
🌺🌺🌺🌺🌺🌺😊
Bu Nyai Afifah \= "Baguuuus. Tolong buatkan Ibuk teh hangat sama buatkan Abah mu kopi njih nak. Nanti antarkan ke meja makan njih." ( ucap Bu nyai memotong kata2 Romo Yai Zidnan Ali ).
Jalal \= "Injih buk. Dalem nyuwun pamit ke dapur dulu." ( lalu meninggalkan ramanda dan ibundanya menuju ruang dapur rumahnya )
Bu Nyai Afifah \= "abah iku opo - opoan tho. Kok marah2 begitu. Jangan terlalu keras sama anak. Anak itu sebuah titipan, jangan di marahi terus. Nanti yg nitip marah lho."
Yai Zidnan Ali \= "Abah cuma mau mengajari bagus cilik. Jangan di biasakan makan di
luar sampai gak mau makan di rumah."
Bu Nyai Afifah \= "memangnya kenapa bah ?"
Yai Zidnan Ali \= "kalau sesorang terbiasa makan di rumah. Maka jika berada di luar
sana. Entah bekerja atau pas lagi di perjalanan. Dia akan ingat yg di rumah. Dia akan merindukan keluarganya."
Bu Nyai Afifah \= "ibuk cuma minta. Jangan terlalu di kerasi. Nanti dia gak betah di rumah."
Yai Zidnan Ali \= "iyach iyach sayaaaang. Apa sih yg enggak buat kamu."
Bu Nyai Afifah \= "abah niku napo tho ?. Ibuk itu minta Nanti malam kalau nasehati yg halus njih bah ? Bagus Cilik itu putra kita satu2nya."
Yai Zidnan Ali \= "ya sudah. Nanti malam tak bikinin lagi. Supaya bagus cilik punya adik.'
__ADS_1
Bu Nyai Afifah \= "iiiiiikkkkkkhhhhhh ( sambil mencubit lengan tangan romo yai )"
Yai Zidnan Ali \= "aduh aduh ...kok di cubit tho buk ?"
Bu Nyai Afifah \= "iya abah itu di ajak ngomong serius malah guyonan."
Yai Zidnan Ali \= "iya2 maaf bintang senja ku. Jangan cemburut lagi, gak baik lho buat keremajaan kulit."
Bu Nyai Afifah \= "hayo mulai lagi abah ini." ( seakan akan ingin mencubit tetapi dengan
ekspresi senyum di bibir menghiasi wajahnya )
********
Sore itu, jam 16. 30. Kala senja bertaburan cahya memerah delima jingga keemasan. serasa sang surya tergelayuti kantuk tak tertahan, dan ingin segera merebahkan diri pada peraduan langit ufuk barat.
Tetapi apa yg di tunggu yaitu balasan dari sang bidadari hati tak juga menyapa diri.
Lalu, gus Jalapun membuka hp dan sms lagi.
Jalal \= "dik nay....apa masih marah tho ? Kok di telpon gak di angkat di sms gak di bales?"
Tak ada balasan dari nila nihayah.
Jalal \= "kalau mase salah. Ya tolong bilang sama mase. Jangan di diemin terus tho. Salahnya mas di mana ? Biar mas nanti bisa memperbaiki diri."
Tetap tak ada balasan dari nila nihayah.
__ADS_1
Jalal \= "mbok iya o kalau ada masalah jangan diem terus tho dik nay. Ngomong, biar kita bisa cari solusi sama2. Cinta bukan ke egoisan tetapi kedewasaan antara dua
hati."
Tetap tak ada balasan.
Jalal \= "jangan berlari untuk di kejar. Jangan mencoba sembunyi agar di cari. Dan jangan diam agar di perhatikan. Berjuang. Tak sebercanda itu sayang."
"APA ? KAMU BILANG SAYANG ?" ( tiba2 balasan sms dari nila nihayah )
Jalal \= ( alhamdulillah di balesi ) "iya dik nay , kenapa ?"
Nila \= "oooowwwhhh. Sekarang adik tahu . Mase punya adik yg lain khan ?"
Jalal \= "adik apa ?"
Nila \= "itu tadi, yg kamu panggil sayang. Mase keliru sms aku khan ? Padahal itu itu tadi sms untuk adik yg lain."
Jalal \= "lho kok. Bukaaan.... , itu untuk kamu dik nay."
Nila \= "ah, bohong. Sejak kapan mase manggil aku sayang ?"
Jalal \= ( alloh karim ) "Ya itu tadi di sesuaikan dengan kata2 sebelumnya tho dik nay."
bersambung..
__ADS_1