
🌺🌺🌺🌺🌺
Lalu Gus Jalalpun mengambil kardus itu dan memasuki rumah itu bersama Gus Ja’far
Ali.
Di dalam rumah, Gus Ja’far berjalan menuju kamar Neng Nadia yang di ikuti oleh Gus Jalal. Lalu, Gus Ja’far mengetuk pintu kamar Nadia sambil berucap.
Ja’far \= "Nadia. Ini pesanan kamu sudah datang lho."
Nadia \= "Taruh di kulkas saja mas." (jawab neng nadia dari dalam kamar).
Ja’far \= "Apa kamu nggak mau kasih ucapan terima kasih dulu sama kurirnya?"
Nadia \= "Iya terima kasih..tolong Mas Ja’far sampein sama kurirnya."
Ja’far \= "Terus kurinya bagaimana Nadia?"
Nadia \= "Iya di suruh pulang tho. Masak mau di suruh nginep di sini."
Ja’far \= "Ya sudah kalau begitu.
Bagus Cilik, kamu di suruh pulang saja sama Nadia."
Jalal \= "Injih Gus Jack. nderek aken."
Mendengar suara Gus Jalal. Neng Nadia Fauziah pun buru2 membuka pintu kamarnya. Ketika mendapati gus jalal berada di situ. Neng Nadia pun menghampiri Gus Jalal dan mencubit pipi Gus Jalal dengan sangat kuatnya.
Jalal \= "Aduh duh duh duh duh duh...."(tangan Gus Jalal memegang kedua tangan neng Nadia untuk melepaskan cubitan itu).
Nadia \= "Iiiiikkkhhhh.....jengkelno."
Jalal \= "Sakit ndoro....."( terlihat gus jalal meringis kesakitan)
Nadia \= "Salahnya kok."
Jalal \= "Salah aku apa ndoro?"
Nadia \= "iiiiiiiiikkkkkkkhhhhh." ( mencubit lengan kiri gus jalal ).
Jalal \= "Aduh duh duh duuuuuhhhh ....ampun ndoro."
Nadia \= "Sudah salah masih nggak merasa bersalah?
__ADS_1
Jalal \= "Iya ...aku salah...maaf ndoro."
Ja’far \= "Ha ha ha.....kok wes nyerah ?"
Jalal \= "Ssssssstttttt....ben cepet urusane."
Ja’far \= "Ha ha ha."
Nadia \= "Hayo mulai lagi. Tak cubit lagi lho nanti."
Jalal \= "Ampun ndoro."
Sudah sudah .....hayo kita duduk dulu. Ucap Gus Ja’far sambil mengajak Nadia dan gus
Jalal menuju ruang tamu. ketika gus Ja’far sudah duduk. Gus Jalal malah membuka
kardus itu dan mengeluarkan isinya.
Jalal \= "Ini coklatnya ndoro. Ini ice creamnya dan ini kelengkengnya."
Nadia \= ( tersenyum ).
Jalal \= "Bilang apa?"
Nadia \= "Terima kasih banyak gus."
kepala Nadia).
Nadia \= ( tersenyum)
Jalal \= "Gus Jack. Mbak teng pundi?"
Ja’far \= "Lagi ngajar gus?"
Jalal \= "Terus. Pak Dhe sama Budhe kemana?"
Ja’far \= "Mungkin masih sibuk di belakang. Aku panggilin gus."
Jalal \= "Mboten usah Gus Jack. Nanti khan juga masih ada waktu."
Ja’far \= "Masih mondok gus?"
Jalal \= "Iya gus...sambil bantu2 mbah Yai di sana."
Ja’far \= "Kalau saran aku. Wes dang nikah saja gus. Biar lebih jelas kamunya dalam
__ADS_1
menjalani kehidupan ini."
Jalal \= "Bentar tho. Kok tiba tiba mgomongin nikah lho."
Ja’far \= "Gini lho gus. Aku sering di telpon sama gus2 yang lain. Katanya kamu sulit di hubungi. Sulit juga di ajak kumpulan sama para gus."
Jalal \= (tersenyum). "Terus apa hubungannya sama nikah tho gus jack?"
Ja’far \= "Kalau kamu sudah nikah, khan lebih terarah arah hidup mu tho gus. Menciptakan keluarga yang Sakinah Mawadah Warohmah. bisa lebih fokus nerusin perjuangan kakek kita. Mbah Hasyim Ali, untuk hidmah marang
umat. Istilahe, kalau sudah punya keluarga. urip mu ora mung grudak gruduk thok."
Nadia \= "Apa nadia kenalin sama ustadzahnya nadia. Cantik, baik orangnya. Cuma beberapa akhir ini sering uring uringan. Kata teman2 Nadia. kalau cewek suka uring uringan, biasanya minta cepet di nikahin.
Jalal \= "Apa yang ngomong juga termasuk kategori itu?" ( tersenyum sambil melirik ke
arah nadia ).
Nadia \= "Iiiiiiiiikkkkkkkhhhhhh" ( mencubit lengan kiri gus jalal dengan kuatnya).
Jalal \= "Aduh duh duh duh duuuuuuh.sakit ndoro."
Nadia \= "Salahnya, ngeselin."
Jalal \= "Pripun niki gus Jack? aku di tato terus sama ndoro putri sampai gosong gosong ini lho?"
Ja’far \= ( tersenyum).
Nadia \= "Ngadu ngadu sama mas ja’far."
Jalal \= "Tak kasih tahu ndoro. Jadi cewek itu jangan galak galak apalagi cerewet."
Ja’far \= "Emangnya kenapa gus?"
Jalal \= "Hidungnya bisa jadi pesek."
Ja’far \= "Hahaha."
**bersambung.
Oke gaes,,, author yg baik, cakep, pinter.. Numpang promosi novel aku ya....
Judul \= Pertarungan Si Kembar🌺The king's Wasted Princess.🌺
Genre \= action, petualangan, fantasy.
__ADS_1
Terima kasih
Yg like aku doain murah rejeki dan masuk surga**.