
🌺
Robbert \= "Aaaahhhh, enak pak puh."
Jalal \= "Ucap apa hayo?"
Robbert \= "Alhamdulillah."
Jalal \= "Wa syukru lillah."
Robbert \= "Alhamdulillah"
Jalal \= "Wa syukru lillah."
Yai Zidnan Ali, Gus Ja'Far, Bu Nyai dan semuanya bertepuk tangan dengan cara 4 jari tangan kanan menepuk telapak tangan sebelah kiri. Begitupun sebaliknya, 4 jari tangan kiri menepuk telapak tangan sebelah kanan. Dengan ritme tertentu. Mengiringi gus Jalal.
Jalal \= "Azka sholati wa salami."
Robbert \= "Lirrosulillah."
Jalal \= "Azka sholati wa salami."
Robbert \= "Lirrosulillah."
Jalal \= "Sholli wa sallim."
Robbert \= "Alloh."
Jalal \= "'Alal mu'allim."
Robbert \= "Alloh."
Jalal \= \= "Sholli wa sallim."
Robbert \= "Alloh."
Jalal \= "'Alal mu'allim."
Robbert \= "Alloh."
Jalal \= "Ahmad Muhammad ya siidi khoiril bariyyah. Ahmad Muhammad ya siidi khoiril bariyyah."
__ADS_1
"Guse selalu ceria njih neng" bisik Ayu Ningrum kepada neng Nadia.
Nadia \= "Injih mbak Ningrum."
Ningrum \= "Sepertinya, hidupnya nggak pernah punya beban njih neng Nadia."
Nadia \= "Dulu guse pernah bilang sama aku mbak."
Ningrum \= "Bilang apa itu neng?"
Nadia \= "Guse pernah bilang 'saat aku marah dan benci sama seseorang. Aku berusaha menahannya. Karena, aku tak mau melihat orang lain tersakiti karena kemarahan dan kebencian ku. Aku kuatir, Rosululloh enggan melihat ku karena aku telah menyakiti ummat yang sangat di cintainya. Saat bacokan pedang kesedihan melukai diri ku. Aku berusaha tenang dan tetap tersenyum. Aku ingin orang lain juga tersenyum dan bahagia tanpa membebani mereka dengan kesedihan ku. Karena aku ingin, Rosululloh tersenyum saatmemandang ku. Karena aku telah menjaga perasaan ummat yang sangat beliau sayang."
Ningrum \= ("ya alloh guse.siapakah sebenarnya diri mu gus. Engkau yang begitu misterius gus. Aku dekat bahkan sangat dekat dengan mu. Tetapi,engkau serasa orang asing yang tak bisa aku kenali. Aku yaqin, pasti banyak di luar sana. Laki laki yang ingin mengikuti jejak langkah mu. Sebagaimana aku yaqin, pasti banyak perempuan yang ingin berada di samping mu dan menggenggam tangan mu. Temani langkah perjalanan hidup mu)
Jalal \= "Hadzihil madinah."
Robbert \= "Alloh."
Jalal \= "Fiha Nabina."
Robbert \= "Alloh."
Jalal \= "Hadzihil madinah."
Robbert \= "Alloh."
Robbert \= "Alloh."
Jalal \= "Fiha abu zahro ya siidi."
Robbert \= "Khoiril bariyyah."
Jalal \= "Fiha abu zahro ya siidi."
Robbert \= "Khoiril barriyyah."
Setelah selesai dengan senadung sholawat cintanya. Gus Jalalpun memegang tangan
Gus Robert. Dia bermain dengan jari jemari lentiknya Gus Robert. Tetapi, tiba tiba
terdengar suara Romo Kyai Zidnan Ali mengagetkannya.
Yai Zidnal Ali \= "‘alal kafi sholatulloh ‘ala syafi salamulloh..... salamulloh. Bimuhyidini
__ADS_1
lihaulisna. Minal balwa iya alloh. ‘Ibadallah rijalallah Aghi tsuna li ajlillah...li ajlillah. Wa kunu ‘auw lana lillah ’Asa nakhtho bi fadhlillah."
Lalu, Romo Kyai Zidnan Ali mengangkat tangannya ke arah Gus Jalal. Seakan akan beliau meminta kepada Gus Jalal untuk meneruskan syi’irannya. Tetapi, Gus Jalal malah tersenyum sambil menundukan diri.
Yai Zidnan Ali \= "Wa ya aqthob wa ya anjab wa ya sadat wa ya ahbab..wa ya ahbab.
Wa antum ya ulil albab ta’alauw wan shuru lillah."
romo kyai zidnan ali mengangkat tangan kanannya kembali Ke arah gus Jalal. Meminta Gua Jalal untuk melanjutkannya. Gus Jalal hanya tersenyum. Dengan suara pelan namun terdengar jelas, suara gus jalal melantunkan.
Jalal \= "Sa-Alnakum sa-alnakum waliz-zulfa rojau nakum...rojaunakum. Wa fii amrin qoshod nakum wa syuddu azmakum lillah. Fa ya robbi bi sadati Tahaqoqli isyaroti.... isyaroti.
‘Asa ta’ti bi syaroti Wa yashfu waqtuna lillah
Bi kasyfil chubbi ‘an ‘aynii Wa rof’il bayni min bayni...min bayni.
Wa thomsul kayfa wal ‘ayni Bi nuril wajhi ya Alloh Shalatullohi mauwlana ’Ala man bil hudajana... hudajana.
Wa man bil haqqi awlana Syafi’il kholqi ‘indalloh."
Romo Kyai Zidnan Aly tersenyum melihat putra kesayangannya. Dan terlihatlah gus
Robert mulai merengek kepada Gus Jalal.
Gus Robert \= "Pak puh, ajari robert yang nakum nakum itu pak puh!"
Jalal \= "Nanti minta Abah Ja'Far untuk mengajari Gus Robert yach. Abah kamu pintar
banget kalau soal syi'ir syi'iran seperti itu."
Gus Robert \= "Iya pak puh.....eh pak puh?"
"Jalal \= Daleeem."
"Itu ada mbak cantik pak puh. Itu siapa pak puh?" ucap Gus Robert sambil tangannya
menunjuk ke arah Ayu Ningrum.
**bersambung.
ikuti
Kidung Cinta di Kotaraja.
__ADS_1
*****
bantu like cerpen ku "asal usul telaga ngebel" ya**.