
Novel GUS KU SUAMI KU ini sudah memasuki episode 05 dengan judul KANG ZIDAN. karya Author COKRO.
*****""*"""*************"**""*""*"""""""""***********
"Buuuune, mbok bilih mboten ngrepoti.
Nyuwun tulung buatkan kopi.
Soalnya, ini abah mau njagong agak lama bu...."
"Injih bah.."
jawab #Bunyai Maysyaroh yg terus berdiri membuatkan kopi.
"Hhuuuuuufffffttt,,,,"
#kyai_Hamam menghela nafas panjang.
"Hus Jalal, pripun kabare ramanda mu."
"alhamdulillah sehat sedanten yi.."
Jawab #Gus_Jalal.
"abah mau crita soal ramanda mu.
Dulu waktu kita masih mondok di kyai idris ghozali.
Biyuuuh gus, saya itu seumur umur belum pernah ketemu orang limpad yg dablegnya gak katulungan gus."
"Lho,,,abah kok gak pernah cerita soal niku to kyai."
Jawab gus Jalal.
"Iya gus, makanya tak ceritain.
Aku sama #ramandane_Gus_Umam ,yaitu #Ridwan_Ahmad.
Itu pas mondok sudah 2 tahun lamanya gus.
Tetapi kok ya gak tau, selama 2 tahun itu, aku sering sanget kena hukuman.
Yaitu berdiri berjam2 jika lupa saat setoran gus.
Sampai tibalah suatu saat ada santri baru, di pesantrennya #Romoyai_idris_ghozali..
Dia adalah ramandamu gus Jalal, cuma dia ganti namanya menjadi #ZIDAN mungkin,
itu untuk menutupi jati diri beliau."
Santri baru itu aku sapa,
"assalammu'alaikum kang.
__ADS_1
"Alaikumus salam wa rohmah" jawabnya.
Lalu aku tanya, namanya siapa dan dari
mana kang.
Lalu santri itu mengenalkan diri, saya Zidan kang,.
Rumah saya deket dari sini kang.
Hamam Muhammad, panggil saya Hamam.
Saya dari Rejo Sewu .
Singkat cerita,,
Kang Zidan ini kamarnya berhadapan dengan kamar ku gus Jalal...
Lha, timbul suatu keanehan, setiap malam.
Pengurus pondok,.selalu obrak obrak setiap santri untuk sholat tahajud.
Soalnya, di pesantren yai Idris,.
Setiap santri wajib sholat tahajud.
Lha pas kamarnya kang Zidan,.
Lurah pondok maupun jajaran pengurus tak pernah menemukan sosok kang Zidan.
Sudah hampir 2 minggu lamanya,..
Akhirnya gegerlah pesantren itu.
Ada isu2 yg beredar,.
Katanya jin muslim ikut nyantri atau jin penunggu.
Sudah banyak versi lah gus.
Laporlah, lurah pondok ini ke kyai Idris.
Ternyata,.
Oleh kyai Idris di suruh menunggu di depan pintunya..
Dengan syarat,
jangan sampai ada yg sampai tertidur meskipun sak sliyutan.
Tetapi lurah pondok pun, yg biasa di panggil mbah Nggle..
Ternyata juga tertidur bersama anak buahnya.
__ADS_1
ketika terbangun, ternyata kang Zidan sudah tidak ada di ruangannya.
Laporlah mbah Nggle ke kyai Idris tentang kejadian malam itu..
Akhirnya yai Idris dawuh, yowes tak aku dewe sing nyanggong mengko bengi.
Akhirnya, di malam kedua..
Yai Idris sendiri yg memergoki kang Zidan pas waktu kluar dari kamarnya.
"Zidan, mriki sekedap kang."ucap kyai Idris.
"Njih yai,," jawab Zidan.
"Ngaten kang, saya dapat laporan dari lurah pondok.
Katanya, sampeyan selalu menghilang kalau tiap malam.
Dan para pengurus gak ada yg tau di mana
keberadaan kamu.
Lha memangnya kamu kemana saja kang?"
Tanya kyai Idris.
"Tilem kyai" jawab Zidan.
"Lho,, turu teng pundi kang? kok sampek gak ada yg tau..??" tanya yai Idris.
"Dalem tilem di atas pohon mangga depan rumah romo Yai.
Mergi, teng kamar santri mboten saged tilem yi,, rame sanget " jawab kang Zidan dengan polosnya.
Kyai Idris hanya menggeleng2kan kepalanya , sambil berucap,
"Nanti kalau kamu jatuh gimana, terus apa orang tua kamu gak akan menyalahkan
pondok ini.
Karena di kira teledor jagain santri2nya??
----_------------------------------------------------------------------
TINGGALIN JEJAK YA SAHABAT, KOMEN, LIKE, RATE ATAU VOTE,, SUKA SUKA SAJA...
**JANGAN LUPA , KARYA KU YANG SATUNYA,,,
"BALADA PERJAKA TUA**"..
**Dukung terus penulis dengan LIKE, KOMEN, RATE dan VOTE, dukungan anda adalah PENYEMANGAT para penulis,,,
__ADS_1
jadi di novel siapapun yg anda baca jangan lupa tinggalkan jejaknya...
terima kasih**.