nipun. Dalem khan tasih mondok tho gus. Terus niki panjenengan kok saged dugi mriki . Wonten parigatos nopo gus ?" (


dengan piring dan irus yg masih dia pegang )


Pak Amin \= "nyuwun sewu den mas. Niku nopo niku. Bapak yg minta tolong sama gus


Ndim untuk ngajak teman2 hafidznya khotmil qur'an di sini."


Bu Halimah \= "maafkan kami sekeluarga den . Kami semua tidak tau kalau Aden itu keponakannya Romo Yai Haidar Ali."


Jalal \= "injih injih buk, mboten nopo2 kok buk."


Gus Dhim \= ( tersenyum ). "Gus, seharus nya yg tanya seperti itu aku. Ada apa ini kok tiba tiba jenengan ada di rumahnya pak amin. Waaaah , sebentar lagi Romo Yai Zidnan Ali bakalan punya gawe ini. hahaha"


Mbah Rohimin \= "monggo2 Den Mas. Monggo sekecak aken."


Bu Halimah \= "maaf njih Den Mas. Mungkin masakannya kurang berkenan di hati Den Mas. Nyuwun di maklumi njih Den. Ma'lum masakane tiyang kampung."


Jalal \= ( Ya Alloh, ngaten niki lak malih ngrepoti tiyang katah tho )


Lalu, Gus Jalalpun meletakan irus ( sendok sayur ) pada tempatnya semula. Dengan


tersenyum dan menganggukan kepala sebagai isyaroh nyuwun pamit. Lalu, diapun


keluar dari ruang dapur itu Menuju belakang dapur.

__ADS_1


Di sana, di bawah pohon mangga. Di situ diapun duduk di angkringan ( lincak ). Melanjutkan makannya. Tetapi rasa rawon itu serasa hambar. Karena pikirannya menerawang jauh memaknai tatapan sang bidadari hatinya, Nila Nihayah.


Sedangkan, di ruang dapur itu. Gus Muhammad Fauzul 'Adhim. Lagi di introgasi oleh Pak Amin dan anggota keluarga lainnya.


Pak Amin \= "nyuwun sewu gus sak derenge . Asmonipun ikang leres itu Gus Jalal nopo


Mas Bagus ?"


Gus Dhim \= ( duduk di kursi dapur , sambil menghela nafas panjang ). "Nama sebenarnya itu Jalaludin Ahmad Husein Ali. Tetapi, keluarganya memanggilnya dengan sebutan bagus cilik."


Mbah Rohimin \= "maaf sebelumnya gus. Kenapa kok di panggil Bagus Cilik ?"


Gus Dhim \= "menurut cerita gus kulo. Gus Ja'Far Ali. Putrone Yai kulo. Jadi mas sepupunya Gus Jalal. Itu pernah cerita sama saya, bahwa sewaktu gus jalal masih bayi. Jika kakeknya Mbah Hasyim Ali, abahipun Yai Zidnan Ali. Bila beliau memanggil nama Jalaludin. Tiba2 tubuhnya gemeteran dan keringat dingin mulai bercucuran .dan itu terjadi berulang kali.


Sampai akhirnya , romo yai zidnan ali mau mengganti nama putranya . Ketika musyawaroh keluarga . Mbah Yai Abdulloh Jabbar Al Maliki, mertua Romo Yai Zidnan Ali Bilang, kalau nama aslinya jangan di ganti. Tetapi , cuma di kasih nama panggilan saja, Bagus Cilik.


Menurut mbah yai abdulloh jabbar . Bahwa nama Bagus Cilik itu di nisbatkan kepada salah seorang ulama' khos. Yg punya julukan Bagus Cilik . Dan nama julukan itu hanya di kenal oleh ulama' ulama' sekalibernya. Sejak saat itu, anggota keluarganya memanggil gus jalal dengan sebutan Bagus Cilik."


Bu Halimah \= "oooowwwhhh, Bagus tenan ternyata dirinya".


Gus Zacky \= ( aku terimo mundur tinimbang ajur ).


Mbah Rohimin \= "aku ora nyongko tenan. Blas gak nyongko ketamonan Piyantun Agung"


bersambung


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_1


.


__ADS_2