Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )

Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )
ch. 04.. BAGUS CILIK.


__ADS_3

GUS KU SUAMI KU episode 04 dengan judul BAGUS CILIK oleh Author COKRO.


selamat menikmati.


******************************************


visualisasi tokoh.



3_ preman pasar rejo... wkwkwk diambilkan dari preman pensiun...


kang Maeso, kang Mencos, Bang Soprak..


*********************************************


Jalaludin ahmad hanya terdiam seribu bahasa.


Tenggorokannya tercekat di sesenggukan kesedihannya.


Pada dasarnya dia juga mencintai neng nabila.


Tetapi, belumlah sempat di sampaikannya kepada nabila.


Temannya telah memintanya sebagai perantara untuk mencomblanginnya dengan neng nabila.


Dan sekarang ada dua rasa berbenturan di hatinya.


Jika dia menolak cinta nabila, maka dia telah menyakiti 3 hati.


Hatinya sendiri, hati gus umam dan hatinya nabila.


Tetapi jika diterima cintanya .


Maka beban hati, merasa sebagai pengkhianat akan melekat seumur hidup.


Lalu, kyai hamam pun bertutur, pangapunten sanget gus umam.


Saestu pangapunteeeen sanget gus.


Lhak abah niku sreg e lan remene nabila dados garwon nipun gus umam.


Abah langkung yaqin niku gus, jenengan saged dados imam ikang sae ingkang saged bimbing nabila.


Setidak e , ilmu agamanya panjenengan lebih mumpuni.


Mboten bermaksud su'udzon dateng kang Jalal.


Cuma jenengan ngertos kyambak tho.


Kwatire jadi orang tua itu gimana.


Apalagi jika putri satu2nya mau menikah dengan orang yg belum aku kenal sama sekali.


Ah, mboten nopo2 kok kyai.


Itu gus jalal sejatos ipun putro nipun al fadhil panjenengan nipun Romo kyai Zidnan Ali..


Apa?????, Romo kyai Zidnan Ali?????? ( tanya kyai hamam, bu nyai Maysyaroh, dan


neng Nabila)


lalu gus umam melanjutkan.

__ADS_1


Injih kyai, meniko gus Galal putro nipun romo kyai Zidnan Ali bin Muhammad Hasyim


Ali bin Muhammad Abdulloh Ali.


Pengasuh pondok pesantreeeeennn.....


Belumlah selesai kata2 gus umam, kyai Hamam langsung merangkul gus Jalal.


Terus menciumi kedua tangan gus Jalal .


Kyai Hamampun berkaca2 matanya dan dengan terbata bata beliau berucap klesik... klesik...klesik....klesik .... klesik.....


Lha ngono.


"Pangapunten sanget gus, saestu ngapunten sanget." kata kyai Hamam.


"Mboten nopo2 kok kyai, terus ingkang di sepunten nopo tho kyai," sambil mencium


kedua tangan kyai Hamam.


"Pandungane njih kyai " ucap gus Jalal.


kyai Hamam pun bertanya,


"apa panjenengan ingkang dipun wastani bagus cilik?"


"Ampun ngaten tho kyai, wong dalem niki cuma orang biasa kok...."


"Gus Jalal jahaaaaat,,,,!!!!"


tiba2 terdengar suara dari Nabila yg penuh kesal.


"Lho kok, jahat nduk?" tanya kyai Hamam.


"Nanda dulu pernah bertanya tentang orang tua gus Jalal, jawabnya katanya orang


tuanya orang biasa2 saja.


Saya tanya apa pernah kuliah.


Jawabnya SMA aja aku gak lulus kok.


Saya tanya apa pernah belajar ilmu agama, jawabnya gak pernah sama sekali."


Gus Jalal pun mlongo, lalu dengan lemah lembutnya beliau menjawab.


"Maaf njih neng.


Tetapi memang kenyataannya seperti itu kok.


Orang tua aku memang manusia biasa, bukan Superman.


Dan aku emang gak lulus SMA, gimana mau


lulus SMA tho neng, wong saya itu sekolahnya di madrosah aliyah negeri(MAN).


Terus aku memang gak pernah belajar ilmu agama.


Saya itu cuma di ajari ,ilmu fiqih, nahwu


shorof, ilmu sastra dan ilmu matematika dll."


"Lho,bener kui nduk," kyai Hamam pun menyela.

__ADS_1


"Tapi lho baaah," jawab neng Nabila lalu menoleh ke arah gus Jalal.


"kenapa dari awal gak pernah bilang sama Nabila, kalo jenengan niku Bagus Cilik


putro nipun romo yai Zidnan Ali ?


Tega bohongin aku ?


Apa aku gak pantas kenal lebih dekat dengan panjenengan ?" tanya neng nabila.


Lalu, gus jalal pun menjawab


"anu,,,tapi,,,,anu neng...."


"muoh muoh muoh...pokok e gus Jalal jahaaaat."


Ucap neng nabila, sambil lari berhamburan meninggalkan ruang tamu dengan deraian air matanya.


"Alhamdulillahirrobbil 'alamin,alhamdulillah ya robb.


slamet slamet ...slamet slamet."


Terdengar suara lirih dari samping gus Jalal.


Dan ternyata itu adalah suara gus umam yg lagi ngelus dada.


"Kenapa gus Umam? Tanya gus Jalal."


"mboten kok gus,mboten nopo2 kok."


Lalu gus Jalalpun duduk, sambil berucap.


"Alhamdulillah 'ala kulli hal.alhamdulillah


'ala kulli ni'mah."


Lho, kengeng nopo gus jalal? tanya gus umam tersentak kaget.


Dengan tersenyum gus jalal menjawab.


"Ternyata neng #Nabila_Alfiyatuz_Zahro itu cewek dari kecil gus."


(Ha ha ha kontan kyai Hamam dan gus Umam tertawa, hanya bu nyai Maysyaroh yg


masih bingung apa maksud dari kata2 gus Jalal)..


_-------------------------+------------------------------------------_


**SAHABAT MAU TAHU KELANJUTANNYA...


SABAR,,, banyak penyempurnaan yg aku lakukan pada cerita ini, y dimaklumi aja namanya juga amatir,


jangan lupa tinggalin jejeknya ya, buat penyemangat penulisnya...


like, komen, rate, vote ,,, terserah pilih yang mana penting tinggalin jejaknya...


dan buat gadis yg buat sampul,, aku masih sayang ma kamulo, walau udah ditolak berkali kali...


ikuti juga,,, karyaku satunya,, "BALADA PERJAKA TUA**".



sekian dan terima kasih buat sahabat semua, jangan lupa kisah ini masih berlanjut, kisahnya panjang lo....

__ADS_1


__ADS_2